I
AM BLESSED
Matius
10:5-10, “5Kedua
belas murid itu diutus oleh Yesus dan Ia berpesan kepada mereka:
‘Janganlah
kamu menyimpang ke jalan bangsa lain atau masuk ke dalam kota orang
Samaria, 6melainkan
pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel. 7Pergilah
dan beritakanlah: Kerajaan Sorga sudah dekat. 8sembuhkanlah
orang sakit; bangkitkanlah orang mati; tahirkanlah orang kusta;
usirlah setan-setan. Kamu telah memperolehnya dengan cuma-cuma,
karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma. 9Janganlah
kamu membawa emas atau perak atau tembaga dalam ikat pinggangmu.
10Janganlah
kamu membawa bekal dalam perjalanan, janganlah kamu membawa baju dua
helai, kasut atau tongkat, sebab seorang pekerja patut mendapat
upahnya.‘”
Ketika Tuhan Yesus memanggil murid-muridNya untuk mengikutiNya, DIA
menginginkan mereka selalu bersamaNya dan mengajarkan kabar baik dari
Kerajaan Allah, Tuhan Yesus mengutus kita untuk memberitakan Injil,
yaitu: memberitakan apa yang dikatakanNya dan melakukan apa yang
diperbuatNya .
Tuhan Yesus memanggil pengikut-pengikutNya (kita) untuk mengikuti
proses pemuridan yang sederhana, tetapi penuh KUASA. Pemuridan yang
dijalani dengan senantiasa bersamaNya, menjalankan perintahNya dan
sesuai teladan yang diberikanNya. Sudahkah kita terlibat dalam Proses
Pemuridan? Dimuridkan dan memuridkan? OneToOne
Xavier
Quentin Pranata
“Tingkat
pengharapan kita selayaknya selaras dengan tingkat ucapan syukur
kita.” Xavier Quentin Pranata.
Madam
Ossy
SAAT
TEDUH. Minggu, 17 Juli 2016. Yesus adalah Kristus. Dan namanya
disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang perkasa, Bapa yang
Kekal, Raja Damai (Yesaya 9:5). Selama orang-orang Israel ditawan di
Babel, pemimpin Babel, Raja Nebukadnezar, memilih Daniel untuk
mengikuti pelatihan selama tiga tahun di istana raja. Ia berketetapan
untuk tidak menajiskan dirinya dengan santapan raja dan dengan anggur
yang biasa diminum raja (Dan. 1:8). Setelah ia diangkat menjadi salah
seorang dari tiga orang pejabat tertinggi di Babel, sebuah perintah
dikeluarkan supaya dalam waktu 30 hari tidak seorang pun boleh
menyembah kecuali kepada raja. Namun, Daniel tetap berdoa secara
terbuka di atas atap rumah tiga kali sehari. Akibatnya, ia harus
menjalani hukuman karena melanggar titah raja. Ia harus dimasukkan ke
dalam gua singa. Dan, Allah memeliharanya. Nama Daniel berarti “Allah
adalah hakimku.” Dalam Perjanjian Lama, sebuah nama memantulkan
sifat seseorang. Yesus mempunyai banyak nama yang menunjukkan
tabiat-Nya yang banyak. Salah satu contoh luar biasa ditulis dalam
Yesaya 9:5 yang berisi nubuatan tentang kelahiran Yesus. Tertulis
bahwa “namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang
Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.” Yesus disebut Kristus karena
Dialah yang dipilih Allah menjadi penyelamat dan Tuhan. Yesus adalah
Tuhan yang menyelamatkan, sifat-Nya yang paling penting bagi orang
yang terhilang dan memerlukan keselamatan. Nama-Nya menggambarkan
kasih sayang-Nya yang sangat besar, pertolongan-Nya yang tak
terhingga, dan belas kasihan-Nya yang tulus. Dia adalah Imanuel,
Allah yang selalu beserta dengan kita --Daniel Korre/Renungan Harian.
NAMA YESUS ADALAH NAMA YANG INDAH DAN AJAIB. Selamat pagi. Selamat
beribadah. Selamat melayani. Tuhan Yesus memberkati.
Samuel
Sianto-Yestoya Ministry
Maz
119:50 – Inilah penghiburanku dalam sengsaraku, bahwa janji-MU
menghidupkan aku! Wow... Janji-NYA pasti digenapi sekarang juga.
Inilah kekuatan dan sukacita kita dalam menghadapi masalah. Selamat
ibadah dan melayani! Samuel Sianto(SS)-YESTOYA Ministry.

No comments:
Post a Comment