Wednesday, 21 December 2016

21 Desember 2016

SPECTACULAR CHRISTMAS




Natal Itu DAMAI. Efesus 2:14, “Karena Dialah damai sejahtera kita, yang telah mempersatukan kedua pihak dan yang telah merubuhkan tembok pemisah, yaitu perseteruan.” Di DALAM Yesus kita dapat menemukan kedamaian abadi & keseimbangan hidup dengan sesama. Itulah pesan Natal yang spektakuler yang sanggup mengubahkan hidup . Di dalam nubuat nabi Yesaya mengenai Mesias, kita membaca namaNya disebut Penasihat Ajaib, Allah Perkasa, Bapa yang kekal, RAJA DAMAI (Yesaya 9:5). Dengan kematianNya dikayu salib, Yesus merobohkan tembok pemisah diantara kita dan Allah, karena DIAlah RAJA DAMAI (Efesus 2:14). Amin.

Tante Elisabeth – NTT
Ya amin! Menjalani kehidupan 'di dalam Dia' adalah sebuah keharusan bagi setiap kita. Efesus 1:11-12 – Aku katakan “didalam Kristus”, karena di dalam Dialah kami mendapat bagian yang dijanjikan untuk menerima bagian itu sesuai dengan maksud Allah, yang di dalam segala sesuatu bekerja menurut keputusan kehendakNya-supaya kami, yang sebelumnya telah menaruh harapan pada Kristus, boleh menjadi puji-pujian bagi kemuliaanNya. Dapat dikatakan, 'di dalam Kristus' adalah suatu kondisi rohani (state of life) yang dinikmati oleh seseorang yang mejagai hati haus -laparakan kebenaran & realita Tuhan yang ia terima saat menjadi Ciptaan Baru. Happy Christmas day. Morning. JBU all.

Madam Ossy
SAAT TEDUH. Rabu, 21 Desember 2016. MAKANAN PERAYAAN NATAL. Yesus menjawab mereka, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, kamu mencari Aku, bukan karena kamu telah melihat tanda-tanda, melainkan karena kamu telah makan roti itu dan kenyang” (Yohanes 6:26). Pada suatu bulan Desember, seorang kawan yang tak pernah ke gereja tiba-tiba dengan antusias mengajak saya datang ke perayaan Natal di sebuah gereja. “Ada makan gratis, lho. Musik dan dramanya juga bagus,” ucapnya. Saya lalu bertanya, ia pergi ke gereja untuk mencari makan gratis atau mencari Tuhan. “Ya cari makan gratis dan pertunjukan gratis. Setahun sekali gitu, lho,” jawabnya. Sepanjang bulan itu ia rajin datang ke beberapa gereja yang menyediakan makanan dan pertunjukan menarik untuk merayakan Natal. Tidak mengherankan kalau ada orang yang datang ke gereja bukan untuk mencari Tuhan dan bersekutu dengan-Nya, melainkan mencari hal-hal duniawi. Mulai dari ingin usahanya diberkati, mendapat pasangan, mendapat banyak teman, sampai mendapat hiburan dan makan gratis. Ribuan tahun lalu, Yesus sudah mengalami sendiri banyak orang datang mencari Dia bukan karena Kerajaan Allah dan kebenarannya, melainkan demi makanan. Mereka bersemangat mencari Yesus karena Dia bisa mengadakan mukjizat, bisa mengenyangkan perut ribuan orang. Dia berkata kepada mereka, agar mereka bekerja bukan untuk makanan yang dapat binasa, melainkan untuk makanan yang bertahan sampai kepada hidup yang kekal. Yesus menyuruh mereka percaya kepada Dia yang telah diutus Allah. Makanan, uang, pekerjaan, dan hal-hal duniawi lainnya hanyalah bonus. Mari kita datang ke gereja untuk mencari Tuhan, menyembah dan memuji Dia, melakukan Firman-Nya sehingga kita bisa mengalami Kerajaan Allah dan kebenarannya. KITA PERCAYA YESUS BUKAN KARENA MENCARI PERKARA DUNIAWI, NAMUN SUPAYA HIDUP SETURUT DENGAN FIRMAN-NYA. Selamat pagi. Tuhan Yesus memberkati.

Bp. Budi – PT. Multipack Unggul

JADILAH BIJAK. Tinggal beberapa hari lagi, tahun 2016 akan berlalu, tiba-tiba jadi teringat masa lalu, kehidupan manusia berlalu dengan cepatnya. Banyak sekali yang telah dilalui, ada yang lancar, ada juga yang penuh rintangan, ada yang penuh kegembiraan, ada pula yang penuh kegetiran, semua pasti mengalaminya. Itulah kehidupan manusia. Saat kita 20 tahun, merasa sungguh enak kalau kita tampan atau cantik. Saat kita 30 tahun, merasa sungguh enak andaikan kita kembali muda lagi. Saat kita 40 tahun, merasa sungguh enak andai kita punya banyak uang. Saat kita 50 tahun, merasa ada kesehatan sungguh enak sekali. Saat kita 60 tahun, merasa untuk dapat hidup aja sudah sangat bagus. Saat kita 70-80 tahun, merasa kenapa hidup ini serasa sangat singkat sekali. Sebenarnya hidup ini tidak perlu merasa disesali, tidak perlu merasa diri ini tampan atau cantik atau jelek, tidak perlu saling menyalahkan, mencari siapa yang benar siapa yang salah. INGATLAH, YANG PENTING BUKAN BERAPA LAMA KITA MAMPU HIDUP DI DUNIA INI, YANG TERPENTING ADALAH BAGAIMANA KITA MENGISI HIDUP INI DENGAN HAL HAL YANG BERGUNA! Tak ada waktu yang bisa kembali, jadi jangan pernah melalukan suatu kesalahan, atau minimalkan kesalahan & maksimalkan yang terbaik dari dalam diri kita, sehingga pada saat tua nanti, kita tak akan menyesali hidup kita. Hidup ini indah asalkan kita mampu mengerti apa yang harus kita lakukan, nikmatilah hidup ini! “dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat. Sebab itu janganlah kamu bodoh, tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak Tuhan” (Efesus 5:16-17). Semoga saudara-saudaraku semua diberkati hidup penuh Kesehatan, Kebahagiaan & Kesuksesan... God bless you all.

No comments:

Post a Comment