Tuesday, 20 December 2016

20 Desember 2016

SPECTACULAR CHRISTMAS




Yohanes 15:11, “Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya sukacita- Ku ada di dalam kamu dan sukacitamu menjadi penuh.” Sukacita/kegembiraan tidak hanya milik anak-anak atau hanya terjadi saat menjelang Natal. Sukacita hadir saat kita mengalami keHADIRAN Kristus dalam hidup kita setiap hari . Pada malam sebelum DIA mati dikayu salib, DIA mengungkapkan KasihNya yang berlimpah atas mereka bahwa DIA telah mengasihi mereka. Sama seperti Bapa telah mengasihiNya (Yoh 15:9). Bahkan DIA berkata: kepada murid-muridNya Semuanya itu kukatakan kepadamu supaya sukacita-KU ada didalam kamu dan sukacitamu menjadi penuh (ayat 11). Hati kita dapat dipenuhi sukacita melalui Yesus Kristus karena kasihNya yang begitu melimpah bagi kita semua. Sukacita-Nya ADA dalam setiap musim kehidupan kita. Amin.

Madam Ossy
SAAT TEDUH. Selasa, 20 Desember 2016. KASIH YANG PALSU. Hai suami, kasihilah istrimu sebagaimana Kristus telah mengasihi jemaat dan telah menyerahkan diri- Nya baginya (Efesus 5:25). “Kita cerai!” Teriakan disertai kemarahan seperti ini biasa menghiasi sinetron yang ditayangkan televisi kita. Sayangnya, hal ini juga mulai biasa terjadi dalam kehidupan nyata, tidak terkecuali di tengah orang Kristen. Sudah tidak lagi saling mengasihi, begitu alasan yang sering dipakai. Lalu ke manakah kasih yang dahulu ketika memulai pernikahan? Sudah habis? Luntur? Ataukah memang kasihnya hanya berkualitas palsu? Firman Allah memerintahkan pasangan suami-istri untuk membangun hubungan pernikahan di atas dasar kasih Kristus. Suami dipanggil untuk mengasihi istrinya seperti Kristus mengasihi jemaat (ay. 25), ada pun istri dipanggil untuk menundukkan diri pada suami seperti kepada Tuhan (ay. 22). Hubungan kasih antara Kristus dan jemaat menjadi tolok ukur hubungan kasih suami-istri (ay. 32). Kasih Kristus yang kekal adalah dasar yang teguh untuk membangun hubungan pernikahan di tengah dunia yang berubah-ubah dan penuh tantangan ini. Jika Allah tidak hadir dalam hidup seseorang, mustahil baginya untuk mengalirkan kasih yang sejati kepada pasangannya. Ia tidak memiliki sumber kasih yang sejati. Sumber kasihnya hanyalah perasaan yang bisa memudar, ketertarikan fisik, atau hal-hal lain yang fana, bukan kasih Kristus yang kekal. Sebaliknya, ketika kita tinggal di dalam kasih Kristus, kasih-Nya itu akan mengalir dari hati kita kepada pasangan kita. Kasih-Nya yang sempurna akan memampukan kita mengasihi dan menghormati pasangan kita yang tidak sempurna. KEHADIRAN ALLAH DI DALAM HATI ADALAH JAMINAN AKAN ADANYA KASIH YANG SEJATI. Selamat pagi. Selamat berkarya. Tuhan Yesus memberkati.

Xavier Quentin Pranata
Kekurangajaran yang dibiarkan akan menimbulkan bencana di kemudian hari.” Xavier Quentin Pranata.

Bp. Budi – PT. Multipack Unggul
FOKUSLAH KE DEPAN. Pdt Brian Houston memulai Gereja Hillsong dari semua yang serba kecil & terbatas. Hillsong masih merupakan Gereja kecil waktu itu, ia juga hanya diberi kesempatan berkhotbah di channel radio pada pukul 4 subuh, & disiarkan di kota yang penduduknya sangat jarang, apalagi di jam-jam itu. Namun Pdt. Brian memutuskan melihat ke depan, semua yang ia lakukan akan menjadi pelayanan yang besar. Kita melihat sekarang, Hillsong menjadi Gereja Terbesar di Aussy, memiliki Sekolah Alkitab dengan ribuan mahasiswa dari mancanegara. Stasiun TV mereka disiarkan tidak saja di Aussy, namun sampai ke seluruh dunia. Pdt. Brian memiliki Prinsip yang dapat kita pelajari, tidak melihat yang sekarang, namun melihat apa yang di depan dari apa yang kita kerjakan sekarang. Dalam hidup kita, apa yang kita lihat sekarang? Merintis Usaha Kecil? Menangani Proyek Minor? Membawahi hanya beberapa karyawan? Omzet atau Gaji yang masih sangat kecil? Sekecil apapun kita memulainya, lihatlah dengan mata iman, apa yang terjadi di waktu yang akan datang. JANGAN FOKUS & TERGANGGAU dengan APA yang KITA LIHAT SEKARANG, TAPI FOKUSKAN dengan APA yang ADA DI DEPAN. Jangan biarkan segala Keterbatasan kita sekarang ini Membunuh Pengharapan kita di masa depan. Ingatlah, bahwa tidak ada orang yang tiba-tiba BESAR. Mereka mengawali dari sesuatu yang KECIL & SEDERHANA, namun karna mereka PUNYA VISI, PENGHARAPAN & FOKUS yang Jelas di masa depan, mereka akhirnya BERKEMBANG menjadi BESAR. BIJI SESAWI MEMANG KECIL, NAMUN BISA BERKEMBANG MENJADI POHON BESAR!!! ”Hal Kerajaan itu seumpama biji sesawi yang ditaburkan di tanah. Memang biji itu yang paling kecil dari pada segala jenis benih yang ada di bumi. Tetapi apabila ia ditaburkan, ia tumbuh dan menjadi lebih besar dari pada segala sayuran yang lain dan mengeluarkan cabang-cabang yang besar, sehingga burung-burung di udara dapat bersarang dalam naungannya” (Matius 4:31-32). God bless you all.

No comments:

Post a Comment