(D)ANGER
(D)Anger Day 29 – Kemarahan yang
Dikuduskan. Apa
maksudnya “kemarahan yang dikuduskan”? Kemarahan yang dikuduskan adalah hal
yang kita semua butuhkan (kita sebagai Gereja) membutuhkan. Ilustrasi contoh
cerita: “One Day with God”/kehidupan yang membutuhkan Kasih/hati seorang Bapa
bagi mereka yang tidak pernah merasakan pelukan seorang Bapa/kehilangan figur
Bapa dalam kehidupannya, pasti akan sangat terluka dan butuh dipulihkan! Kemarahan
karena mengalami hal tersebut membuat Scoty Barnes rindu untuk melakukan
apa yang dibutuhkan oleh anak-anak yang tidak pernah mengalami kasih seorang
Bapa untuk melakukan 1 hari khusus agar anak-anak dapat berjumpa dengan para
orang tua/bapaknya yang ada di dalam penjara (1 Day with God). Jadi kemarahan
yang benar itu perlu dipelihara dan disalurkan, seperti halnya cerita Scoty
Barnes. Apa yang harus kita lakukan: Miliki hati yang membangun bukan
menghancurkan! Kalau kemarahan muncul, pikirkan! Kemarahan ini akan
membangun/menghancurkan? KEMARAHAN APA yang ada dalam diri kita? Baca
lanjutannya besok... Selasa 30 Mei.
#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#(D)ANGERSeries
Note:
Jangan lewatkan Pembacaan Alkitab kita hari ini:
PL: Kitab 2 Tawarikh 7-9
PB: Markus 1:21-45
#LoveGod
#LovePeople
#LoveTheBlble
#IMLoved
GNCC
Pertemanan bisa membuka atau menghalangi masa depan kita.
PILIHLAH TEMAN DENGAN BIJAK. Have a great week. #gncc
Madam Ossy
SAAT TEDUH. Senin, 29 Mei 2017. DOSA DAN PERTOBATAN. Bacaan:
Yunus 3:6-10. Siapa tahu, mungkin Allah akan berbalik dan menyesal serta
berpaling dari murka- Nya yang bernyala-nyala itu, sehingga kita tidak binasa
(Yunus 3:9). Dosa dan kecemaran hidup memang membawa nikmat. Itulah sebabnya
banyak para pembesar, bahkan orang kebanyakan pun melakukannya. Dosa itu bagai
candu yang nikmat, namun menjerat. Dibungkus dengan pesta pora, keceriaan hidup
bersama para sosialita, setiap orang mendambakan untuk bisa mencicipinya.
Setiap orang yang dikuasai dosa tidak mungkin bisa terlepas dengan usaha dan
kesadarannya sendiri. Bersyukur bahwa
TUHAN peduli kepada kemalangan nasib orang berdosa. Ia tak membiarkan seorang
pun binasa. Mari kita lihat apa yang TUHAN perbuat terhadap penghuni kota
Niniwe. Ia mengutus nabi-Nya untuk menyerukan berita hukuman. Namun ketika raja
dan rakyat Niniwe berbalik dari dosanya, memohon belas kasihan-Nya, Allah
segera mengampuni dosanya (ay. 10). Rancangan hukuman Allah tak mungkin gagal,
kecuali dihentikan oleh pertobatan yang sungguh dari si pendosa, yang segera
meraih uluran tangan kasih Allah. Dengan anugerah Allah, setiap orang yang
berdosa dimampukan untuk membersihkan hidupnya, dan memulai suatu hidup yang
baru bersama Allah, yang membawa sukacita yang sesungguhnya. Itulah yang
dialami penduduk kota Niniwe. Adakah sukacita orang yang bertobat itu membawa
sukacita kita juga? Seisi surga bersukacita walau hanya satu orang berdosa yang
bertobat. Apalagi kita, yang pernah merasakan sukacita besar ketika kita
dibebaskan dari jerat dosa, dan diperkenan Allah menjadi rekan sekerja-Nya
untuk mewartakan Injil-Nya dan membimbing orang yang berdosa mengalami
pertobatan dan menerima hidup baru. DOSA MEMBAWA NIKMAT YANG MENJERAT KE DALAM
MAUT, TAPI PENGAMPUNAN ALLAH MEMBAWA KEMERDEKAAN DAN SUKACITA SEJATI. Selamat
pagi. Tuhan Yesus memberkati. #LoveTheBible – Bacaan: 2 Tawarikh 7-9 &
Markus 1:21-45.
Head Department of AOC
*ANTARA TEORI & PRAKTEK*. Sebuah gereja dengan jumlah
jemaatnya +/- 10.000 orang. Waktu Kebaktian Minggu pagi itu, masuklah seorang
gelandangan datang ke gereja 30 menit lebih awal sebelum kebaktian dimulai.
