I
AM BLESSED
REPETITION
– SAVE SOULS
Alfa
Omega Church Sunday Service
Preacher:
Ps. Lukas Soetopo
July
17th
2016
Intro:
Tahun 2008, orang yang bernama Malcolm Gladwell menulis buku OUTLIERS, yang bukunya menjadi salah SATU world best selling books. Dia menulis tentang “peraturan 10 ribu jam” (10 thousand hours rule).
Tahun 2008, orang yang bernama Malcolm Gladwell menulis buku OUTLIERS, yang bukunya menjadi salah SATU world best selling books. Dia menulis tentang “peraturan 10 ribu jam” (10 thousand hours rule).
Jadi
kuncinya ada pada: repetition, repetition, repetition (pengulangan,
pengulangan, pengulangan). Karena
“Repetition
brings Revelation”.
Repetition
is POWERFUL.
POINT:
MATIUS
27:1-3.
Cerita
ini
banyak bicara tentang
kehidupan kita:
Sebagian
kita berani
kompromikan apa pun demi uang. Kalau bicara Yudas dia
menukarkan
kebenaran demi uang.
Kita
pun sering kompromikan integritas kita. Kita kompromikan karakter
kita. Kita tukar kebenaran dengan keinginan hati kita.
Yang
jadi tantangan adalah: Yudas
punya siapa waktu dia menyesal?
Semua
orang bisa punya rasa penyesalan (narkoba, penyeleweng, penipu,
koruptor, dll).
Perhatikan
ayat
4 itu menjelaskan
penyesalan Yudas… ”aku
telah berdosa karena telah menyerahkan darah orang yang tak
bersalah.”
Tapi dia curhat ke orang yang tidak
peduli sama dia. Sehingga balasan yang dia dapat di ayat 4: apa
urusan kami dengan itu? (Bahasa
sekarang:
“bukan
urusanku, itu urusanmu”).
Tapi
yang saya ingin ajak kita semua pikirkan adalah: YUDAS PUNYA SIAPA
WAKTU DIA MENYESAL? Sadarkah
kita, penyesalan
bukan hanya dialami Yudas, bukan hanya dialami Anda dan saya.
Suatu
hari Yesus
memberi
cerita. LUKAS 14:21, “pergilah dengan segera ke segala jalan dan
lorong kota dan bawalah
ke mari
orang-orang
miskin dan orang-orang cacat dan orang-orang
buta dan orang-orang
lumpuh.”
Bawalah
kemari…
Orang
miskin = orang berdosa (miskin rohani)
Orang
cacat = orang yang tidak sempurna
Orang
buta = buta rohani (dianggap kafir, tidak kenal Allah)
Orang
lumpuh = orang yang jalan hidupnya masi ngga benar
Kata
Tuhan
tentang yang berdosa, yang tidak sempurna, yang jalan hidupnya masih
tidak
benar – BAWALAH KEMARI. Karena
“SETIAP
HARI, SETIAP WAKTU, banyak orang DILUAR
SANA yang menghadapai penyesalan.”
KITA
HARUS TERUS JADI GEREJA YANG MENYAMPAIKAN KABAR PENGHARAPAN BUAT
ORANG DI LUAR SANA.
KITA
HARUS TERUS JADI GEREJA YANG CERITA BESARNYA ANUGRAH TUHAN BAGI ORANG
DI LUAR SANA.
“The
church is not museum of good people, but hospital for the broken.”
“Every
saints has a past, and every sinners has future.”
“You
need some body and some body in the community needs you”
Kota
ini perlu gereja yang bisa menerima orang-orang
yang tidak sempurna.
Maukah kita jadi suara pengharapan buat orang lain? Maukah kita bawa
kabar ada Tuhan yang bisa mengampuni dosa buat mereka?
WHAT
CAN I DO?
- Sengaja cerita tentang pengharapan
Kalau mau melihat
sesuatu terjadi, bukan hanya menunggu kebetulan, tapi
dibutuhkan kesengajaan. Kalau mau lihat orang mengalami YESUS, bukan
hanya menunggu kebetulan, tapi dibutuhkan kesengajaan.
- Don’t Judge People(Jangan Menghakimi Orang)
Merangkul
mereka, mengajak
mereka dalam komunitas kita
- Sengaja mengundang orang bertemu dengan Anugerah Tuhan Allah
Kita
bukan
hanya mengajak
orang
ke gereja,
tapi kita sedang mengajak
orang
bertemu
Anugrah Tuhan.
“You
need somebody and somebody in the community needs you”
CONLUSION:
Berapa
banyak yang mau berkata? Aku
mau jadi orang
mau memberi harapan bagi sekitar. Aku
mau sengaja cerita
tentang
PENGHARAPAN. Aku
tidak mau menghakimi orang.
No comments:
Post a Comment