Saturday, 6 December 2014

06 Desember 2014

2 Petrus 3:18, "Tetapi bertumbuhlah dalam kasih karunia dan dalam pengenalan akan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus. Bagi-Nya kemuliaan, sekarang dan sampai selama-lamanya." Bertumbuh dalam penge-nalan akan DIA, akan membuat kita semakin sehat secara rohani. Sudahkah kita semua BERTUMBUH & SEHAT ROHANI?



Respon 1

Maz 111:2, besar perbuatan-perbuatan TUHAN, layak diselidiki oleh semua orang yang menyukainya! Wow, TUHAN ajaib, kita anak-anak-NYA pasti mengalami keajaiban-keajaiban-NYA! Samuel Sianto (SS)-ESTOYA Malang.



Respon 2

Mat 12:20, "Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskanNYA,dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkanNYA, sampai IA menjadikan hukum itu menang." Seperti ilustrasi natal yang mengatakan Tuhan Yesus itu bagaikan pemulung, kita ini sampahnya. Sampah yang bau, kotor, menjijikan tapi Dia mau memilih-milih diantara sampah itu dan menemukan kita untuk didaur ulang untuk dijadikan barang yang bernilai tinggi. Wow, luar biasa ya... Kita yang sudah nggak layak, masih dipilih dan diproses untuk jadi sesuatu yang berguna. Terima kasih Tuhan... Kau sudah memilih aku dan mau memproses kehidupanku supaya aku menjadi indah dihadapanMu dan semua orang. Amin...



Respon 3

SAAT TEDUH. Sabtu, 6 Desember 2014. Batu Peringatan. Supaya semua bangsa di bumi  tahu,  bahwa kuat tangan TUHAN, dan supaya mereka selalu takut kepada TUHAN, Allahmu (Yosua 4:24). Mengasuh dan mem-besarkan anak balita bukanlah pekerjaan yang mudah bagi saya. Rasanya tidak ada hari tan-pa perdebatan dengan Sam kecil yang mulai mempertanyakan banyak hal. Saat ia terlelap tidur, memandang kembali foto bayi Sam membuat kepenatan berkurang. Teringat kembali akan sukacita yang saya rasakan saat ia hadir dalam hidup kami. Juga akan setiap pertolongan Tuhan sepanjang proses kehamilan dan kelahiran yang tidak mudah. Foto bayi Sam menjadi pengingat akan kebaikan dan kesetiaan Tuhan. Kedua belas batu yang diambil dari Sungai Yordan dan ditumpuk menjadi sebuah monumen di Gilgal merupakan pengingat bagi bangsa Israel akan pribadi dan karya Tuhan (ay. 20). Tuhan yang telah memimpin bangsa Israel menyeberangi sungai Yordan (ay. 22). Batu peringatan itu akan menolong generasi demi generasi untuk terus mensyukuri karya Tuhan di dalam seja rah bangsa mereka serta senantiasa hidup sesuai dengan perintah-Nya (ay. 22-23). Tidak hanya berhenti pada keturunan bangsa Israel saja. Keberadaan batu pengingat ini juga men-jadi kesaksian yang hidup bagi bangsa lain sehingga nama Tuhan dan karya-Nya akan dikenal (ay. 24). Adakah "batu peringatan" di dalam hidup kita? Sebuah peringatan di mana kita bisa berdiam sejenak, mengingat kembali karya Tuhan di dalam hidup kita, merayakan kebaikan-Nya, dan menceritakannya kepada orang lain. Di saat iman kita goyah, kesulitan melanda, ingatlah Dia dan karya-Nya! Itu akan memberikan kita kekuatan sekaligus ucapan syukur. INGATAN AKAN KEBAIKAN TUHAN MENGUATKAN KITA MENGHADAPI TANTANGAN HIDUP. Good morning. Happy Weekend. Jesus Christ bless you all.



Respon 4

Mazmur   111:2,   besar  perbuatan-perbuatan TUHAN, layak diselidiki oleh semua orang yang menyukainya! Wow, TUHAN ajaib, kita anak-anak-NYA pasti mengalami keajaiban-keajaiban-NYA! Samuel Sianto (SS)-YESTOYA Malang.



Respon 5

Syalom. Amin... "Dan segala sesuatu telah diletakkan-Nya di bawah kaki Kristus dan Dia telah diberikan-Nya kepada jemaat sebagai Kepala dari segala yang ada." (Efesus 1:22). Terima kasih ibu Siu, selamat beraktivitas. TUHAN YESUS selalu memberkati Ibu dan Keluarga.






No comments:

Post a Comment