Thursday, 25 May 2017

25 Mei 2017

(D)ANGER






(D)Anger Day 25 – Penguasaan Diri. Tidak dapat dipungkiri bahwa ada kalanya setiap kita dicobai hingga kemarahan kita mudah tersulut, namun melalui karya Roh Kudus yang ada didalam hidup kita, kita dapat belajar. Untuk mengendalikan amarah kita. Tidak ada cara yang lebih baik selain kita MENGUASAI DIRI dengan sikap hati yang lemah lembut (Galatia 5:22-23). Ayat 22: “Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan,” ayat 23: “KELEMAHLEMBUTAN, PENGUASAAN DIRI. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu.” Bapa di dalam surga, beri kami hati yang baru hati yang lemah. Lembut, jadikan kami orang-orang yang senantiasa membawa damai, beri kami Penguasaan Diri sehingga kami dapat menaklukan amarah karena kami tahu orang yang dapat menaklukan amarah sudah menaklukkan musuh yang kuat. Dan orang yang sabar melebihi seorang pahlawan (Amsal 6:22). Amin.

#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#(D)ANGERSeries

Note:
Jangan lewatkan Pembacaan Alkitab kita hari ini:
PL: Kitab 1 Tawarikh 25, 26 dan 27
PB: 2 Korintus 11:16-33
#LoveGod
#LovePeople
#LoveTheBlble
#IMLoved

Madam Ossy
SAAT TEDUH. Kamis, 25 Mei 2017. NAIK KE SURGA UNTUK APA? Bacaan: Kisah Para Rasul 1:6-11. Tetapi kamu akan menerima kuasa bilamana Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi (Kisah Para Rasul 1:8). Pernah sedih karena ditinggal kekasih? Hati rasa “biru” bukan? Sedih amat dalam, di hati ada yang hilang. Itulah tanda dia dekat di hati. Makin dekat, makin sakit bila ia menghilang. Itu sebabnya bila sahabat akan berpisah mereka memberikan “sentuhan” yang hangat. “Sentuhan” yang dimintakan kepada Yesus adalah pemulihan kerajaan bagi Israel. Yesus boleh pergi, tapi para murid “diwarisi” pemulihan Israel. Permintaan yang hebat, terasa saleh dan berwibawa. Namun, bagi Yesus ada hal yang lebih penting untuk dikerjakan para murid. Soal kapan pemulihan kerajaan adalah urusan Allah. Para murid punya urusan lain, yang memang menjadi bagian mereka, yakni dipanggil untuk menjadi saksi Kristus sampai ke ujung bumi. Namun bukan sembarang saksi, mereka diminta menjadi saksi dalam penyertaan kuasa Roh Kudus. Kuasa (dunamos), berarti daya, yang membangkitkan kekuatan, seperti kata dinamo. Kekuatan itu adalah dari Roh Kudus, bukan kekuatan karena kehebatan sendiri. Karena karya Roh Kudus, para murid yang orang biasa dan sederhana dapat menjadi luar biasa-menjadi peneguh karya Yesus Kristus. Jadi Yesus naik ke surga supaya kita tahu bahwa sekarang tugas ada di pundak kita. Tugas menjadi saksi itu tidak gampang. Ada risikonya. Tapi para murid diingatkan bahwa mereka tidak sendirian. Ada Roh Kudus yang menyertai. Kita juga orang biasa. Orang kecil. Tapi kita boleh meyakini bahwa kita membawa “dinamo” Roh Kudus, agar jalanan yang gelap boleh terterangi oleh lampu yang kita bawa. JANGAN TAKUT! Selamat pagi. Selamat beribadah. Tuhan Yesus memberkati. #LoveTheBible – Bacaan: 1 Tawarikh 25-27 & 2 Korintus 11:16-33.

No comments:

Post a Comment