Mazmur 73:28, "Tetapi aku, aku suka dekat pada Allah; aku menaruh tempat perlindu-nganku pada Tuhan ALLAH, supaya dapat menceritakan segala pekerjaan-Nya." Ketika kita suka DEKAT dengan Allah, kita PASTI mencerminkan kasihNya melalui cara kita berinteraksi dengan sesama, mengampuni & bahkan kita mengusahakan perdamaian. Terima kasih Tuhan ketika kami DEKAT padaMu, Engkau mengaruniakan kepada kami hikmat & kearifan! Ajar kami mengenalMu lebih lagi agar kami tahu bahwa dalam keputusan penting hidup ini kamipun mentaatiMu. Amin.
Respon 1
Ul 1:29-30, Janganlah gemetar dan takut sebab TUHAN, ALLAHmu, yang berjalan di depanmu, DIAlah yang akan berperang untukmu! Wow sip puol... YESUS tolong saya! Samuel Sianto(SS)-YESTOYA Malang.
Respon 2
Shalom Siu, amin. Thank you ya, aku mau selalu dekat pada BAPA. BAPA peluk kami, dekap kami, bawa kami untuk selalu masuk ke dalam hadiratMU sebab hanya didalam hadiratMU ada sukacita damai sejahtera, kesembuhan, pemulihan. Thank you Jesus.
Respon 3
Salah satu sikap hati negatif (baca: dosa) yang paling kurang dipahami & diwaspadai oleh manusia adalah iri hati -sesuatu yang acapkali dianggap wajar & tidak akan membawa dampak yang besar. Sayangnya, tidak begitu yang dinyatakan oleh Alkitab. Berulangkali dalam berbagai kisah & berbagai generasi, iri hati membuahkan dosa-dosa yang lebih besar & sangat mengerikan dimana rata-rata berakhir dengan pembunuhan atau setidaknya usaha-usaha pembunuhan keji kepada orang yang menjadi sasaran iri hati tersebut. Tengok saja daftar berikut ini: Kain kepada Habel, saudara-saudara Yusuf kepada Yusuf, Saul kepada Daud, Yoab (panglima Daud) kepada Abner (panglima Saul), sampai-sampai tidak kurang Yesus sendiripun disalibkan karena kedengkian orang-orang agamawi di zaman-Nya: "Ia (Pilatus) memang mengetahui, bah-wa mereka telah menyerahkan Yesus karena dengki"~ Mat. 27:18. Iri hati sesungguhnya salah satu perasaan yang paling kuat dimana seolah-olah orang yang ‘dibakar oleh suatu api'. Kecemburuan menjadikan orang tidak bisa berdiam diri sehingga ia harus melakukan sesuatu untuk melampiaskannya. Dalam bentuknya yang positif, kata yang sama yang diterjemahkan sebagai ‘iri hati' juga digunakan untuk menyebutkan sifat yang ‘giat'; ‘menyala-nyala'; ‘berjerih lelah'; dan ‘gairah yang menghanguskan'. Bayangkan jika ini ada dalam diri manusia yang sangat mementingkan diri sendiri, sombong & merasa tidak aman dalam batinnya! Tidak mengherankan apabila orang-orang yang iri hati kemudian tanpa segan melakukan hal-hal yang jahat yang dinyatakan mula-mula melalui perlakuan tidak ramah, lalu sinisme sampai pembunuhan, baik pembunuhan karakter (fitnah) atau pembunuhan jasmani yang sesungguhnya. Kita harus membuang jauh-jauh rasa iri hati yang dengan halus menyusup masuk ke hati kita akibat melakukan perbandingan-perbandingan yang tidak sehat dengan orang lain atau karena rasa tersaingi dalam bidang-bidang kehidupan kita. Karena cinta diri yang begitu kuatlah, iri hati merasuk & merusak kita. Biarlah giat cemburu kita bagi kerajaan-Nya & nama-Nya, bukan karena kepentingan-kepentingan egois kita. Salam revival! GBU.
Respon 4
Mazmur 62:2, "Hanya dekat Allah saja aku tenang, dari pada-Nya lah keselamatanku." Seorang Raja yang sukses dan berlimpah harta menulis bahwa ketenangan hanya didapat ketika dekat dengan Allah. Have a blessed day.
No comments:
Post a Comment