Friday, 29 July 2016

29 Juli 2016

I AM BLESSED




Rasul Paulus menjadi TELADAN dalam hidup sebagai “manusia biasa”. Ia bergumul dengan masalah kesehatan, ia juga tersangkut masalah hukum, ia juga harus menghadapi pergumulan dalam hubungan dengan orang lain. Namun dalam segala hal yang ia alami, Rasul Paulus tetap menjadi teladan bagi kita. Di dalam Filipi 3:17, “Saudara-saudara, ikutilah teladanku dan perhatikanlah mereka, yang hidup sama seperti kami yang menjadi teladanmu.” Orang-orang disekitar kita membutuhkan Injil, mereka membutuhkan Tuhan Yesus & mereka mencari sosok yang dapat dipercaya untuk membawa dan mengarahkan mereka kepada Juruselamat kita yang sempurna, untuk itulah kita dipanggil sebagai teladan yang hidup ditengah-tengah mereka . Terima kasih Tuhan Engkau yang Sempurna, mau datang menyambut kami yang tidak sempurna untuk menerima Keselamatan, tolong kami untuk bersikap tulus, apa adanya bahkan menjadi teladan dalam hal kami membawa orang lain untuk datang dan percaya kepadaMu.Amin .

Samuel Sianto-Yestoya Ministry
Maz 103:3 – DIA yang mengampuni segala kesalahanmu, yang menyembuhkan segala penyakitmu! Rohani dulu (diampuni), baru jasmani (disembuhkan). YESUS pertolonganku... DIA bisa mengampuni dan menyembuhkan baik sakit jasmani terlebih rohani! Samuel Sianto(SS)-YESTOYA Ministry.

Xavier Quentin Pranata
Kulit pisang yang seringkali menjungkalkan orang, bukan batang pohonnya.” Xavier Quentin Pranata.

Madam Ossy
SAAT TEDUH. Jumat, 29 Juli 2016. Ciri Orang Hidup. Kita tahu bahwa kita sudah berpindah dari dalam maut ke dalam hidup, yaitu karena kita mengasihi saudara seiman kita. Siapa yang tidak mengasihi, ia tetap di dalam maut (1 Yohanes 3:14). “Mau-maunya kamu berbaik hati menolongnya! Apakah kamu sudah lupa dengan penderitaan yang kamu alami ketika ia masih menjadi pengusaha sukses? Sudah lupa dengan perlakuannya yang kasar hingga membuat kamu telantar? Kamu juga difitnah habis-habisan hingga usahamu gulung tikar!” ujar seorang pria kepada tetangganya. Banyak orang menyatakan kasih hanya sebagai respon atas kebaikan dan kemurahan orang lain. Sebaliknya, kepada orang yang pernah melakukan kesalahan, menolak, atau menyakiti hati, mereka cenderung memperlakukannya secara negatif. Membenci dan melakukan balas dendam. Mereka merasa aneh melihat orang mau mengampuni, menerima, dan mengasihi orang lain. Kita bersyukur karena Kristus mau menyatakan kasih-Nya kepada manusia yang berdosa. Jika Kristus mengikuti hukum dunia, kita tidak akan pernah menerima anugerah keselamatan. Inilah keteladanan yang Dia berikan bagi kita. Menyadari, menerima, dan menghayati kasih Kristus akan menggugah kita untuk memancarkan kasih sejati kepada semua orang, termasuk mereka yang pernah melukai kita. Kita akan tetap mengasihi meskipun diperlakukan dengan kasar, dihina, ditolak, dan dianiaya. Menjadi Kristen berarti memiliki hubungan pribadi dengan Kristus. Hubungan inilah yang menjadi dasar kita dalam memperlakukan sesama. Karena menjadi Kristen berarti menerima anugerah keselamatan, sikap yang tampak dari diri kita bukanlah perbuatan dosa dan cemar, melainkan kasih yang tulus. Kasih menjadi tanda kalau kita benar-benar hidup secara rohani --Endang B. Lestari/Renungan Harian. KASIH KEPADA SESAMA ADALAH CIRI ORANG YANG SUNGGUH-SUNGGUH HIDUP SECARA ROHANI DALAM KEBENARAN TUHAN. Selamat pagi. Happy Friday. Tuhan Yesus memberkati.

Ibu Panca – PKS CL 5
Bukan hanya dengan kata-kata tapi dengan perbuatan. Filipi 3:17, ...ikutlah teladanku dan perhatikanlah mereka yang hidup sama seperti kami yang menjadi teladanmu. Rasul Paulus mengajak orang Filipi untuk mengikuti teladannya, ia seorang Rasul yang dipakai Tuhan luar biasa untuk memberitakan Injil, mengajak orang berdosa untuk mengenal Kristus, teladannya membuat orang terinspirasi, dan membuat orang mempunyai harapan kembali. Ini membuat kita sadar dan mengerti, kiranya bukan hanya mengajak orang lain dengan perkataan-perkataan saja, tapi bagaimana sikap perbuatan kita, itu yang menentukan perbuatan-perbuatan kasih terhadap mereka, membantu/menolong mereka, dan tidak hanya perkataan-perkataan saja tp perbuatan-perbuatan kasih kita, itu yang membuat mereka lebih diperhatikan. Sekecil apapun yang kita lakukan kita sudah menunjukkan kepada dunia bahwa Tuhan yang hidup itu dipermuliakan. Sudahkah kita melakukannya? Selamat pagi, selamat beraktivitas. Gbu.

No comments:

Post a Comment