SPIRITUAL GROWTH
Berbuat Baik.
Amsal 3:27, “Janganlah menahan kebaikan dari pada orang-orang yang berhak
menerimanya, padahal engkau mampu melakukannya.” Ayat 28: “Janganlah
engkau berkata kepada sesamamu: ‘Pergilah dan kembalilah, besok akan kuberi.‘”
Apakah maksud Alkitab ketika meminta kita untuk berbuat baik? Yesus berbuat
baik dengan cara mengajar, menyembuhkan, memberi makan dan menghibur banyak
orang. Yesus adalah teladan sempurna dalam berbuat baik. Matius 5:44: “Tetapi
Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang
menganiaya kamu.” Perbuatan baik apakah yang dapat kita lakukan hari ini?
Dengan berbuat baik kita memberikan persembahan yang berkenan kepada Allah
(Ibrani 13:16) & menarik orang untuk datang & percaya kepadaNya (Matius 5:16). Amin. Jadikan Yesus
TELADAN dalam berbuat baik.
Xavier
Quentin Pranata
“Saat ortu dan
guru bergandengan tangan, anak-anak kita akan menjadi generasi yang
berkemenangan.” Xavier Quentin Pranata.
Madam
Ossy
SAAT TEDUH.
Sabtu, 3 September 2016. MENOLAK LUPA. Tetapi waspadalah dan berhati-hatilah,
supaya jangan engkau melupakan hal-hal yang dilihat oleh matamu sendiri itu,
dan supaya jangan semuanya itu hilang dari ingatanmu seumur hidupmu.
Beritahukanlah kepada anak-anakmu dan kepada cucu cicitmu semuanya itu (Ulangan
4:9). Dalam perjalanan hidup kita mungkin ada peristiwa masa lalu yang sulit
untuk dilupakan. Bisa jadi itu pengalaman yang pahit dan sekaligus telah
memberikan pelajaran hidup yang begitu berharga. Peristiwa tak terlupakan itu
ibarat monumen sejarah atau tugu peringatan, dan kita berharap tidak perlu
mengulanginya kembali. Kita pun menceritakan pengalaman itu kepada anak dan
cucu, kiranya dapat menghindarkan mereka dari mengalami peristiwa pahit itu.
Peristiwa di Baal-Peor tentu akan terus membekas di hati bangsa Israel. Ya,
Allah mengirimkan tulah dan membinasakan dua puluh empat ribu orang Israel
(Bil. 25:9). Peristiwa pahit itu terjadi karena mereka berzinah dengan
perempuan Moab dan menyembah berhala bangsa asing itu. Allah pun murka dan
menimpakan tulah yang mengerikan. Melalui Musa, Allah mengingatkan orang Israel
yang terluput dari tulah itu untuk selalu mengingat peristiwa itu, bahkan
menceritakannya turun-temurun kepada anak, cucu, dan cicit mereka. Allah
menghendaki agar umat Israel “menolak lupa” terhadap peristiwa yang memilukan
itu. Kita mungkin mengalami sebuah peristiwa memilukan pada masa lalu. Mungkin
hal itu terjadi karena kesalahan kita. Bijaksana juga jika kita menolak lupa
pada beberapa peristiwa pahit atau memilukan itu, dan membagikan pelajaran yang
kita terima dari peristiwa itu pada orang lain. Peristiwa itu dapat mengajarkan
kepada kita untuk selalu hidup berpaut kepada Allah dan tidak berpaling dari
firman-Nya --Samuel Yudi Susanto. BEBERAPA PERISTIWA PAHIT MASA LALU MASIH
PERLU DIINGAT, SUPAYA KITA TIDAK TERSANDUNG PADA KESALAHAN YANG SAMA. Selamat
pagi. Happy Weekend. Tuhan Yesus memberkati.

No comments:
Post a Comment