SPECTACULAR
CHRISTMAS
Kilas
Balik 2016 (6) - TETAP ANTUSIAS/TETAP SEMANGAT.
Ketika Rasul Paulus menuliskan surat untuk jemaat dimanapun yang ia
bina/mentoring
tidak terkecuali kepada jemaat di Tesalonika, ia selalu memberikan
dorongan/motivasi/kata-kata yang selalu menguatkan. Ia berkata dalam
1 Tesalonika 4:1, “Akhirnya,
saudara-saudara, kami minta dan nasihatkan kamu dalam Tuhan Yesus:
Kamu telah mendengar dari kami bagaimana kamu harus hidup supaya
berkenan kepada Allah. Hal itu memang telah kamu turuti, tetapi
baiklah kamu melakukannya LEBIH BERSUNGGUH SUNGGUH lagi.”
Amin. Saya percaya kita semua sudah menjalani kehidupan kita
masing-masing dengan baik di tahun 2016 bersama DIA. Firman Tuhan
pagi hari ini meminta kita: ...Tetapi baiklah kamu melakukannya LEBIH
BERSUNGGUH-SUNGGUH lagi. Amin. Firman Tuhan pagi ini
mengingatkan/menyemangati kita untuk TETAP ANTUSIAS menjalani
kehidupan ini dengan LEBIH BERSUNGGUH-SUNGGUH lagi ditahun yang akan
datang/tahun 2017 dst-nya. Mungkin kita semua sudah melakukan yang
TERBAIK, melalui pekerjaan, pelayanan, rumah tangga kita
masing-masing. Jadikan perkataan Firman Tuhan pagi ini untuk TETAP
BERSEMANGAT/TETAP ANTUSIAS hidup bagi DIA melalui setiap aspek
kehidupan kita masing-masing. Mari kita maju selangkah lagi yaitu
dengan RAJIN BACA ALKITAB/RBA setiap hari secara konsisten. Untuk itu
bergabunglah dalam kelompok-kelompok yang akan memotivasi
kita/mengingatkan kita untuk lebih sungguh-sungguh lagi dalam hal
ini/baca Alkitab. Dimana akan ada Mentor yang akan selalu
mengingatkan kita dijam-jam tertentu agar disepanjang hari itu kita
tidak kelewatan untuk membacanya. Apakah saudara rindu bergabung
dalam kelompok RBA/Rajin Baca Alkitab? Bergabunglah bersama kami
melalui no whatsApp ini. Doa: Ya Tuhan kami berSYUKUR atas motivasi
yang ENGKAU berikan melalui firmanMu pagi hari ini untuk memulai
sesuatu yang baru yang berkenan dan & menyenangkan hatiMu, kami
mau TETAP SETIA & TETAP ANTUSIAS untuk menjalani hidup ini
bersama, amin.
#LoveTheBible
Adalah
komunitas yang rindu menyelesaikan pembacaan Alkitab 1 tahun
(selesai). Kalau kita membaca sendiri tanpa ada teman yang saling
memotivasi sepertinya kurang semangat ya... Mari mulai 1 Januari 2017
kita tidak sendirian membacanya (kita lebih baik dari gue...),
dimulai dari Kelompok Sel kita masing-masing ya: Ajak semua anggota
cell group kita untuk terlibat dalam #LoveTheBible.
Guidancenya
adalah sebagai berikut: Kita bisa membacanya setiap waktu (1x24jam).
Setiap Kelompok/Group ada Host
yang memimpin untuk saling mengingatkan bagi yang belum membacanya.
Bagi yang sudah membaca bisa melapor kepada Host
kelompoknya masing-masing. Dan setiap pukul 12 siang dan pukul 8
malam setelah direkapitulasi oleh Host,
dibroadcast
kepada semua anggota, bagi yang belum selesai jangan kecil hati,
masih ada kesempatan setelah broadcast
terakhir pukul 8 malam ya.
Xavier
Quentin Pranata
“Jangan
menoleh ke belakang hanya untuk menyesali diri. Tatap masa depan
dengan penuh rasa percaya diri.” Xavier Quentin Pranata.
Madam
Ossy
SAAT
TEDUH. Sabtu, 31 Desember 2016. KIAN DEKAT. Tuhan tidak lambat
menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai
kelambatan, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki
supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik
dan bertobat (2 Petrus 3:9). Tahun 2016 sudah hampir berlalu, tahun
2017 segera datang. Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, penduduk
dunia kembali merayakan pergantian tahun dengan meriah. Di berbagai
tempat diadakan pesta, lengkap dengan kembang api dan acara
menghitung detik-detik pergantian tahun. Dengan antusias, orang
meninggalkan tahun lama dan menyambut tahun baru. Bersiap untuk
mengisinya dengan harapan dan rencana yang sudah disiapkan. Apa makna
tahun baru bagi kita umat percaya? Sangat beragam jawaban yang bisa
diberikan. Salah satunya, penggenapan janji Tuhan mengenai
kedatangan-Nya yang kedua kali sudah kian dekat. Tentu bagi mereka
yang skeptis atau ragu, berakhirnya suatu tahun tanpa kedatangan-Nya
membuat mereka bertambah tidak percaya. Namun, Rasul Petrus
mengingatkan bahwa waktu yang masih bergulir bukanlah bukti bahwa
janji- Nya itu tidak akan tergenapi. Hal itu sekadar suatu
perpanjangan masa kesabaran Tuhan, supaya semakin banyak orang bisa
dibawa kepada pertobatan dalam Tuhan Yesus. Peringatan Petrus ini
juga mengandung panggilan tugas bagi kita, yaitu untuk semakin giat
mengabarkan Injil Tuhan. Bukankah pertobatan datang melalui
pendengaran tentang Injil Yesus Kristus (Rm. 10:17)? Karena itu,
menjelang pergantian tahun ini, sambil terus menantikan
kedatangan-Nya, mari bertekad untuk semakin giat mewartakan
rahmat-Nya dan menjadi saksi-Nya di mana pun kita berada. Kiranya
pada 2017 semakin banyak orang yang berbalik dan bertobat kepada-Nya
melalui hidup kita. MENINGGALKAN 2016 DENGAN PENUH RASA SYUKUR,
MENYAMBUT 2017 DENGAN TERUS MEWARTAKAN RAHMAT-NYA. Selamat pagi.
Persiapkan hati
sambut Tahun Baru. Tuhan Yesus memberkati.

No comments:
Post a Comment