Wednesday, 24 May 2017

24 Mei 2017



(D)ANGER




(D)Anger Day 24 – Kemarahan yang Membandel (3). Apa yang harus kita lakukan? Bagian yang ke 3: Kenakanlah/Pakailah KASIH. Kolose 3:12, “Karena itu, sebagai orang-orang pilihan Allah yang dikuduskan dan dikasihi-Nya, kenakanlah BELAS KASIHAN, kemurahan, kerendahan hati, kelemahlembutan dan kesabaran. Rasul Paulus memulai bagian ini dengan “karena itu” = karena saudara/saya terus menerus diperbaharui menurut gambar Allah, sebagai orang-orang pilihan Allah yang dikuduskan dan dikasihiNya. Karena sekarang kita “ada dalam Kristus” maka tidak mengherankan apabila PAKAIAN yang kita kenakan HARUS-lah merupakan gambaran Kristus. Tuhan memanggil kita untuk “BERBELAS KASIH” seperti Yesus yang berbelas kasih kepada orang banyak yang letih lesu dan tidak berdaya (Matius 11:28-29). Kita harus bersikap baik, rendah hati, lemah lembut dan SABAR. Orang yang dikasihiNya, PASTI akan Mengasihi orang lain, Orang yang diampuni pasti suka mengampuni orang lain seperti Tuhan telah mengampuni saya & saudara. Kolose 3:13, “Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan AMPUNILAH seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan TELAH MENGAMPUNI kamu, kamu perbuat jugalah demikian.” Artinya: Pakaian yang kita kenakan adalah keserupaan dengan Kristus, Tuhan pasti akan mengerjakannya dalam hidup orang-orang yang sedang diperbarui/dibangun menjadi lebih baik agar mencapai keserupaan dengan AnakNya: Yesus Kristus. Mari kita fokus kepada apa yang telah Allah kerjakan bagi kita DALAM Kristus & pada keberadaan kita DALAM Kristus. Barulah dengan demikian Hati dan Hidup kita akan DIUBAH-kan. Perubahan Hidup itu HARUS terjadi, dari DALAM kita yang terwujud melalui perbuatan kita. Amin.

#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#(D)ANGERSeries

Note:
Jangan lewatkan Pembacaan Alkitab kita hari ini:
PL: Kitab 1 Tawarikh 22, 23 dan 24
PB: 2 Korintus 11:1-15
#LoveGod
#LovePeople
#LoveTheBlble
#IMLoved

Bp. Sadrak Soewargo – Citraland
HANYA MENGANDALKAN TUHAN. Daniel 6:20, “Pagi-pagi sekali ketika fajar menyingsing, bangunlah raja dan pergi dengan buru-buru ke gua singa.” Daniel 6:21, “dan ketika ia sampai dekat gua itu, berserulah ia kepada Daniel dengan suara yang sayu. Berkatalah ia kepada Daniel: 'Daniel, hamba Allah yang hidup, Allahmu yang kausembah dengan tekun, telah sanggupkah Ia melepaskan engkau dari singa-singa itu?'” Daniel 6:22, “Lalu kata Daniel kepada raja: 'Ya raja, kekallah hidupmu!'” Daniel 6:26, “Kemudian raja Darius mengirim surat kepada orang-orang dari segala bangsa, suku bangsa dan bahasa, yang mendiami seluruh bumi, bunyinya: 'Bertambah-tambahlah kiranya kesejahteraanmu!'” Daniel 6:27, “Bersama ini kuberikan perintah, bahwa di seluruh kerajaan yang kukuasai orang harus takut dan gentar kepada Allahnya Daniel, sebab Dialah Allah yang hidup, yang kekal untuk selama-lamanya; pemerintahan-Nya tidak akan binasa dan kekuasaan-Nya tidak akan berakhir.” Keberanian Daniel melawan arus dan tetap percaya dan taat kepada TUHAN, membuat mukjizat yang membukakan raja Darius bahwa Allah Daniel adalah Allah yang Hidup dan Kekal selama-lamanya.Dan karena Imannya pula Daniel mendapatkan kekuasaan, kelimpahan dari TUHAN melalui raja Darius. Keberanian dan Iman kita dalam mengutamakan TUHAN , akan membantu kita melawan arus yang ada disekitar kita - terutama arus karaguan terhadap TUHAN. Banyak pribadi mengandalkan TUHAN saat susah, mencari TUHAN sebagai ‘alat’ untuk keluar-menghindar masalah yang dibuatnya sendiri.TUHAN akan hadir kepada pribadi yang hanya mengadalkan NYA-Dia tidak akan pernah meninggalkan sedetikpun kepada nya.Percaya dan mulailah berseru Hanya Kepada NYA.Heran dan Mukjizat akan selalu menyertai kita. Tuhan Yesus, terima kasih atas kesetiaan MU sampai saat ini mendampingi dalam setiap langkah - walau kadang kami mengecewakan Mu… Jesus Love You. Bacaan Alkitab Setahun: Ester 1-4. #jesusloveyou #saatteduh #firmantuhan #renunganharian #megandalkantuhan
Anda diberkati - Like Page FB #jesusloveyou1006

Madam Ossy
Rabu, 24 Mei 2017. Bacaan: 1 Tawarikh 29:1-9. Setahun: 2 Tawarikh 10-13. Nas: Lagipula oleh karena cintaku kepada rumah Allahku, maka sebagai tambahan pada segala yang telah kusediakan bagi rumah kudus, aku dengan ini memberikan kepada rumah Allahku dari emas dan perak kepunyaanku sendiri (1 Tawarikh 29:3). Karena Cinta. Ayah saya bekerja sebagai pegawai toko. Penghasilannya tidak besar. Namun, ketiga anaknya, termasuk saya, bisa kuliah. Pada 1988, saat kakak kedua kuliah, terjadi krisis moneter. Ayah dan Ibu terus mendukung kami kuliah karena cinta. Meskipun uang yang ada bisa dipakai untuk cicilan motor atau membeli baju baru, mereka tidak melakukannya. Gaya hidup mereka sangat sederhana. Mereka ingin ketiga anak mereka memiliki kehidupan yang lebih baik. Salah satu kerinduan terbesar Daud adalah membangun Bait Suci. Meskipun yang membangunnya Salomo, Daud mengumpulkan persembahan sangat besar untuk pembangunan Bait Suci. Ia memberikan hartanya sendiri: 3.000 talenta emas dan 7.000 talenta perak. Satu talenta kira-kira 34 kilogram. Jadi, Daud mempersembahkan 102 ton emas dan 238 ton perak. Tindakan Daud menginspirasi rakyatnya sehingga mereka pun menyatakan kerelaan untuk turut menyumbang bagi pembangunan Bait Suci (ay. 6). Cinta kepada rumah Allah itulah yang membuat Daud bersedia berkorban dan mengusahakan yang terbaik (ay. 3). Daud bisa saja memakai harta itu untuk kesenangannya sendiri. Namun, ia memakainya untuk memberikan yang terbaik bagi Tuhan. Segala milik kita bersumber dari Tuhan. Karena begitu besar cinta Tuhan kepada kita, Dia memberikan segalanya. Kita bisa berhasil pun karena campur tangan Tuhan. Marilah kita berterima kasih kepada Tuhan dan orang-orang yang mencintai kita. Ketika mengerjakan sesuatu dengan cinta, kita akan melakukan yang terbaik –RTG. KARENA CINTA, KITA RELA MEMBERI DAN MELAKUKAN YANG TERBAIK.

No comments:

Post a Comment