SPECTACULAR
CHRISTMAS
Yohanes
15:11, “Semuanya
itu Kukatakan kepadamu, supaya sukacita- Ku ada di dalam kamu dan
sukacitamu menjadi penuh.”
Sukacita/kegembiraan tidak hanya milik anak-anak atau hanya terjadi
saat menjelang Natal. Sukacita hadir saat kita mengalami keHADIRAN
Kristus dalam hidup kita setiap hari .
Pada malam sebelum DIA mati dikayu salib, DIA mengungkapkan KasihNya
yang berlimpah atas mereka bahwa DIA telah mengasihi mereka. Sama
seperti Bapa telah mengasihiNya (Yoh 15:9). Bahkan DIA berkata:
kepada murid-muridNya Semuanya itu kukatakan kepadamu supaya
sukacita-KU ada didalam kamu dan sukacitamu menjadi penuh (ayat 11).
Hati kita dapat dipenuhi sukacita melalui Yesus Kristus karena
kasihNya yang begitu melimpah bagi kita semua. Sukacita-Nya ADA
dalam setiap musim kehidupan kita. Amin.
Madam
Ossy
SAAT
TEDUH. Selasa, 20 Desember 2016. KASIH YANG PALSU. Hai suami,
kasihilah istrimu sebagaimana Kristus telah mengasihi jemaat dan
telah menyerahkan diri- Nya baginya (Efesus 5:25). “Kita cerai!”
Teriakan disertai kemarahan seperti ini biasa menghiasi sinetron yang
ditayangkan televisi kita. Sayangnya, hal ini juga mulai biasa
terjadi dalam kehidupan nyata, tidak terkecuali di tengah orang
Kristen. Sudah tidak lagi saling mengasihi, begitu alasan yang sering
dipakai. Lalu ke manakah kasih yang dahulu ketika memulai pernikahan?
Sudah habis? Luntur? Ataukah memang kasihnya hanya berkualitas palsu?
Firman Allah memerintahkan pasangan suami-istri untuk membangun
hubungan pernikahan di atas dasar kasih Kristus. Suami dipanggil
untuk mengasihi istrinya seperti Kristus mengasihi jemaat (ay. 25),
ada pun istri dipanggil untuk menundukkan diri pada suami seperti
kepada Tuhan (ay. 22). Hubungan kasih antara Kristus dan jemaat
menjadi tolok ukur hubungan kasih suami-istri (ay. 32). Kasih Kristus
yang kekal adalah dasar yang teguh untuk membangun hubungan
pernikahan di tengah dunia yang berubah-ubah dan penuh tantangan ini.
Jika Allah tidak hadir dalam hidup seseorang, mustahil baginya untuk
mengalirkan kasih yang sejati kepada pasangannya. Ia tidak memiliki
sumber kasih yang sejati. Sumber kasihnya hanyalah perasaan yang bisa
memudar, ketertarikan fisik, atau hal-hal lain yang fana, bukan kasih
Kristus yang kekal. Sebaliknya, ketika kita tinggal di dalam kasih
Kristus, kasih-Nya itu akan mengalir dari hati kita kepada pasangan
kita. Kasih-Nya yang sempurna akan memampukan kita mengasihi dan
menghormati pasangan kita yang tidak sempurna. KEHADIRAN ALLAH DI
DALAM HATI ADALAH JAMINAN AKAN ADANYA KASIH YANG SEJATI. Selamat
pagi. Selamat berkarya. Tuhan Yesus memberkati.
Xavier
Quentin Pranata
“Kekurangajaran
yang dibiarkan akan menimbulkan bencana di kemudian hari.” Xavier
Quentin Pranata.
Bp.
Budi – PT. Multipack Unggul
FOKUSLAH
KE DEPAN. Pdt Brian Houston memulai Gereja Hillsong dari semua yang
serba kecil & terbatas. Hillsong masih merupakan Gereja kecil
waktu itu, ia juga hanya diberi kesempatan berkhotbah di channel
radio pada pukul 4 subuh, & disiarkan di kota yang penduduknya
sangat jarang, apalagi di jam-jam itu. Namun Pdt. Brian memutuskan
melihat ke depan, semua yang ia lakukan akan menjadi pelayanan yang
besar. Kita melihat sekarang, Hillsong menjadi Gereja Terbesar di
Aussy, memiliki Sekolah Alkitab dengan ribuan mahasiswa dari
mancanegara. Stasiun TV mereka disiarkan tidak saja di Aussy, namun
sampai ke seluruh dunia. Pdt. Brian memiliki Prinsip yang dapat kita
pelajari, tidak melihat yang sekarang, namun melihat apa yang di
depan dari apa yang kita kerjakan sekarang. Dalam hidup kita, apa
yang kita lihat sekarang? Merintis Usaha Kecil? Menangani Proyek
Minor? Membawahi hanya beberapa karyawan? Omzet atau Gaji yang masih
sangat kecil? Sekecil apapun kita memulainya, lihatlah dengan mata
iman, apa yang terjadi di waktu yang akan datang. JANGAN FOKUS &
TERGANGGAU dengan APA yang KITA LIHAT SEKARANG, TAPI FOKUSKAN dengan
APA yang ADA DI DEPAN. Jangan biarkan segala Keterbatasan kita
sekarang ini Membunuh Pengharapan kita di masa depan. Ingatlah, bahwa
tidak ada orang yang tiba-tiba BESAR. Mereka mengawali dari sesuatu
yang KECIL & SEDERHANA, namun karna mereka PUNYA VISI,
PENGHARAPAN & FOKUS yang Jelas di masa depan, mereka akhirnya
BERKEMBANG menjadi BESAR. BIJI SESAWI MEMANG KECIL, NAMUN BISA
BERKEMBANG MENJADI POHON BESAR!!! ”Hal Kerajaan itu seumpama biji
sesawi yang ditaburkan di tanah. Memang biji itu yang paling kecil
dari pada segala jenis benih yang ada di bumi. Tetapi apabila ia
ditaburkan, ia tumbuh dan menjadi lebih besar dari pada segala
sayuran yang lain dan mengeluarkan cabang-cabang yang besar, sehingga
burung-burung di udara dapat bersarang dalam naungannya” (Matius
4:31-32). God bless you all.

No comments:
Post a Comment