Tuesday, 26 July 2016

26 Juli 2016

I AM BLESSED




Lukas 10:1-24. Yesus mengutus para muridnya untuk melakukan Misi Penginjlan. Saat kembali mereka dengan sukacita melaporkan keberhasilan mereka, namun Yesus berkata kepada mereka, jangan bersukacita karena “roh itu takluk kepadamu, tetapi bersukacitalah karena namamu ada terdaftar disurga (ayat 20).” Yang membuat kita bersuka cita berapa banyak jiwa-jiwa yang datang dalam suatu kebangunan rohani/KKR (Penginjilan Massal) tetapi adakah mereka datang, percaya dan sungguh-sungguh menerima Yesus sebagai JuruselamatNya? (Roma 10:9) Bahkan mereka bertumbuh dalam iman percaya mereka??

Samuel Sianto-Yestoya Ministry
Maz 107:9 – Sebab dipuaskan-NYA jiwa yang dahaga dan jiwa yang lapar dikenyangkan-NYA dengan KEBAIKAN! Wow, bersama YESUS segala kebaikan diberikan kepada kita berlimpah-limpah. Bersyukurlah... Terima kasih YESUSku! Samuel Sianto(SS)-YESTOYA Ministry.

Madam Ossy
SAAT TEDUH. Selasa, 26 Juli 2016. Belajar Menerima Nasihat. Beritakanlah firman… tegurlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran. Karena akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat… (2 Timotius 4:2-3). Ketika anak kecil melakukan kesalahan, biasanya orangtua akan menasihatinya dengan penuh kesabaran. Mereka membimbing dan mengarahkan anak itu untuk memperbaiki diri. Dalam hidup ini, bukan hanya anak kecil yang bisa melakukan kesalahan. Kita pun dapat melakukan kesalahan dan memerlukan nasihat orang lain untuk membimbing kita ke arah yang lebih baik. Namun, seberapa sering kita menerima nasihat itu? Dan, sudahkah kita melakukannya? Setiap manusia pasti pernah menerima nasihat dari seseorang, terlepas dari baik atau buruk nasihat itu. Paulus juga memberikan nasihat kepada Timotius (2 Tim. 3:10-4:8). Nasihat Paulus bukan untuk menjatuhkan Timotius. Paulus hendak menguatkannya, agar tetap berdiri teguh di tengah masyarakat yang tidak taat pada Allah, menyukai pengajaran palsu dan nasihat yang buruk. Paulus memulai nasihatnya dengan membagikan pengalamannya dalam memberitakan Injil dan mengakhirinya dengan keyakinan bahwa Tuhan yang memampukan Paulus melewatinya. Paulus ingin memotivasi Timotius supaya kuat dan setia dalam pemberitaan Injil serta tetap mengandalkan Allah dalam setiap pengalaman. Kadang kita menganggap biasa nasihat seseorang kepada kita. Kita tidak setuju ketika nasihat itu tidak seperti yang kita harapkan. Namun, Tuhan dapat menyatakan nasihat-Nya melalui orang di sekitar kita untuk menolong kita supaya tidak salah jalan. Marilah kita belajar menerima nasihat seperti seorang anak kecil yang sadar akan kekurangan dan kelemahannya —FJH. KITA MEMERLUKAN MASUKAN ORANG LAIN UNTUK MEMPERBAIKI DIRI; KITA PERLU RENDAH HATI UNTUK MENERIMA NASIHAT MEREKA. Selamat pagi. Tetap semangat. Tuhan Yesus memberkati.

Xavier Quentin Pranata
Tangisan di tengah sukacita menunjukkan adanya rasa haru saat Tuhan mengabulkan doa kita.” Xavier Quentin Pranata.

Bp. Budi – PT. Multipack Unggul
Tuhan, ijinkan aku “hidup” sampai aku mati »Will Rogers«. Yohanes 11:25 “Jawab Yesus: 'Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati,'” Ada orang yang sudah mati walaupun dia masih hidup! Mati dalam pengharapan! Orang yang mati dalam pengharapannya, tidak pernah bisa melihat masa depan, yang ada hanya sungut-sungut dan ketakutan. Mati dalam kasih! Tidak bisa merasakan kasih Tuhan, tidak bisa mengasihi orang lain, hidupnya hampa dan kosong, penuh dengan kepahitan. Mati dalam kebenaran! Ada sebuah keterikatan, tidak dapat hidup benar, selalu jatuh dalam dosa, sering menyiksa dirinya didalam penderitaannya. Mati dalam kehendak! Terikat ketakutan dan kekuatiran, takut gagal, selalu kuatir, membuat hidupnya tidak pernah bisa bangkit. Hari ini minta kepada yang “EMPUNYA” kehidupan, yaitu Tuhan Yesus Kristus, supaya kehidupan itu mengalir didalam hidup kita. 

No comments:

Post a Comment