Sunday, 31 July 2016

REPITITION - SAVE SOULS

I AM BLESSED




REPETITION – SAVE SOULS
Alfa Omega Church Sunday Service
Preacher: Ps. Lukas Soetopo
July 17th 2016


Intro:
Tahun 2008, orang yang bernama Malcolm Gladwell menulis buku OUTLIERS, yang bukunya menjadi salah SATU world best selling books. Dia menulis tentang “peraturan 10 ribu jam” (10 thousand hours rule).

Jadi kuncinya ada pada: repetition, repetition, repetition (pengulangan, pengulangan, pengulangan). Karena “Repetition brings Revelation”. Repetition is POWERFUL.

POINT:
MATIUS 27:1-3. Cerita ini banyak bicara tentang kehidupan kita: Sebagian kita berani kompromikan apa pun demi uang. Kalau bicara Yudas dia menukarkan kebenaran demi uang. Kita pun sering kompromikan integritas kita. Kita kompromikan karakter kita. Kita tukar kebenaran dengan keinginan hati kita.

Yang jadi tantangan adalah: Yudas punya siapa waktu dia menyesal? Semua orang bisa punya rasa penyesalan (narkoba, penyeleweng, penipu, koruptor, dll).

Perhatikan ayat 4 itu menjelaskan penyesalan Yudas… ”aku telah berdosa karena telah menyerahkan darah orang yang tak bersalah.” Tapi dia curhat ke orang yang tidak peduli sama dia. Sehingga balasan yang dia dapat di ayat 4: apa urusan kami dengan itu? (Bahasa sekarang: bukan urusanku, itu urusanmu). Tapi yang saya ingin ajak kita semua pikirkan adalah: YUDAS PUNYA SIAPA WAKTU DIA MENYESAL? Sadarkah kita, penyesalan bukan hanya dialami Yudas, bukan hanya dialami Anda dan saya.

Suatu hari Yesus memberi cerita. LUKAS 14:21, “pergilah dengan segera ke segala jalan dan lorong kota dan bawalah ke mari orang-orang miskin dan orang-orang cacat dan orang-orang buta dan orang-orang lumpuh.”

Bawalah kemari…
Orang miskin = orang berdosa (miskin rohani)
Orang cacat = orang yang tidak sempurna
Orang buta = buta rohani (dianggap kafir, tidak kenal Allah)
Orang lumpuh = orang yang jalan hidupnya masi ngga benar

Kata Tuhan tentang yang berdosa, yang tidak sempurna, yang jalan hidupnya masih tidak benar – BAWALAH KEMARI. Karena “SETIAP HARI, SETIAP WAKTU, banyak orang DILUAR SANA yang menghadapai penyesalan.”

KITA HARUS TERUS JADI GEREJA YANG MENYAMPAIKAN KABAR PENGHARAPAN BUAT ORANG DI LUAR SANA.
KITA HARUS TERUS JADI GEREJA YANG CERITA BESARNYA ANUGRAH TUHAN BAGI ORANG DI LUAR SANA.

The church is not museum of good people, but hospital for the broken.”
Every saints has a past, and every sinners has future.”
You need some body and some body in the community needs you”

Kota ini perlu gereja yang bisa menerima orang-orang yang tidak sempurna. Maukah kita jadi suara pengharapan buat orang lain? Maukah kita bawa kabar ada Tuhan yang bisa mengampuni dosa buat mereka?

WHAT CAN I DO?
  1. Sengaja cerita tentang pengharapan
Kalau mau melihat sesuatu terjadi, bukan hanya menunggu kebetulan, tapi dibutuhkan kesengajaan. Kalau mau lihat orang mengalami YESUS, bukan hanya menunggu kebetulan, tapi dibutuhkan kesengajaan.
  1. Don’t Judge People(Jangan Menghakimi Orang)
Merangkul mereka, mengajak mereka dalam komunitas kita
  1. Sengaja mengundang orang bertemu dengan Anugerah Tuhan Allah
Kita bukan hanya mengajak orang ke gereja, tapi kita sedang mengajak orang bertemu Anugrah Tuhan.

You need somebody and somebody in the community needs you”

CONLUSION:
Berapa banyak yang mau berkata? Aku mau jadi orang mau memberi harapan bagi sekitar. Aku mau sengaja cerita tentang PENGHARAPAN. Aku tidak mau menghakimi orang.

No comments:

Post a Comment