Thursday, 1 September 2016

1 September 2016


SPIRITUAL GROWTH




Matius 5:13-16 (TB), “Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang. Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi. Lagipula orang tidak menyalakan pelita lalu meletakkannya di bawah gantang, melainkan di atas kaki dian sehingga menerangi semua orang di dalam rumah itu. Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga.” Tuhan mau supaya kita menjadi garam yang memberi “rasa asin” bagi orang lain serta menjadi terang melalui sikap hidup dan perbuatan kita. Meskipun menjadi pengikut KRISTUS tidak selalu senang  namun tetaplah berikan yang terbaik karena BAPA di surga melihat dan menilai setiap perbuatan kita. Bawa TERANG itu ke tempat yang gelap supaya teranglah GELAP itu. SEMANGAT MURID KRISTUS. Terus muliakan BAPA lewat perbuatan kita. Amin.

Bp. Budi – PT. Multipack Unggul
Motivasi yang benar membawa kita pada jalan kebenaran dan hidup... Yeremia 17:10, “Aku, TUHAN, yang menyelidiki hati, yang menguji batin, untuk memberi balasan kepada setiap orang setimpal dengan tingkah langkahnya, setimpal dengan hasil perbuatannya.” Setiap orang memiliki motivasi dalam melakukan sesuatu. Motivasi ini berbicara tentang sikap hati & inilah yang DIPERHATIKAN Tuhan. Ketika kita punya motivasi benar, yang akan kita hasilkan pun juga benar & bisa menjadi berkat bagi banyak orang. Tuhan mengetahui rahasia hati setiap orang, karena itu berhati-hatilah. Sesungguhnya mudah bagi Tuhan untuk memberkati kita, menyembuhkan, dan menolong kita. Dia teramat mengerti yang terbaik bagi kita, dan selalu punya rancangan yang terbaik. Namun sebelumnya, jangan sampai motivasi yang salah menghalangi berkat Tuhan di hidup kita, periksa kembali motivasi kita masing-masing, bagi Tuhan dan bagi sesama apakah tulus dan berkenan bagi Tuhan? Roma 12:2 – Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna. Hidup dengan motivasi yang benar membuat berkat Tuhan tercurah atas kehidupan kita. God Bless You.

Xavier Quentin Pranata
“Saat kita siap jodoh biasanya ikut mendekat.” Xavier Quentin Pranata.

Madam Ossy
SAAT TEDUH. Kamis, 1 September 2016. MEMELIHARA KESATUAN ROH. Dan berusahalah memelihara kesatuan Roh dalam ikatan damai sejahtera (Efesus 4:3). Pernahkah Anda masuk penjara? Belum, semoga. Bisakah Anda membayangkannya? Apa yang akan Anda lakukan bila seandainya karena iman kristiani Anda, Anda dipenjarakan? Marah? Mengeluh? Bersukacita? Dari dalam penjara Paulus menyapa umat dan meneguhkan mereka untuk hidup secara dinamis dalam bersaksi seturut dengan panggilan mereka (ay. 1). Salah satu bentuk panggilan umat adalah memelihara kesatuan Roh oleh ikatan damai sejahtera. Memelihara berarti merawat, bukan membiarkan atau bahkan mengacaukan. Kesatuan Roh perlu dipelihara, artinya bisa runyam bila tidak dijaga. Berarti umat perlu mengerti efek negatif yang bisa ditimbulkannya bila hal ini tak terurus sebagaimana yang seharusnya terjadi. Agar teratur, perlu ada pengikatnya. Itulah damai sejahtera, eirene atau shalom, yakni damai yang muncul sebagai akibat dari terperjuangkannya kebenaran dan keadilan. Bukan damai semu, bukan damai buatan, bukan damai karbitan. Bila umat hendak tumbuh aman dalam jerih dan juang, yang harus mereka jaga adalah agar dalam semua relasi dan dalam olah spiritualitas, kita mengupayakan kebenaran dan keadilan dalam kehidupan pribadi dan bersama. Sudahkah kebenaran dan keadilan menjadi menu dalam keseharian kita, dalam bekerja, berkeluarga, bergereja, bermasyarakat? Bila kita memperjuangkannya, berarti kita termasuk pemelihara umat. Bila tidak, berarti kita termasuk kelompok apatis dalam umat. Apabila kita malah membuang kebenaran dan keadilan jauh-jauh, berarti kita adalah pengacau umat. Nah! --Daniel K. Listijabudi. BAGI MANUSIA SELALU TERSEDIA BANYAK WAKTU DALAM SEHARI UNTUK MELAKUKAN KEHENDAK ALLAH --ROY LESSINI. Selamat pagi. Bersyukur selalu. Tuhan Yesus memberkati.

No comments:

Post a Comment