Friday, 12 December 2014

12 Desember 2014

Tanda-tanda mukjizat bertujuan untuk menegaskan amanat & pelayanan Musa (baca: Kel 4:1-30) Manifestasi tanda-tanda mukjizat juga merupakan maksud Allah bagi umatNya & membuktikan kedaulatanNya, dibawah per-janjian yang baru. Markus 16:17-18, "Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh." Amin.



Respon 1

Markus 16:17-18 mengatakan mukjizat me-nyertai orang-orang PERCAYA. Apakah kita termasuk orang-orang yang PERCAYA itu? Ya pastinya... Karena mukjizat setiap hari menyertai kita. Bisa bangun pagi ini, itu suatu mukjizat. Mukjizat bukan cuma hal-hal yang spektakuler tapi lihatlah betapa baiknya Tuhan sampai hari ini buat kita semua. Dia selalu  menyertai  kita, meski kadang kita me rasa ditinggalkan karena masalah yang begitu besar. Mengerti Firman Tuhan dan menghi-dupinya membuat mukjizat itu dapat kita sadari dan syukuri. Happy Friday...



Respon 2

"Kesadaran akan kelemahan seringkali merupakan kekuatan luar biasa yang tidak kita sadari." Xavier Quentin Pranata.



Respon 3

Jalan Tuhan bukanlah yang tercepat dan bukan pula yang termudah. Mazmur 25:10, "Segala jalan TUHAN adalah kasih setia dan kebenaran bagi orang yang berpegang pada perjanjian-Nya dan peringatan-peringatan-Nya."



Respon 4

SAAT TEDUH. Jumat, 12 Des 2014. Tidak Bermental Juara. Maka sekarang, serukanlah kepada  rakyat  itu, demikian: "Siapa yang takut dan gentar, biarlah ia pulang, enyah dari pegunungan Gilead." Lalu pulanglah dua puluh dua ribu orang dari rakyat itu dan tinggallah sepuluh ribu orang. (Hakim-Hakim 7:3) Dalam pertandingan olahraga, keberanian menghadapi lawan adalah syarat penting bagi atlet yang mengincar mahkota juara. Mungkin ia telah mempersiapkan diri sebaik mungkin dengan berlatih, tetapi tetap saja ia baru akan menang jika mampu menaklukkan lawan. Tidaklah mengherankan, banyak atlet yang sebenarnya berpotensi besar untuk menjadi juara, tetapi tidak pernah mewujudkannya karena tidak mampu mengatasi rasa takutnya atau tidak memiliki mental juara. Problem inilah yang melanda sebagian besar orang Israel ketika Tuhan hendak memakai mereka untuk berperang menghadapi bangsa Midian. Tuhan mencari orang-orang yang mampu me-ngalahkan rasa takut mereka! Hari itu 32 ribu orang Israel ingin ikut berperang, tetapi tidak semuanya   memiliki  keberanian  untuk  maju berperang. Ya, ketika Gideon meminta agar mereka yang takut dan gentar untuk pulang, 22 ribu orang dari mereka pun mengundurkan diri. Mereka enggan menghadapi ketakutan mereka. Tidak sedikit orang takut menghadapi persoalan hidupnya. Sekalipun mereka telah mendengar firman bahwa ada tangan Tuhan yang akan terus menjaga mereka, tetap saja mereka tidak percaya. Gideon sempat mengalami situasi ini. Namun, perjumpaan-nya dengan Tuhan mengubah ketakutannya menjadi keyakinan akan janji kemenangan-Nya. Tuhan mengizinkan masalah dalam hidup kita bukan untuk dihindari, melainkan untuk dihadapi dan ditaklukkan. Agar kita semakin percaya bahwa jika Allah di pihak kita, tidak ada yang sanggup melawan kita (Roma 8:31). TUHAN MENJANJIKAN PENYERTAAN SELAMANYA KEPADA KITA, ADAKAH ALASAN UNTUK TAKUT MENGHADAPI PERSOALAN HIDUP? It's Friday again. Morning all… Tuhan Yesus memberkati.








No comments:

Post a Comment