Christmas:
Time For Christ
-Star Stand Still #1-
(Diambil dari khotbah Ps. Lukas Soetopo, 07 Desember 2014)
Matius 2:9-10, “...dan lihatlah, bintang yang mereka lihat
di Timur itu mendahului mereka hingga tiba dan berhenti di atas tempat, di mana
Anak itu berada. Ketika mereka melihat bintang itu, sangat bersukacitalah
mereka.”
STAR STAND STILL (Bintang Berhenti Bergerak) menjadi tema
kita di bulan Desember ini. Mengingatkan kepada kita MUKJIZAT Tuhan yang begitu
luar biasa, yang detail, dalam proses datangnya Juruselamat ke dalam dunia.
Tuhan bisa menggunakan apapun untuk membuat rencanaNya berhasil, oleh karena
itu Tuhan Yesus kita adalah
Tuhan yang tidak terbatas dan mujizatNya tersedia bagi kita!
INTRO:
Orang Majus adalah orang yang captivated dengan
pekerjaan, hobi, dan kesukaan mereka, sampai mereka menemukan sesuatu yang
berharga dan mulia. 1 Yoh 2:17, “...dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya
(semua keinginan akan lenyap), tetapi orang yang melakukan kehendak Allah tetap
hidup selama-lamanya.”
Secara Umum: Ada begitu banyak pendapat ahli dan orang
tentang apa bintang ini. Ada yang beranggapan ini supernova, komet, tabrakan
planet, atau bersatunya beberapa planet. Walaupun asumsi-asumsi ini spektakuler
dan mungkin pas dengan waktu pengumuman kelahiran Raja segala raja ini, Matius
berusaha menjelaskan sesuatu yang lebih dahsyat hanya dari sekedar kejadian
alam.
Lebih dari Umum:
- Bintang itu menunjukkan kelahiran
- Bintang itu menunjukkan ke-Raja-an
- Bintang itu menunjukkan Yahudi
- Bintang itu bergerak dari timur, seperti bintang pada umumnya
- Bintang itu memiliki waktu tampak
- Bintang itu kemungkinan hanya bisa dilihat oleh orang Majus
- Bintang itu terus terlihat selama periode tertentu
- Bintang itu berjalan di depan mereka
- Bintang itu berhenti!
When the STAR STAND STILL, WE ARE REMINDED ABOUT CHRIST'S
STORY. When it's CHRISTMAS TIME, it's always TIME FOR CHRIST (Ketika Bintang
berhenti, kita diingatkan cerita tentang Kristus. Ketika hari Natal, selalu
waktunya bagi dan tentang KRISTUS).
Yesus Kristus harus jadi idol kita, pribadi yang memimpin
kita, satu-satunya yang kita andalkan dan Tuhan dalam hidup kita!
Apa yang harus kita lakukan?
1.
Time to Worship Christ (Saatnya Menyembah
Yesus)
Bisa Anda
banyangkan apa yang orang Majus ini rasakan ketika menjumpai bayi Yesus ini?
Mereka pasti merasakan sesuatu, sampai orang-orang pandai ini, sujud, menyembah
Yesus, walaupun masih dalam bentuk bayi.
Bagaimana
dengan kita? Masihkah kita merasakan kekaguman, hormat, syukur, ketika kita
datang kepada Tuhan? Atau kita sudah tidak lagi menghargai dan menyembah Tuhan?
Apa kita merasa senang-gembira atau biasa-biasa? Apa kita merasa kagum atau
malas? Apa kita merasa bersyukur atau kita merasa tidak perlu dan jadi sombong?
Apa kita amsih cinta hadirat Tuhan atau kita mengabaikan hadirat Tuhan?
Ibrani 10:22, “Karena itu marilah kita menghadap Allah
dengan hati yang tulus ikhlas dan keyakinan iman yang teguh (ini sikap saat
ibadah dan menyembah Tuhan), oleh karena hati kita telah dibersihkan dari hati
nurani yang jahat dan tubuh kita telah dibasuh dengan air yang murni.”
Mazmur
1:1-3, “Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik,
yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan
pencemooh, tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan
Taurat itu siang dan malam. Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air,
yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja
yang diperbuatnya berhasil.”
Semua orang
setiap hari harus saat teduh, menyembah (doa bahasa roh), baca firman! Itu
kekuatan Anda! Lebih dari kekuatan
tubuh dan jiwa, kekuatan roh bisa menghidupkan dan membangun kita!
2.
Time to Exalt Christ (Saatnya Meninggikan
Kristus)
Orang Majus
ketika menjumpai bayi Yesus bukan hanya sujud dan menyembah, tapi mereka
meninggikan Yesus. Mereka bawa mas, mur, dan kemenyan sebagai simbol mereka
meninggikan Yesus! Bagaimana dengan kita, apa yang akan kita lakukan untuk
meninggikan YESUS? Apa yang akan Anda bawa untuk meninggikan YESUS?
Mazmur
22:4, “...Engkaulah Yang Kudus yang bersemayam di atas puji-pujian...” Artinya,
Tuhan tinggal, resides, dwells ketika ada pujian. Pujian, artinya
bukan hanya sekedar kata-kata, tapi isi dan ungkapan hati yang diekspresikan.
Punyai passion / gairah yang menyala-nyala untuk Tuhan ketika setiap
kita datang menyembah.
- Time to Make Him Known (Saatnya Memperkenalkan Memahsyurkan Kristus)
No comments:
Post a Comment