SPECTACULAR
CHRISTMAS
Apakah
arti Natal bagimu? Coba renungkan dan temukan kembali arti Natal yang
sesungguhnya. Arti yang ditemukan didalam diri Yesus Sang Juruselamat
dunia yang turun dari surga ke dunia adalah untuk menyelamatkan kita
manusia yang berdosa. Lukas 2:10-12, “10Lalu
kata malaikat itu kepada mereka: ‘Jangan takut, sebab sesungguhnya
aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa: 11Hari
ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota
Daud. 12Dan
inilah tandanya bagimu: Kamu akan menjumpai seorang bayi dibungkus
dengan lampin dan terbaring di dalam palungan.‘” Natal
seharusnya menjadi momen untuk menyegarkan kembali pikiran kita akan
KASIH Allah. Natal yang sesungguhnya tidak identik dengan kado, kue
dll. Natal yang pertama di Betlehem, Natal di sebuah kandang,
palungan dan gembala. Biarlah kita dapat melewati setiap natal dengan
hati yang penuh KASIH, hati yang penuh Ucapan Syukur bahwa DIA, Bayi
itu lahir untuk kita manusia berdosa. Amin.
Madam
Ossy
SAAT
TEDUH. Sabtu, 10 Desember 2016. PAPA MINTA SAHAM. Suap janganlah
kauterima, sebab suap membuat buta mata orang-orang yang melihat dan
memutarbalikkan perkara orang-orang yang benar (Keluaran 23:8).
Beberapa waktu lalu istilah “papa minta saham” menjadi topik
pembicaraan hangat di media sosial. Banyak orang geram dan memaksa si
pelaku untuk turun dari kedudukannya. Sebagai pejabat ternama dan
sekaligus kaya raya, tindakannya sungguh tidak terpuji dan berpotensi
merugikan banyak orang. Kasus ini hanya puncak gunung es dari budaya
suap-menyuap di masyarakat. Tuhan memperingatkan umat-Nya agar tidak
tergoda untuk melakukan penyuapan. Suap membutakan mata hati kita.
Suap memutarbalikkan kebenaran. Suap adalah tindakan yang hanya
mementingkan diri sendiri. Suap membuat kita menikmati kesenangan di
atas kesengsaraan orang lain. Israel baru dibebaskan dari Mesir,
lambang perbudakan yang memunahkan kehidupan, dan Tuhan ingin
membangun Israel menjadi bangsa yang kuat. Bangsa yang kuat dibangun
di atas dasar kebenaran dan keadilan. Suap-menyuap merusak tatanan
hidup ini dan melanggengkan ketidakberdayaan. Budaya suap memenangkan
mereka yang memiliki uang, bukan mereka yang benar dan yang taat
asas. Budaya suap menghancurkan tata nilai suatu negara dan
kebersamaan hidup. Kiranya kebenaran Allah menerangi hati setiap
umat-Nya, agar kita berani menolak melakukan atau menerima suap
walaupun dengan alasan yang dianggap wajar. Saat kita mengalami
kekurangan sekalipun, kiranya kita tidak tergoda untuk menerima suap.
Jangan biarkan keinginan hati yang tak terkendali menjebak kita.
Ketika kita melakukan atau menerima suap, saat itulah kita kehilangan
harga diri. TUHAN PUNYA CARA TERSENDIRI UNTUK MEMBERKATI ANDA TANPA
ANDA HARUS TERLIBAT DALAM SUAP-MENYUAP. Selamat pagi. Happy Long
Weekend. Tuhan Yesus memberkati.
Xavier
Quentin Pranata
“Saat
kita peduli terhadap orang lain, tanpa kita sadari, Tuhan bisa
kirimkan orang lain untuk peduli kepada kita.” Xavier Quentin
Pranata.

No comments:
Post a Comment