I
AM BLESSED
Lukas
17:7-10. Ayat 10:
“Demikian jugalah kamu.
Apabila kamu telah melakukan segala sesuatu yang ditugaskan kepadamu,
hendaklah kamu berkata: Kami adalah hamba- hamba yang tidak berguna;
kami hanya melakukan apa yang kami harus lakukan.”
Terima kasih ya Tuhan, kalau Engkau mau MENGGUNAKAN hidup kami dengan
cara-cara yang tak pernah terpikirkan oleh kami sebelumnya (karena
sesungguhnya kami adalah hamba-hamba yang ’tidak
berguna‘).
Tolong kami agar hidup ini menjadi alat ditanganmu untuk memberitakan
kebaikan kasihMu. Amin.
Madam
Ossy
SAAT
TEDUH. Rabu, 6 Juli 2016. Fokus Kapada Tuhan. TUHAN akan membalas
kebenaran dan kesetiaan setiap orang, sebab TUHAN menyerahkan engkau
pada hari ini ke dalam tanganku, tetapi aku tidak mau menjamah orang
yang diurapi TUHAN (1 Samuel 26:23). Bagaimana mengampuni orang yang
membuat kita dihukum, padahal kita tidak bersalah? Bisakah kita
mengampuni orang yang membuat kita kehilangan pekerjaan, jauh dari
keluarga, mengalami berbagai kesulitan, karena orang itu dengki pada
kita? Kalau Tuhan memberi kita kesempatan membalas dendam, apa yang
akan kita lakukan? Saul sekali lagi mengejar Daud dengan mendatangi
bukit Hakhila. Setelah Daud membiarkannya hidup di padang gurun
En-Gedi, Saul rupanya belum tenang kalau Daud belum mati. Daud
mengajak orang-orangnya turun ke tempat Saul tidur, dan Abisai
bersedia mengikutinya (ay. 6). Meski dijaga banyak prajurit, uniknya
semuanya tidur nyenyak karena campur tangan Tuhan (ay. 12). Saat
berdiri di samping Saul yang tidur, terbuka lebar kesempatan bagi
Daud menyelesaikan segala kesusahannya. Kalaupun ia tak mau mengotori
tangannya, Abisai mengajukan diri untuk menancapkan tombak sekali
saja pada Saul (ay. 8). Namun, Daud memilih melepaskan peluang untuk
membunuh Saul (ay. 9). Ia sadar dirinya bukan hakim dan Saul adalah
orang yang diurapi Tuhan. Ia pun hanya mengambil tombak dan kendi
Saul, setelah itu mereka pergi. Mengampuni menjadi sulit saat kita
hanya memikirkan kepentingan dan keuntungan pribadi. Mengampuni bisa
kita lakukan saat kita memikirkan Tuhan dan kesejahteraan sesama.
Kita dapat belajar dari Daud untuk mengampuni orang yang berbuat
jahat kepada kita, dan menolak membalas dendam sekalipun ada
kesempatan untuk itu --Richard Tri Gunadi/Renungan Harian. MENGAMPUNI
MENANDAKAN BAHWA KITA LEBIH MENGUTAMAKAN KESEJAHTERAAN SESAMA
DARIPADA KEUNTUNGAN PRIBADI. Selamat pagi. Selamat Hari Raya Idul
Fitri buat teman dan kolega yang merayakan. Selamat berlibur. Selalu
bersyukur. Tuhan Yesus memberkati.
Ibu
Panca – PKS CL 5
Amin
saya berterima kasih juga kepada Tuhan yang memakai hambaNya menjadi
berkat bagi saya, dan yang memotivasi saya dan iman saya dibangunkan
menjadi lebih baik. Thanks Tuhan jadikan kami pekerjamu di dunia ini
untuk menjadi alat tangan kepanjangan Tuhan, amin. Thanks buat Cik
Siu Siang kiranya Tuhan melimpahkan hikmatNya dan memakai beliaunya
lebih heran lagi dan semua itu untuk kemuliaan Tuhan saja. Amin. Gbu
all too.
Xavier
Quentin Pranata
“Ke
mana pun kita berada, hati selalu tertinggal di mana keluarga ada.”
Xavier Quentin Pranata.

No comments:
Post a Comment