Sunday, 17 July 2016

17 Juli 2016

I AM BLESSED




Matius 10:5-10, 5Kedua belas murid itu diutus oleh Yesus dan Ia berpesan kepada mereka: Janganlah kamu menyimpang ke jalan bangsa lain atau masuk ke dalam kota orang Samaria, 6melainkan pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel. 7Pergilah dan beritakanlah: Kerajaan Sorga sudah dekat. 8sembuhkanlah orang sakit; bangkitkanlah orang mati; tahirkanlah orang kusta; usirlah setan-setan. Kamu telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma. 9Janganlah kamu membawa emas atau perak atau tembaga dalam ikat pinggangmu. 10Janganlah kamu membawa bekal dalam perjalanan, janganlah kamu membawa baju dua helai, kasut atau tongkat, sebab seorang pekerja patut mendapat upahnya. Ketika Tuhan Yesus memanggil murid-muridNya untuk mengikutiNya, DIA menginginkan mereka selalu bersamaNya dan mengajarkan kabar baik dari Kerajaan Allah, Tuhan Yesus mengutus kita untuk memberitakan Injil, yaitu: memberitakan apa yang dikatakanNya dan melakukan apa yang diperbuatNya . Tuhan Yesus memanggil pengikut-pengikutNya (kita) untuk mengikuti proses pemuridan yang sederhana, tetapi penuh KUASA. Pemuridan yang dijalani dengan senantiasa bersamaNya, menjalankan perintahNya dan sesuai teladan yang diberikanNya. Sudahkah kita terlibat dalam Proses Pemuridan? Dimuridkan dan memuridkan? OneToOne

Xavier Quentin Pranata
Tingkat pengharapan kita selayaknya selaras dengan tingkat ucapan syukur kita.” Xavier Quentin Pranata.

Madam Ossy
SAAT TEDUH. Minggu, 17 Juli 2016. Yesus adalah Kristus. Dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai (Yesaya 9:5). Selama orang-orang Israel ditawan di Babel, pemimpin Babel, Raja Nebukadnezar, memilih Daniel untuk mengikuti pelatihan selama tiga tahun di istana raja. Ia berketetapan untuk tidak menajiskan dirinya dengan santapan raja dan dengan anggur yang biasa diminum raja (Dan. 1:8). Setelah ia diangkat menjadi salah seorang dari tiga orang pejabat tertinggi di Babel, sebuah perintah dikeluarkan supaya dalam waktu 30 hari tidak seorang pun boleh menyembah kecuali kepada raja. Namun, Daniel tetap berdoa secara terbuka di atas atap rumah tiga kali sehari. Akibatnya, ia harus menjalani hukuman karena melanggar titah raja. Ia harus dimasukkan ke dalam gua singa. Dan, Allah memeliharanya. Nama Daniel berarti “Allah adalah hakimku.” Dalam Perjanjian Lama, sebuah nama memantulkan sifat seseorang. Yesus mempunyai banyak nama yang menunjukkan tabiat-Nya yang banyak. Salah satu contoh luar biasa ditulis dalam Yesaya 9:5 yang berisi nubuatan tentang kelahiran Yesus. Tertulis bahwa “namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.” Yesus disebut Kristus karena Dialah yang dipilih Allah menjadi penyelamat dan Tuhan. Yesus adalah Tuhan yang menyelamatkan, sifat-Nya yang paling penting bagi orang yang terhilang dan memerlukan keselamatan. Nama-Nya menggambarkan kasih sayang-Nya yang sangat besar, pertolongan-Nya yang tak terhingga, dan belas kasihan-Nya yang tulus. Dia adalah Imanuel, Allah yang selalu beserta dengan kita --Daniel Korre/Renungan Harian. NAMA YESUS ADALAH NAMA YANG INDAH DAN AJAIB. Selamat pagi. Selamat beribadah. Selamat melayani. Tuhan Yesus memberkati.

Samuel Sianto-Yestoya Ministry
Maz 119:50 – Inilah penghiburanku dalam sengsaraku, bahwa janji-MU menghidupkan aku! Wow... Janji-NYA pasti digenapi sekarang juga. Inilah kekuatan dan sukacita kita dalam menghadapi masalah. Selamat ibadah dan melayani! Samuel Sianto(SS)-YESTOYA Ministry.

No comments:

Post a Comment