SPIRITUAL GROWTH
IMAN yang Diubahkan. Dalam Kis 5:29-32, Petrus yang
sebelumnya telah bersikeras bahwa ia siap mati bagi Kristus, menjadi takut dan
menyangkal bahwa Ia pernah mengenal Yesus (Matius 26:69-75). Namun Petrus
kemudian mengalami PERUBAHAN yang drastis. Hanya dalam beberapa waktu kemudian,
Petrus berdiri berhadapan muka dengan orang-orang yang telah menyalibkan
Kristus. Dengan tekad bulat, tak terhentikan untuk mengorbankan segalanya
(diubahkan IMANnya) bagi DIA yang merupakan Juruselamat dan Tuhan. Bahkan
setelah dipenjara, diancam dan dilarang berbicara dalam nama Yesus, para Rasul
(Petrus, dkknya) berkata kepada pemimpin Yahudi: “Kita harus lebih TAAT
(berIMAN) kepada Allah daripada kepada manusia” (Kis 5:29). Petrus yang dulunya
pengecut, kini Setiap Hari melakukan pengajaran dan memberitakan Injil
tentang “Yesus yang adalah Mesias” (Kis 5:42) >>> IMAN-nya diubahkan.
Amin.
Madam Ossy
SAAT TEDUH. Rabu, 21 September
2016. BERTUMBUHLAH! Tetapi bertumbuhlah dalam anugerah dan dalam pengenalan
akan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus. Bagi-Nya kemuliaan, sekarang
dan sampai selama-lamanya (2 Petrus 3:18). Rasul Petrus dalam suratnya kepada
jemaat pernah meminta agar mereka bertumbuh dalam kasih karunia Tuhan. Jika
surat itu ditujukan kepada kita, bisakah Anda memikirkan bagaimana mengetahui
bahwa kita sudah bertumbuh di dalam Kristus atau belum? Apakah ada sesuatu yang
dapat diukur? Mengenai hal ini, Uskup J.C. Ryle menjawabnya seperti ini,
“Ketika saya berbicara tentang bertumbuh di dalam kasih karunia, saya
mengartikannya sebagai adanya peningkatan di dalam kadar, ukuran, kekuatan,
vitalitas, dan kuasa dari kasih karunia yang ditanamkan Roh di dalam hati kita.
Ini menandakan ada kepekaan akan dosa menjadi lebih tajam, iman menjadi lebih
kuat, pengharapan jadi lebih cerah, kasih kepada Tuhan dan sesama menjadi lebih
dalam, dan pemikiran akan hal-hal rohani menjadi semakin nyata.” Renungkanlah,
sudah berapa lama kita mengikut Tuhan? Sudah berapa tahun kita menjadi
anak-Nya? Pertanyaan selanjutnya adalah adakah perubahan yang orang sekitar
rasakan melalui hidup kita? Apakah orang lain melihat kita bersikap lebih
sabar? Ataukah kita masih gampang marah, mudah tersinggung, dan sulit
mengampuni? Apakah kita semakin peduli dan berbela rasa terhadap orang-orang
yang secara sosial kurang beruntung dari kita? Seiring perjalanan kita mengikut
Tuhan, mari tetapkan hati untuk tak ingin menjadi manusia yang sama dari tahun
ke tahun. Kikislah ego. Singkirkan kebiasaan buruk dan dosa. Buanglah setiap
hal yang tak berkenan di hati-Nya. Bertumbuhlah! --Imelda Saputra. PERTUMBUHAN
ADALAH TANDA KESEHATAN IMAN. Selamat pagi. Tuhan Yesus memberkati.
Xavier Quentin Pranata
“Bertanggungjawab artinya melakukan
hal kecil dengan keseriusan yang besar.” Xavier Quentin Pranata.

No comments:
Post a Comment