Selama 30 menit, ia berjalan keliling mencari tempat duduk & berusaha
mendekati jemaat yang mulai berdatangan, ttp sayang hanya ada 3 orang yang
menyapa: “hello” kepadanya. Ia juga mencoba meminta uang recehan kepada jemaat
yang ia temui, tetapi tidak ada seorang pun yang mengulurkan tangannya &
memberi uang recehan. Tidak lama setelah itu, ia pun maju ke depan & duduk
di kursi paling depan. Ia pun segera diusir oleh para usher & disuruh duduk
di barisan belakang. Sambil menuju ke belakang, ia menyapa para jemaat, tetapi
banyak mata yang menatapnya dengan pandangan yang sangat merendahkan &
menghakiminya. Gelandangan yang berpakaian lusuh itu duduk mengikuti ibadah
hingga selesai. Tiba saatnya seorang diaken mengumumkan & memanggil nama
gembala sidang yang baru. “Sidang jemaat yang dikasihi TUHAN, tiba saatnya kami
akan memanggil & mengumumkan bapak gembala sidang yang baru, yang diberi
tugas untuk menggembalakan gereja kita ini. Nama gembala kita yang baru
adalah... Ps. JEREMIAH STEEPEK”. Mendengar pengumuman itu jemaat pun berdiri
& bertepuk tangan. Tidak lama setelah itu, seorang gelandangan berdiri di
deretan bangku belakang & berjalan menuju mimbar. Semua mata terbelalak
& kaget. Pdt. JEREMIAH STEEPEK yang tadi menyamar sebagai gelandangan
langsung mengambil mikrofon & diam sejenak. Setelah itu, ia mengutip
ayat-ayat firman dalam Matius 25:31-46. Dan RAJA itu akan berkata kepada mereka
yang di sebelah kanan-NYA: “mari, hai kamu yang diberkati oleh BAPA-KU,
terimalah kerajaan yang telah disediakan bagimu sejak dunia dijadikan. Sebab
ketika AKU lapar, kamu memberi AKU makan; ketika AKU haus, kamu memberi AKU
minum; ketika AKU seorang asing, kamu memberi AKU tumpangan; ketika AKU
telanjang, kamu memberi AKU pakaian; ketika AKU sakit, kamu melawat AKU; ketika
AKU di dalam penjara, kamu mengunjungi AKU.” Maka orang-orang benar itu akan
menjawab DIA, katanya: 'TUHAN, bilamanakah kami melihat ENGKAU lapar dan kami
memberi ENGKAU makan, atau haus dan kami memberi ENGKAU minum? bilamanakah kami
melihat ENGKAU sebagai orang asing, & kami memberi ENGKAU tumpangan, atau
telanjang & kami memberi ENGKAU pakaian? Bilamanakah kami melihat ENGKAU
sakit atau dalam penjara & kami mengunjungi ENGKAU?'” Dan RAJA itu akan
menjawab mereka: 'AKU berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu
lakukan untuk salah seorang dari saudara-KU yang paling hina ini, kamu telah
melakukannya untuk AKU.' Setelah selesai mengucapkan kalimat demi kalimat, ia
mulai menceritakan pengalaman yang ia rasakan sebagai gelandangan sepanjang
pagi di gereja itu. Isak tangis mulai terdengar, banyak jemaat meneteskan air
mata & tidak sedikit yang tertunduk malu. Ia mengakhiri sambutannya dengan
berkata, “pagi ini, saya melihat banyak orang berkumpul dalam gereja, tetapi
hanya sedikit yang benar-benar murid YESUS. Maukah anda menjadi seorang murid?
Bukan sekadar menjadi pengikut?”
Xavier Quentin Pranata
“Ikut-ikutan hal yang baik adalah satu-satunya ikutan-ikutan
yang positif.” Xavier Quentin Pranata.
Ibu Caroline – Bandung
WAKTU PENGANGKATAN SUDAH SANGAT-SANGAT DEKAT! Pastikan
pelitamu tetap menyala. Kesakian oleh: Astrid Kruytzer. Haleluyah... Benar
pengangkatan sudah dekat sekali!!! Hari Senin pagi tanggal 15 Mei 2017 saya
juga mendapat mimpi pengangkatan. Dalam mimpi itu, saya sedang
berbincang-bincang dengan keluarga besar saya, orang tua dan saudara-saudara
saya di ruang tamu. Lalu tiba-tiba ada suara seperti gemuruh dan terompet. Kami
semuapun serentak melihat ke jendela. Di awan-awan nampak sinar yang berupa
lingkaran cahaya yang luar biasa terang dan ditengah-tengah lingkaran itu saya
melihat sosok manusia yang membuka kedua tangannya seperti menyambut. Lalu
sayapun lari keluar sambil mulut saya berseru: “Yesus datang, Yesus
datang...!!” Dan perlahan-lahan tubuh saya terangkat keatas, terasa ringan
sekali. Akan tetapi hanya saya sendiri terangkat. Saya melihat ke bawah. Semua
keluarga saya tertinggal. Saya menyaksikan mereka melihat saya terangkat dengan
wajah sedih dan kebingungan. Dan saya terus terangkat dan tiba disebuah tempat
yang luar biasa indah seperti taman yang dipenuhi bunga-bunga. Tempat itu
begitu terang dan dipenuhi awan kemuliaan Tuhan. Lalu saya melihat ke bumi,
dimana keluarga saya yang tertinggal bersembunyi dan berpencar karena banyak
tentara yang mengejar. Suasana begitu gelap, mencekam. Banyak kehancuran disana
sini. Sulit melukiskannya. Saya menangis karena saya tak menyangka keluarga
saya tertinggal. Dan saya pun terbangun. Lalu Roh Kudus katakan dihati saya
agar beritakan pertobatan kepada keluargaku yang kulihat tertinggal itu. Mimpi
ini adalah mimpi saya yang #ketiga_kalinya_ttg #Rapture. Mimpi ini juga menegur
saya agar jangan sampai memikirkan keselamatan kita sendiri. Tetapi pastikan
agar semua anggota keluarga dan orang-orang yang kita kasihi, sahabat bahkan
siapapun yang kita kenal agar mereka juga tahu akan kebenaran tentang
kedatangan Tuhan Yesus kedua kali sudah diambang pintu dan kita harus sungguh
mempersiapkan diri menyambut kedatanganNya dan layak diangkat kelak. Amen.
Pastikan pelita kita tetap menyala!! Salam Maranatha. Tuhan Yesus memberkati.
#MithFj

No comments:
Post a Comment