Monday, 1 December 2014

Kata Pengantar

Kata Pengantar

     
      Shalom! Tak terasa kita sudah berada di penghujung tahun 2014. Saya mengucap syukur kepada Tuhan atas penyertaanNya yang selalu nyata selama tahun 2014 bagi saya dan keluarga. Bila hari ini saya merenungkan waktu yang telah berlalu di tahun ini, “sungguh Engkau telah menjadi tempat perlindunganku, menara yang kuat terhadap musuh.” (Mazmur 61:4). Kalau sampai hari ini saya ada dan hidup dengan luar biasa, sungguh itu adalah karyaNya.
            Kabar duka yang mengejutkan menutup penghujung tahun 2014, yaitu berita hilang-nya pesawat Air Asia. Tidak ada satu orang pun yang menyangka, di tengah-tengah per-siapan liburan dan perayaan menyambut tahun baru, ada berita duka yang menyelimuti kota Surabaya.  Kita  tidak  pernah  tahu apa yang akan terjadi hari esok, bulan depan, tahun depan atau bahkan 1 jam ke depan. Di akhir tahun ini saya banyak belajar mengenai kerendahan hati, juga melalui kejadian Air Asia.             Kerendahan hati berbicara tentang knowing God is God and we are not. Bukan berarti saya berkata bahwa kita harus hidup ketakutan setiap harinya akan hari esok, atau berbicara tentang kematian, sama sekali bukan itu. Tapi berbicara tentang hidup yang lebih bergantung lebih lagi dengan Dia Sang Pencipta. Saya percaya Ia ingin kita semangat untuk hidup setiap hari. Kita harus tetap membuat rencana untuk hari-hari ke depan, itu tanggung jawab kita sebagai anak-anakNya, tetapi berikan Ia tempat untuk membuat keputusannya, entah berkata “ya”, “tidak” atau “belum”. Ketika Allah berkata “tidak” atau “belum” dengan doa-doa yang kita naikkan, hendaknya sikap hati kita bukannya  marah  atau kecewa, justru kita diingatkan betapa tidak ada yang pasti di dunia ini, how fragile this world is.
      Lalu bagaimana kita menghadapi hari-hari yang tidak pasti di dunia? Jawabannya adalah rendah hati dan berserah. Itu bukanlah pilihan, tapi satu-satunya cara untuk hidup, karena hanya Dialah Satu-Satunya harapan kita. “Semoga Allah, sumber pengharapan, meme-nuhi kamu dengan segala sukacita dan damai sejahtera dalam iman kamu, supaya oleh kekuatan Roh Kudus kamu berlimpah-limpah dalam pengharapan.” (Roma 15:13). Tuhan memberkati.



Siu Siang
 

No comments:

Post a Comment