Sunday, 31 July 2016

Materai Roh Kudus

I AM BLESSED




MATERAI ROH KUDUS
Alfa Omega Church Sunday Service
Preacher: Ps. Ezra Soetopo
July 31st 2016


Kita merasa senang bila dapat mengalami kebaikan, dan kita juga merasa kecewa, ketika mengalami perbuatan yang tidak menyenangkan. Sehingga, ada jalan untuk melaporkan seseorang kepada aparat hukum, karena perbuatan yang tidak menyenangkan. Kebaikan yang kau lakukan hari ini, mungkin besok dilupakan orang. Tetapi teruslah berbuat baik. [Mother Teresa]

I AM BLESSED. KARENA ADA ORANG YANG DIMETERAIKAN ROH KUDUS DISEKITAR KITA.

EFESUS 1:13-14
Apa yang kita dengar, terima? Menentukan apa yang memeteraikan kita. Kalau Firman Kebenaran, Injil Keselamatan yang kita dengar dan percaya; pasti Roh Kudus memeteraikan. Dan ini menjadi cikal bakal bagi kita untuk Berbuah, sebab kita punya jaminan bagian kita, sampai kita memperoleh seluruhnya.

Sampai kita sebagai milik Allah, bisa berbuah yang baik, untuk memuji kemuliaan-Nya. Hidup terasa berguna, ketika kita membuahkan hasil.

KEHIDUPAN KAIN
Kej 4:1-16
Aktivitas spiritual (ay. 3). Kain disebut lebih dulu mempersembahkan sebagian dari hasil tanah itu kepada Tuhan sebagai korban persembahan. Didikan orang tua tentang Tuhan, berdampak bagi Kain, sehingga Kain punya inisyatif yang baik tentang menyampaikan persembahan. Ini suatu tindakan yang baik. Memang banyak orang yang suka melakukan perbuatan baik, dan belum teruji, dari hati yang bagaimana.

Perkembangan karakter (ay. 5). Kain dan korban persembahannya tidak diindahkan-Nya. Lalu hati Kain menjadi sangat panas, dan mukanya muram. Ayat ini menjelaskan tentang hati Kain dan reaksinya. Setiap kebaikan kita pasti akan diuji kwalitasnya, apakah berasal dari hati yang murni mengasihi-menghormati Tuhan?

Mark 7:21-22; Mat 20:15, Kisah 7:9
Mau tahu tentang kemajuan diri Anda, cukup dengan melihat perubahan watak/karakter diri Anda, perkembangan kemurahan hati Anda. Itu kemajuan dan tingkat/level Anda yang sesungguhnya.
Ayat 7, Tuhan bertanya, apakah mukamu tidak akan berseri, jika engkau berbuat baik? Tetapi jika engkau tidak berbuat baik, dosa sudah mengintip didepan pintu; ia sangat menggoda engkau, tetapi engkau harus berkuasa atasnya. Kutuk, akibat dosa.

Ayat 11-12, usahamu tidak akan maksimal. “Terkutuklah engkau, engkau menjadi seorang pelarian dan pengembara di bumi.”
Ayat 13-14. Ketakutannya: 'siapa yang akan bertemu dengan aku, tentulah akan membunuh aku.'

Sudah terkutuk, hidupnya cemas, menjadi ketakutan, kuatir, tidak pernah bisa tenang. Jaminan Tuhan melindungi Kain.
Ayat 15. Jawab Tuhan kepadaNya: Sekali-kali tidak! Barangsiapa yang membunuh Kain akan dibalaskan kepadanya tujuh kali lipat'. Kemudian Tuhan menaruh tanda pada Kain, supaya ia jangan dibunuh oleh barangsiapapun yang bertemu dengan dia. Tuhan tidak pernah salah dengan tindakanNya. Tuhan berhak penuh melakukan apapun yang terlihat seolah tidak adil dipemandangan kita.

Ada saatnya, Tuhan berpesan untuk memusnahkan suatu bangsa, tapi adakalanya Tuhan melindungi orang semacam Kain. Betapa bahagianya Kain, ketika mendengar kata-kata Tuhan untuk dirinya, bahkan Tuhan memberi 'tanda', supaya Kain tidak dibunuh. kita juga sudah mengalami itu, kesalahan kita tidak diperhitungkan, malah diberi 'tanda', sebagai Pilihan Tuhan. Dilayakkan untuk banyak hal yang mulia.

Yang kita sadari adalah: Tuhan itu penuh kemurahan. Tuhan suka memberi 'kesempatan' ke-2,3,4,5, dst, selama orang itu membutuhkan. Tidak ada orang yang sempurna, Tuhan sedang menuntun dan membentuk menuju kesempurnaan. Jaminan diberikan, sampai kita memperoleh seluruhnya, penebusan sempurna. Inilah wujud 'kebaikan hati' Tuhan.

Sebagai orang-orangnya Tuhan, wakil Tuhan di bumi ini, Tuhan ingin kita juga penuh kemurahan kepada siapa saja yang kita temui. Generosity harus terbaca dari tindakan kita sebagai orang yang dimeteraikan oleh Roh Kudus. Cikal bakal ini, yang membuat kita dapat memberi buah Roh:
Gal 5:22-24 – kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri.

Siapa yang menjadi milik Kristus yang dimeteraikan Roh Kudus, menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya, yang tercantum di ayat 19-21; khususnya yang bertentangan dengan buah Roh ini.

Roh Kudus itu adalah jaminan bagian kita sampai kita memperoleh seluruhnya, yaitu penebusan yang menjadikan kita milik Allah, untuk memuji kemuliaan-Nya.
The LORD is like a father to his children, tender and compassionate to those who fear him. For He knows how weak we are; He remembers we are only dust.” (Psalms 103:13-14 NLT)

No comments:

Post a Comment