SPECTACULAR
CHRISTMAS
Kilas
Balik 2016 (1).
Akhir Tahun adalah hal yang baik untuk merefleksi pribadi. Mari kita
mencoba untuk melihat bagaimana Tuhan telah memimpin kita di
sepanjang tahun 2016. Sepanjang minggu terakhir bulan Desember ini,
kita mau mengingat peristiwa-peristiwa apa yang tidak terduga yang
kita alami? Peristiwa-peristiwa penting apa yang telah terjadi
sepanjang tahun ini? Saat memikirkan tahun yang segera berlalu ini,
kita perlu mengingat &merenungkan juga bagaimana Allah telah
menyertai kita disepanjang tahun ini? Mazmur 77:12-13, “12Aku
hendak mengingat perbuatan-perbuatan TUHAN, ya, aku hendak mengingat
keajaiban-keajaiban-Mu dari zaman purbakala. 13Aku
hendak menyebut-nyebut segala pekerjaan-Mu, dan merenungkan
perbuatan-perbuatan-Mu.”
Amin. Dalam setiap musim kehidupan kita (tantangan, kesulitan, suka
duka, apapun yang terjadi) yakinlah bahwa kita dapat mengalami
kesetiaanNya .
Terima kasih Tuhan ketika kami melihat ke belakang (sepanjang tahun
2016) & merenungkan apa yang telah kami lalui sepanjang tahun ini
kami mau tetap memujiMu, ya Tuhan. Terima kasih untuk semua yang
telah Engkau lakukan, keSETIAan-Mu nyata kami rasakan. Amin.
Bp.
Budi – PT. Multipack Unggul
CARA
MEMAKNAI NATAL. Bagaimana cara kita memaknai Natal??? Mari kita
Memaknai Natal dengan cara: • Bertambah dewasa di dalam iman; •
Bertambah dewasa di dalam karakter; • Bertambah dewasa di dalam
umur. Hari-hari kita bertengkar bahkan dendam membara, tak ada lagi
kasih, tak ada lagi kerinduan untuk berbagi seperti pertama
berkenalan, semua karena keegoisan kita, untuk itu marilah kita
saling memaafkan. Hati yang keras yang selalu menganggap diri paling
hebat, selalu menganggap diri paling diminati orang banyak, selalu
menganggap diri lebih hebat dari orang lain, ini yang membatasi
persahabatan kita dengan orang lain. KERAS HATI, tinggalkan segera!!!
”Keangkuhan merendahkan orang, tetapi orang yang rendah hati,
menerima pujian” (Amsal 29:23). Kesibukan seringkali membuat kita
tidak sempat merenungkan alasan Natal yang sejati, yakni memperingati
kelahiran YESUS KRISTUS. Ini waktunya Perayaan, waktunya bersyukur
untuk kesehatan, makanan, & tempat tinggal kita. Lebih dari itu,
sekaranglah waktunya untuk bersyukur kepadaNYA yang telah mengirimkan
hadiah yang sangat berharga. Hadiah yang memberi kita damai sejahtera
& pengharapan yang sejati, hadiah yang disediakan untuk semua
orang. Jadi, berikanlah hadiah spesial untuk diri Anda sendiri --
saat teduh selama beberapa menit untuk merenungkan hadiah luar biasa
untuk kita. “Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran
dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus” (Filipi 2:5).
TUHAN YESUS Mengasihi, Memberkati & Menyertai PELAKU FIRMAN
semua... God bless you all.
Madam
Ossy
SAAT
TEDUH. Senin, 26 Desember 2016. SI ATUN TERJEPIT. ...jauh lebih besar
lagi anugerah Allah dan karunia-Nya yang dilimpahkan-Nya atas banyak
orang karena satu orang, yaitu Yesus Kristus (Roma 5:15). Dalam salah
satu episode film seri Si Doel Anak Sekolahan, Atun, adik si Doel,
terjepit di salah satu alat musik tanjidor. Karena badannya besar, ia
dan keluarganya tidak berhasil mengeluarkannya dari sana. Akhirnya,
seorang tukang besi dipanggil untuk membebaskannya dengan memotong
alat musik tersebut. Keadaan manusia pun mirip dengan nasib Atun.
Lebih parah lagi, kita terperangkap oleh dosa yang berujung pada
maut. Keterperangkapan ini dialami oleh setiap manusia tanpa
terkecuali. Tidak satu pun dari kita yang mampu menolong dan
membebaskan sesamanya. Satu-satunya harapan kita adalah Pribadi yang
tidak terperangkap dalam dosa, yaitu Allah sendiri. Syukur
kepada-Nya, 2000 tahun lalu Dia berinisiatif untuk membebaskan kita
dengan mengutus Putra-Nya. Demikianlah inti berita Natal. Sangat
tragis jika orang menggantikan sukacita ilahi ini dengan sukacita
semu dalam bentuk kado, Sinterklas, pesta, dan melupakan berita Natal
yang sesungguhnya. Kita, sebagai orang yang mengenal makna Natal,
dipanggil untuk memaknai dan merayakan Natal dengan benar. Misalnya,
berbagi berkat dengan mereka yang berkekurangan sehingga mereka pun
merasakan dan mengalami kasih Allah. Kita juga dipanggil untuk
memperkenalkan kabar sukacita Natal kepada mereka yang belum
mengetahuinya karena berita Natal itu bukan untuk kita nikmati
sendiri. Misalnya, dengan membagikan kepada teman-teman kita berita
sukacita tentang karya Yesus Kristus yang dimulai dengan peristiwa
Natal. INTISARI SUKACITA NATAL BUKAN PADA PESTA DAN KADO, MELAINKAN
PADA KEBEBASAN MANUSIA DARI DOSA KARENA YESUS KRISTUS. Selamat pagi.
Selamat berlibur. Tuhan Yesus memberkati.
Xavier
Quentin Pranata
“Liburan
yang mengesankan terjadi saat kita habiskan bersama keluarga dan
teman.” Xavier Quentin Pranata.

No comments:
Post a Comment