I
AM BLESSED
MENGINJIL.
Lukas 14:21b, “...Pergilah
dengan segera ke segala jalan dan lorong kota dan bawalah ke mari
orang-orang miskin dan orang-orang cacat dan orang-orang buta dan
orang-orang lumpuh.”
Perhatikanlah siapa saja yang hendak Yesus selamatkan? Orang “yang
miskin/miskin rohani, cacat/tidak sempurna, buta/tidak mengenal Allah
& lumpuh/orang yang kehidupanya bukan dijalan yang benar dll.”
DIA datang untuk orang yang nilai dirinya sebagai manusia yang
direndahkan oleh dosa, penderitaan, kesedihan dll. DIA datang untuk
kita semua .
Setelah kita diselamatkan,
apa yang dapat kita lakukan? Jadlah anak Tuhan yang MAU memberitakan
kabar baik itu, jadilah SUARA PENGHARAPAN bagi mereka bahwa ada Tuhan
yang mengampuni dosa. Amin.
Samuel
Sianto-Yestoya Ministry
Kol
4:2 – Bertekunlah dalam DOA dan dalam pada itu BERJAGA-JAGALAH
sambil MENGUCAP SYUKUR! Percayai YESUS selalu menjawab doa kita tepat
pada waktunya. Tidak pernah terlambat. Puji TUHAN... Terima kasih
YESUSku! Samuel Sianto(SS)-YESTOYA Ministry.
Xavier
Quentin Pranata
“Bagaimana
kita bisa terbang di langit yang membentang bersama elang, jika tiap
hari kita berkeliaran di halaman bersama ayam?” Xavier Quentin
Pranata.
Madam
Ossy
SAAT
TEDUH. Senin, 18 Juli 2016. Makan Bersama Keluarga. Setelah hari
malam, Yesus duduk makan bersama-sama dengan kedua belas murid itu
(Matius 26:20). Sebagian pria masih memikirkan persoalan kantor saat
sudah berada di rumah. Mereka jadi kurang memperhatikan istri, anak,
atau keperluan rumah tangga. Mereka jarang meluangkan waktu untuk
menolong anak mengerjakan PR, berbicara dengan anak dan terlibat
dengan kehidupan mereka, mengunjungi orang tua, menolong tugas rumah
tangga, dan makan bersama keluarga. Menurut suatu penelitian, makan
bersama keluarga menjauhkan anak dari rokok, alkohol, dan nilai
rendah di sekolah. Semakin sering seluruh keluarga duduk makan
bersama, semakin kurang keterlibatan anak dengan zat adiktif,
gangguan emosi, atau kinerja yang buruk di sekolah. Yesus memandang
penting makan bersama. Alkitab mencatat banyak peristiwa Yesus makan
bersama dengan kedua belas murid-Nya, orang yang dimenangkan seperti
Lewi dan Zakheus, dan makan bersama orang banyak. Sampai malam
terakhir menjelang penyaliban pun, Dia meluangkan waktu makan Paskah
bersama dengan para murid. Saat makan inilah Yesus mengatakan bahwa
salah seorang dari murid-Nya akan menyerahkan Dia. Melalui perjamuan
Paskah ini, Yesus mengadakan Perjamuan Suci, yang selalu kita
peringati sampai sekarang sebagai tanda peringatan akan pengampunan
dosa yang sudah Yesus Kristus anugerahkan. Para suami kiranya
berperan aktif dalam kehidupan keluarga. Bagi anggota keluarga yang
lain, doronglah para suami untuk lebih terlibat dalam urusan rumah
tangga. Salah satunya dengan mengembangkan kebiasaan makan bersama
guna memperkuat keharmonisan keluarga --Richard Try Gunadi/Renungan
Harian. MAKAN BERSAMA KELUARGA ITU KEGIATAN SEDERHANA, NAMUN
BERDAMPAK BESAR. MENGAPA TIDAK BELAJAR MENGEMBANGKANNYA SEBAGAI
KEBIASAAN BAIK? Selamat pagi. Selamat beraktivitas. Tetap bersyukur.
Tuhan Yesus memberkati.

No comments:
Post a Comment