Wednesday, 7 September 2016

7 September 2016

SPIRITUAL GROWTH






Yakobus 2:1-13. Ayat 9, “Tetapi, jikalau kamu memandang muka, kamu berbuat dosa, dan oleh hukum itu menjadi nyata, bahwa kamu melakukan pelanggaran.” Yakobus menyebutkan sikap lebih menghormati yang kaya & tidak mengindahkan yang miskin (ayat 2-4) sebagai contoh dari sikap membeda-bedakan yang ia maksud. Hal ini tidak sejalan dengan IMAN kepada Yesus yang TIDAK membeda-bedakan orang (ayat 1), menghina anugerah Allah (ayat 5-7), melanggar hukum kasih (ayat 8) & merupakan perbuatan dosa (ayat 9). Untuk tidak membeda-bedakan orang kita patut mengikuti teladan Yesus. Mengasihi sesama seperti diri sendiri. Amin. Apakah kita sudah memperlakukan orang lain dengan tidak membeda-bedakan? Tanpa didasarkan hal-hal lahiriah? Sudahkah kita mengasihi sesama seperti yang telah Yesus Lakukan?? “Memandang Yesus” akan menghindarkan kita untuk membeda-bedakan sesama! Amin.

Sri Rahayu – Darmo Satelit
Betul sekali. Kita hidup sementara, ngapain beda-bedakan. Yang kaya sendiri yang miskin sendiri. Besok kita meninggal tempat juga sama, nggak berbeda. Terima kasih ayat-ayatnya.

Madam Ossy
SAAT TEDUH. Rabu, 7 September 2016. Mengerjakan Hal Berguna. Kami katakan ini karena kami dengar bahwa ada orang di antara kamu yang tidak tertib hidupnya dan tidak bekerja, melainkan sibuk dengan hal-hal yang tidak berguna (2 Tesalonika 3:11). Saat Mahatma Gandhi belajar di Inggris, kakaknya mengiriminya jam saku emas. Saat Gandhi memutuskan untuk tidak lagi berpakaian dan bergaya hidup ala Eropa, ia kembali memakai pakaian India yang sangat sederhana, tetapi ia tetap membawa jam itu. Tampaknya Gandhi paham bahwa waktu amat berguna dan ia menyimpan jam itu sebagai pengingat agar tidak membuang-buang waktu secara sia-sia. Kebanyakan orang mengaku sibuk dengan pekerjaannya. Pertanyaannya, ia sibuk mengerjakan hal-hal yang berguna atau yang tidak berguna? Waktu adalah aset yang tak ternilai harganya. Waktu hidup kita terbatas dan singkat sehingga perlu digunakan secara maksimal. Paulus menegur orang yang tidak tertib hidupnya dan tidak bekerja, melainkan sibuk dengan hal-hal yang tidak berguna. Paulus memperingatkan mereka agar tetap tenang melakukan pekerjaannya dan dengan demikian makan makanannya sendiri. Kemajuan atau kemunduran seseorang ditentukan dari seberapa serius ia menghargai waktu. Kalau seseorang mengisi waktunya dengan kegiatan tak berguna, sekalipun ia orang Kristen, jangan salahkan siapa pun kalau hidupnya mengalami banyak kesusahan. Berapa pun usia kita sekarang, hargailah waktu dengan kita mengerjakan berbagai perkara yang berguna. Memiliki waktu khusus untuk keluarga, bekerja dengan rajin, mengenalkan Yesus kepada kawan-kawan yang belum mengenal Yesus, menolong tetangga, dan menengok orang sakit--itulah beberapa contoh kegiatan berguna yang bisa kita kerjakan --Richard Tri G. MARILAH KITA MENGGUNAKAN WAKTU SEBAIK-BAIKNYA DENGAN MEMAKAINYA UNTUK MELAKUKAN BERBAGAI PERKARA YANG BERGUNA. Selamat pagi. Selamat berkarya. Tuhan Yesus memberkati.

Ibu Panca – PKS CL 5
Amin. Ya saya akan meneladani apa  yang Tuhan Yesus ajarkan untuk tidak membeda-bedakan orang lain sebab semua sama di mata Tuhan dan saya tetap memandang Tuhan saja yang saya layani. Thanks. Selamat beraktivitas. Gbu.

No comments:

Post a Comment