Thursday, 29 September 2016

29 September 2016

SPIRITUAL GROWTH






Buah Roh. Galatia 5:22-23, 22Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, 23kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu.” Bagi orang percaya, buah-buah Roh tidak datang dari kemauan dirinya sendiri saja. Namun sifat/karakter ini berasal dari Roh Kudus, yang ada dalam hati & hidup kita. Seberapa sering kita dikalahkan oleh kebiasaan yang jelek? Sikap yang buruk? Atau pola pikir yang salah? Bersyukur Tuhan mengetahui semua kegagalan kita, ijinkan Roh Kudus mengendalikan hidup kita. Tuhan kami butuh kuasaMu, agar kami bisa BERUBAHdan BERTUMBUH dalam Buah-Buah Roh yang ada dalam hidup kami. Kami serahkan diri kami sepenuhnya kedalam tanganMu, tolong kami untuk MEMAHAMI bagaimana BERSERAH kepadaMu sehingga kami diPENUHI oleh ROH KUDUS-Mu.

Madam Ossy
SAAT TEDUH. Kamis, 29 September 2016. MENGGUNTING DALAM LIPATAN. Jadi, jika seseorang tahu bagaimana ia harus berbuat baik, tetapi ia tidak melakukannya, ia berdosa (Yakobus 4:17). Di Indonesia, kita sering dibuat sedih oleh berita tentang oknum yang “menggunting dalam lipatan” kesengsaraan masyarakat. Contohnya memperjualbelikan bantuan untuk korban bencana, memalak TKI, memeras orang yang mencari perlindungan hukum. Mereka mengambil untung dari orang yang sedang mengalami kesusahan. Betapa tega! Bangsa Edom juga pernah menggunting dalam lipatan, yaitu ketika bangsa Yehuda diserbu dan dirampok oleh bangsa asing. Edom, bangsa keturunan Esau, kakak Yakub, nenek moyang Israel, diharapkan dapat menolong saudaranya yang sedang ditimpa kesusahan. Tetapi, bukannya menolong, mereka malah menonton kesusahan Yehuda dalam rasa sukacita dari jauh (ay. 11). Bahkan setelah penyerbuan itu berakhir, mereka mengambil keuntungan dan memperparah kesusahan Yehuda dengan merampasi dan menghabisi apa yang masih tersisa (ay. 13-14). Tuhan murka terhadap tindakan Edom ini. Lewat Obaja, Dia menyatakan peringatan hendak menghukum Edom dan menyelamatkan Yehuda. Kalau di sekitar kita ada orang yang mengalami kesusahan, janganlah menggunting dalam lipatan. Kita bertanggung jawab untuk segera menolongnya dengan tulus tanpa mengharapkan pamrih. Janganlah kita hanya menonton, padahal kita mampu memberikan bantuan. Atau, bahkan lebih parah lagi, memanfaatkan kesusahan orang tersebut untuk keuntungan kita pribadi. Tuhan sangat membenci perbuatan yang demikian dan pasti akan menuntut pertanggungjawaban dari kita. TOLONGLAH MEREKA YANG SEDANG KESUSAHAN, JANGAN HANYA MENONTON, APALAGI MENGAMBIL KEUNTUNGAN DARI MEREKA. Selamat pagi. Tuhan Yesus memberkati.

Bp. Budi – PT. Multipack Unggul
1 Timotius 6:9 – Tetapi mereka yang ingin kaya terjatuh ke dalam pencobaan, ke dalam jerat dan ke dalam berbagai-bagai nafsu yang hampa dan yang mencelakakan, yang menenggelamkan manusia ke dalam keruntuhan dan kebinasaan. Ingin menjadi orang kaya adalah mimpi yang baik, agar hidup lebih baik adalah harapan yang memacu iman. Tetapi memaksakan kehendak apalagi mengejarnya dengan segala cara, sampai lupa Tuhan adalah malapetaka, sebab segala sesuatu baru bisa terjadi bila Tuhan menghendakiNya. Amsal 10:22 – Berkat TUHANlah yang menjadikan kaya, susah payah tidak akan menambahinya. Sesungguhnya kekayaan yang sesungguhnya ada didalam hati kita, sebab hidup adalah kasih karunia dan anugrah dari Tuhan. Apapun kondisi dan keadaan kita saat ini, bersyukur dan nikmati saja, maka damai sejahtera dan sukacita akan menyertai kita senantiasa.

Ibu Caroline – Bandung
Yeremia 12:5 (TB) – Jika engkau telah berlari dengan orang berjalan kaki, dan engkau telah dilelahkan, bagaimanakah engkau hendak berpacu melawan kuda? Dan jika di negeri yang damai engkau tidak merasa tenteram, apakah yang akan engkau perbuat di hutan belukar sungai Yordan? BAPA, ketika kami letih lesu dan lelah. Ingatkan kami untuk datang kepada-MU karena diwaktu kami menyembahMU kami akan mendapat kekuatan yang baru. Disaat kami berdoa dihadapanMU KUASAMU menyegarkan jiwa kami... Ketika kami mencari wajahMU, ada kasih karunia, kasih anugerah yang KAU curahkan bagi kami. Ada sukacita yang meluap dari dalam hati dan jiwa kami. Thank You LORD kami sungguh bersyukur punya ALLAH seperti ENGKAU...

Xavier Quentin Pranata
“Menyembunyikan dosa sama dengan menyimpan bara di balik pakaian.” Xavier Quentin Pranata.

No comments:

Post a Comment