Yohanes 11:4, "Ketika Yesus mendengar kabar itu, Ia berkata: ‘Penyakit itu tidak akan membawa kematian, tetapi akan menyatakan kemuliaan Allah, sebab oleh penyakit itu Anak Allah akan dimuliakan.'" Siapa yang ingin mengalami mukjizatNya? J Datang kepada-Nya dengan KESUNGGUHAN HATI, DIA sungguh NYATA, Dia sungguh ADA, DIA MENGASIHI kita. Amin :)
Respon 1
Yes 50:10, ...Jika hidupmu gelap dan nggak ada cahaya bersinar, baiklah kamu percaya & bersandar kepada-NYA! Andalkan YESUS (berdoa terlebih dahulu) pasti karier, bisnis, keluarga, pelayanan, pendidikan, dll BER-SINAR! Samuel Sianto (SS)-YESTOYA Malang.
Respon 2
SAAT TEDUH. Rabu, 17 Des 2014. Menjadi Domba. TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku. (Mazmur 23:1) Jika kita ditanya tentang hewan yang paling perkasa, biasanya orang menjawab singa. Julukan ini tidaklah berlebihan karena singa memiliki tubuh yang kekar, cakar dan gigi yang tajam, dan auman yang menggetarkan. Kondisi ini terbalik 180 derajat jika dibandingkan dengan domba. Domba adalah hewan yang lemah dan tak memiliki mekanisme pertahanan diri untuk bertahan dari serangan musuh. Uniknya, Raja Daud lebih memilih meng-umpamakan dirinya sebagai domba yang tidak berdaya daripada sebagai singa yang kuat. Ia menyebut Tuhan sebagai "Gembalaku" (ay. 1). Padahal, sebagai raja, ia dapat menjalani kehidupan dengan mengandalkan kekuatan dan kemampuan diri seperti seekor singa. Daud menggambarkan paling tidak enam berkat bagi mereka yang hidup seperti domba yang bergantung pada gembalanya. Mereka tak akan kekurangan (ay. 1), ditempatkan di tempat yang paling baik (ay. 2), tidak akan tersesat karena dituntun pada jalan yang benar (ay. 3), tidak takut bahaya karena disertai gembala mereka (ay. 4), kehidupan mereka terjamin (ay. 5), memiliki hidup yang berlim-pah dengan kebaikan dan kemurahan sepan-jang umur mereka (ay. 6). Tidak jarang kita ingin menjalankan hidup berdasarkan kekuatan dan kemampuan kita sendiri, seperti singa. Firman-Nya menggugah kita untuk me-rendahkan hati dan bergantung pada-Nya, sama seperti domba yang hidupnya bergan-tung pada sang gembala. Tak usah khawatir, semua yang baik sudah disiapkan oleh Gembala kita jika kita mau menjadi domba-Nya. BETAPA JAUH BERBEDA ANTARA MENGANDALKAN DIRI SENDIRI DAN MENGANDALKAN SANG GEMBALA! Selamat Pagi. Tuhan Yesus memberkati.
Respon 3
Pernahkah Anda membayangkan bagaimana nantinya tempat kediaman Anda di sorga? Seperti apakah bentuknya? yang seperti apa yang muncul di pikiran Anda? Lalu, jika pernah Anda membayangkannya, seberapa sering Anda memikirkannya? Pernahkah Anda memikirkannya begitu rupa sehingga Anda sangat menginginkannya? Banyak kali, tanpa terlalu kita sadari, kita lebih condong merancang perjalanan hidup kita selama di dunia ini. Kita mengidamkan rumah (bahkan rumah-rumah) terbaik bagi kita, anak & cucu kita. Kita bersusah payah mengusahakannya. Dengan keringat, air mata, kadang-kadanghingga penat & sakit. Kita berjuang -hingga dikatakan seperti membanting tulang- demi mendapatkan tempat & kehidupan yang lebih baik bagi kita & keluarga kita. Tidak ada salahnya, kita mengadakan waktu untuk merencanakan kehidupan kita di dunia. Tapi jika karena itu kita sering lupa membayang-kan & mengidamkan tempat kekal kita di surga, maka fatal akibatnya. Lebih-lebih iblis tahu kelemahan manusia yang sering masih dikendalikan oleh daging & tak berdaya menghadapi godaan. Yesus berkata, "Apakah guna orang memiliki seluruh dunia tapi kehilangan nyawanya?"~ Mat. 16:24. Akan-kah kepuasan duniawi menutup & mengimba-ngi penyesalan abadi? Manakah yang lebih penting, tempat di dunia atau rumah di surga?
Jadi bukankah ini yang harus kita lakukan & utamakan: merenungkan & membayangkan kemuliaan situasi itu. Memenuhi pikiran kita dengannya agar kita melangkah mantap mengejar perkara-perkara yang di atas. Kerinduan & cita-cita terbesar kita haruslah menghabiskan & menikmati hidup dalam kekekalan bersama Kekasih Jiwa kita. Mereka yang memiliki visi yang tepat tentang surga tidak akan memboroskan segalanya bagi hal-hal dunia atau bermalas-malasan menunggu kematian dengan harapan segera masuk sorga. Mereka akan mengambil bagiannya, hidup dalam kehendak Tuhan: mengumpulkan harta abadi di sorga (Mat. 6:20;1 Kor. 9:25). Yesus berjanji menyediakan tempat bagi kita. itu pasti jauh lebih megah dari rumah terbaik di dunia! Percayakah Anda? Salam revival! GBU.
Wednesday, 17 December 2014
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment