SPIRITUAL GROWTH
Pertumbuhan yang
Benar Menghasilkan HIDUP yang BERKELIMPAHAN.
Matius 6:33, “Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka
semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.” Janji-janji Allah selalu digenapi,
ketika kita belajar “berserah” dalam masa-masa sukar & mencari DAHULU
kerajaan & kebenaranNya, Dia membimbing kita untuk memahami
kebenaran. DIA menolong kita menghadapi berbagai tantangan hidup seperti
kehilangan orang terkasih, konflik dalam keluarga, tekanan dalam pekerjaan dan
banyak lagi. Jika kita merenungkan perjalanan hidup ini, tidak bisa tidak kita
patut BERSYUKUR dan memuji namaNya. Mungkin kita pernah mengajukan pertanyaan
yang sama: “Mengapa ini harus terjadi Tuhan”? Namun 1 hal kita belajar melihat
situasi kita dari perspektif yang berbeda, Tuhan menolong kita untuk BERTUMBUH.
Melalui berbagai ‘ujian‘, DIA mengajarkan kita apa artinya BERSERAH kepadaNya.
Melalui keterbatasan kita, DIA mengajarkan kita untuk MENGANDALKAN DIA dan
melalui kelemahan-kelemahan kita DIA mengajarkan kita apa ARTI PERCAYA
kepadaNya. Amin. Terima kasih Tuhan, Engkau sudah mengajarkan banyak hal setiap
hari di dalam hidupku. Amin.
GNCC
Yang Tuhan
inginkan adalah kehidupan rohani yang bertumbuh dan bukan kehidupan rohani yang
statis. #gncc#goodmorningall#haveablessedday
Xavier
Quentin Pranata
“Sahabat sejati
melekat di hati walau tidak selalu sehati.” Xavier Quentin Pranata.
Madam
Ossy
SAAT TEDUH.
Jumat, 16 September 2016. SAMPAIKANLAH! SERUKANLAH! “...sampaikanlah kepadanya
seruan yang Kufirmankan kepadamu... ‘Empat puluh hari lagi, maka Niniwe akan
ditunggangbalikkan‘” (Yunus 3:2, 4). Untuk kedua kalinya, Nabi Yunus dipanggil
Tuhan untuk menyerukan Firman-Nya kepada Niniwe. Tuhan akan menghukum mereka
karena kejahatan yang mereka perbuat. Pasti tidak mudah menyampaikan berita
yang buruk kepada masyarakat yang sedang dilanda euforia pemuasan nafsu dan
tindak kejahatan. Belum tentu orang mau menerima peringatan itu dengan lapang
dada, apalagi berterima kasih pada sang utusan. Yang sudah terbayang di depan
mata kerap kali adalah munculnya ejekan, hujatan, bahkan tuduhan sebagai
ekstrimis keagamaan. Namun, Tuhan hanya meminta Yunus untuk taat, dengan
menyampaikan berita hukuman yang keras itu kepada penduduk Niniwe. Tuhan
memintanya menyampaikan hal itu tanpa harus memolesnya menjadi berita yang
halus dan menyenangkan, agar mudah diterima. Apakah Niniwe akan menerima atau
menolaknya, itu bukan urusan Yunus. Kewajiban Yunus adalah setia pada panggilan
Tuhan yang ditaruh di bahunya. Perintah dan panggilan seperti ini masih terus
ditugaskan kepada kita selaku murid Kristus. Kita telah diselamatkan dari dunia
yang penuh dosa. Kita diutus ke dalam dunia, agar setia menjadi saksi-Nya (Yun.
3:2-4, bdk. Mat. 28:19-20). Dengan membawa berita penting yaitu: dunia dengan
segala isinya pasti akan lenyap karena dosa yang diperbuatnya (2 Pet. 3:10).
Namun Kristus telah menebusnya dengan mati di atas kayu salib. Dan,
menganugerahkan keselamatan bagi setiap orang yang mau menerima-Nya (Yoh.
3:16-18). Bersediakah Anda memikul tugas ini dengan setia? --Susanto. TUHAN
MENGHARGAI KESETIAAN ANDA AKAN PANGGILAN-NYA, BUKAN HASILNYA. Selamat pagi.
Happy Friday. Tuhan Yesus memberkati.
Ibu
Caroline – Bandung
Stormy or sunny
days, glorious or lonely nights, I maintain an attitude of gratitude . . .
Today I am blessed (Maya Angelou). Dalam badai atau hari cerah, malam yang
megah atau sepi, saya menjaga sikap bersyukur. Hari ini saya diberkati (Maya
Angelou).

No comments:
Post a Comment