Thursday, 1 December 2016

KATA PENGANTAR

SPECTACULAR CHRISTMAS




KATA PENGANTAR

Apakah kita melalui tahun 2016 dengan “tahan uji”? Banyak hal yang sudah saya alami, tantangan demi tantangan hampir setiap saat ada didepan saya. Dari Kewajiban Keuangan yang harus diselesaikan, proses belajar menawarkan sesuatu yang tidak pernah saya lakukan sebelumnya, proses belajar sesuatu yang baru di tempat bekerja, semua sudah saya lewati ditahun 2016. Apakah kita sudah keluar sebagai PEMENANG ditahun ini? Saya belajar banyak dari tokoh “Yusuf” yang digambarkan sangat luar biasa. Ia punya sikap yang selalu 'berserah” pada Tuhan. Yusuf suka berDOA. Doa memang kelihatannya sepele, tetapi yakinlah bahwa DOA adalah sumber kekuatan Iman kita. Firman Tuhan berkata di Yudas 1:20, “Akan tetapi kamu, saudara-saudaraku yang kekasih, bangunlah dirimu sendiri di atas dasar imanmu yang paling suci dan BERDOAlah dalam Roh Kudus.” Yusuf pun digambarkan tidak pernah mengeluh, peristiwa-peristiwa yang ia alami tidak membuatnya membenci saudara-saudaranya. Ia pun terus meminta Tuhan untuk menguatkan & menyertainya. Firman Tuhan-lah yang menjadi kekuatan saya: 2 Kor 4:8-9, 8Dalam segala hal kami ditindas, namun tidak terjepit; kami habis akal, namun tidak putus asa; 9kami dianiaya, namun tidak ditinggalkan sendirian, kami dihempaskan, namun tidak binasa.”

Tak terasa juga kalau Bible Messages yang saya baca setiap pagi sudah berjalan 5 tahun (2012-2016), bukan oleh kekuatan diri sendiri, tapi “hanya oleh anugerahNya semata”, “Only By His Grace” saya masih diberi kesempatan berbagi. Kerinduan saya: apa yang sudah saya kerjakan, boleh semakin menginspirasi kita semua untuk semakin cinta akan hadiratNya, semakin hati kita dimurnikan dan dikuduskanNya, semakin punya passion dan power, semakin serupa dengan Kristus itu tujuan hidup kita. Harta bagi orang dunia adalah emas dan perak, tetapi bagi kita orang percaya, harta kita yang paling berharga adalah Firman Tuhan. Mazmur 119:72, “Taurat yang Kausampaikan adalah baik bagiku, lebih dari pada ribuan keping emas dan perak.”

Meskipun tidak mudah untuk melewati tahun 2016, saya ingin berkata dengan teguh bahwa penyertaanNya luar biasa, sekalipun banyak air mata dan tantangan tetapi Tuhan tidak meninggalkan saya sendirian. Hanya Firman Tuhan, itulah “makanan” yang “menguatkan” hidup saya.

3Dan bukan hanya itu saja. Kita malah bermegah juga dalam kesengsaraan kita, karena kita tahu, bahwa kesengsaraan itu menimbulkan KETEKUNAN, 4dan KETEKUNAN menimbulkan TAHAN UJI dan TAHAN UJI menimbulkan PENGHARAPAN. 5Dan PENGHARAPAN tidak mengecewakan, karena KASIH Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita” (Roma 4:3-5). Amin.

Bagaimana dengan saudara-saudaraku semua? Apakah kita sudah Tahan Uji dan keluar sebagai PEMENANG atas tantangan yang kita hadapi selama 2016?

-- Kwee Siu Siang

No comments:

Post a Comment