Saturday, 31 December 2016

31 Desember 2016

SPECTACULAR CHRISTMAS




Kilas Balik 2016 (6) - TETAP ANTUSIAS/TETAP SEMANGAT. Ketika Rasul Paulus menuliskan surat untuk jemaat dimanapun yang ia bina/mentoring tidak terkecuali kepada jemaat di Tesalonika, ia selalu memberikan dorongan/motivasi/kata-kata yang selalu menguatkan. Ia berkata dalam 1 Tesalonika 4:1, “Akhirnya, saudara-saudara, kami minta dan nasihatkan kamu dalam Tuhan Yesus: Kamu telah mendengar dari kami bagaimana kamu harus hidup supaya berkenan kepada Allah. Hal itu memang telah kamu turuti, tetapi baiklah kamu melakukannya LEBIH BERSUNGGUH SUNGGUH lagi.” Amin. Saya percaya kita semua sudah menjalani kehidupan kita masing-masing dengan baik di tahun 2016 bersama DIA. Firman Tuhan pagi hari ini meminta kita: ...Tetapi baiklah kamu melakukannya LEBIH BERSUNGGUH-SUNGGUH lagi. Amin. Firman Tuhan pagi ini mengingatkan/menyemangati kita untuk TETAP ANTUSIAS menjalani kehidupan ini dengan LEBIH BERSUNGGUH-SUNGGUH lagi ditahun yang akan datang/tahun 2017 dst-nya. Mungkin kita semua sudah melakukan yang TERBAIK, melalui pekerjaan, pelayanan, rumah tangga kita masing-masing. Jadikan perkataan Firman Tuhan pagi ini untuk TETAP BERSEMANGAT/TETAP ANTUSIAS hidup bagi DIA melalui setiap aspek kehidupan kita masing-masing. Mari kita maju selangkah lagi yaitu dengan RAJIN BACA ALKITAB/RBA setiap hari secara konsisten. Untuk itu bergabunglah dalam kelompok-kelompok yang akan memotivasi kita/mengingatkan kita untuk lebih sungguh-sungguh lagi dalam hal ini/baca Alkitab. Dimana akan ada Mentor yang akan selalu mengingatkan kita dijam-jam tertentu agar disepanjang hari itu kita tidak kelewatan untuk membacanya. Apakah saudara rindu bergabung dalam kelompok RBA/Rajin Baca Alkitab? Bergabunglah bersama kami melalui no whatsApp ini. Doa: Ya Tuhan kami berSYUKUR atas motivasi yang ENGKAU berikan melalui firmanMu pagi hari ini untuk memulai sesuatu yang baru yang berkenan dan & menyenangkan hatiMu, kami mau TETAP SETIA & TETAP ANTUSIAS untuk menjalani hidup ini bersama, amin.

#LoveTheBible
Adalah komunitas yang rindu menyelesaikan pembacaan Alkitab 1 tahun (selesai). Kalau kita membaca sendiri tanpa ada teman yang saling memotivasi sepertinya kurang semangat ya... Mari mulai 1 Januari 2017 kita tidak sendirian membacanya (kita lebih baik dari gue...), dimulai dari Kelompok Sel kita masing-masing ya: Ajak semua anggota cell group kita untuk terlibat dalam #LoveTheBible.
Guidancenya adalah sebagai berikut: Kita bisa membacanya setiap waktu (1x24jam). Setiap Kelompok/Group ada Host yang memimpin untuk saling mengingatkan bagi yang belum membacanya. Bagi yang sudah membaca bisa melapor kepada Host kelompoknya masing-masing. Dan setiap pukul 12 siang dan pukul 8 malam setelah direkapitulasi oleh Host, dibroadcast kepada semua anggota, bagi yang belum selesai jangan kecil hati, masih ada kesempatan setelah broadcast terakhir pukul 8 malam ya.

Xavier Quentin Pranata
Jangan menoleh ke belakang hanya untuk menyesali diri. Tatap masa depan dengan penuh rasa percaya diri.” Xavier Quentin Pranata.

Madam Ossy
SAAT TEDUH. Sabtu, 31 Desember 2016. KIAN DEKAT. Tuhan tidak lambat menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelambatan, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat (2 Petrus 3:9). Tahun 2016 sudah hampir berlalu, tahun 2017 segera datang. Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, penduduk dunia kembali merayakan pergantian tahun dengan meriah. Di berbagai tempat diadakan pesta, lengkap dengan kembang api dan acara menghitung detik-detik pergantian tahun. Dengan antusias, orang meninggalkan tahun lama dan menyambut tahun baru. Bersiap untuk mengisinya dengan harapan dan rencana yang sudah disiapkan. Apa makna tahun baru bagi kita umat percaya? Sangat beragam jawaban yang bisa diberikan. Salah satunya, penggenapan janji Tuhan mengenai kedatangan-Nya yang kedua kali sudah kian dekat. Tentu bagi mereka yang skeptis atau ragu, berakhirnya suatu tahun tanpa kedatangan-Nya membuat mereka bertambah tidak percaya. Namun, Rasul Petrus mengingatkan bahwa waktu yang masih bergulir bukanlah bukti bahwa janji- Nya itu tidak akan tergenapi. Hal itu sekadar suatu perpanjangan masa kesabaran Tuhan, supaya semakin banyak orang bisa dibawa kepada pertobatan dalam Tuhan Yesus. Peringatan Petrus ini juga mengandung panggilan tugas bagi kita, yaitu untuk semakin giat mengabarkan Injil Tuhan. Bukankah pertobatan datang melalui pendengaran tentang Injil Yesus Kristus (Rm. 10:17)? Karena itu, menjelang pergantian tahun ini, sambil terus menantikan kedatangan-Nya, mari bertekad untuk semakin giat mewartakan rahmat-Nya dan menjadi saksi-Nya di mana pun kita berada. Kiranya pada 2017 semakin banyak orang yang berbalik dan bertobat kepada-Nya melalui hidup kita. MENINGGALKAN 2016 DENGAN PENUH RASA SYUKUR, MENYAMBUT 2017 DENGAN TERUS MEWARTAKAN RAHMAT-NYA. Selamat pagi. Persiapkan hati sambut Tahun Baru. Tuhan Yesus memberkati.

No comments:

Post a Comment