Thursday, 29 December 2016

29 Desember 2016

SPECTACULAR CHRISTMAS




Kilas Balik 2016 (4) -- Yang TERPENTING Dalam Hidup Ini... KOMITMEN. Apa sih hal terpenting yang sudah kita kerjakan dalam tahun 2016 ini. Seberapa semangat kita mengejarnya selama ini? Beberapa orang sangat mengutamakan dengan olaraga pagi, bekerja sekuat tenaga dsb-nya. Untuk sesuatu yang kita anggap penting dalam hidup ini, kita harus bayar harga. Adakah kita sudah mencari DIA lebih dari segala sesuatu yang kita anggap paling penting? Firman Tuhan pagi ini meminta kita untuk mengejar sesuatu yang paling berharga: 1 Tim 6:11-12a, 11Tetapi engkau hai manusia Allah, JAUHilah SEMUANYA itu, KEJARlah keadilan, ibadah, kesetiaan, kasih, kesabaran dan kelembutan. 12aBertandinglah dalam pertandingan iman yang benar dan rebutlah hidup yang kekal.” Amin. Sudahkah kita BERKOMITMEN untuk mengutamakan DIA lebih dari segalanya? Mari kita mau berkomitmen untuk lebih lagi: mengutamakan DIA, lebih dari segalanya. Matius 6:33, “Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.” Tuhan, ajar kami mengerti apa yang menurutMu paling penting untuk kami lakukan dalam hidup kami ini. Amin.

Madam Ossy
SAAT TEDUH. Kamis, 29 Desember 2016. MENGENAL KEHENDAK ALLAH. Marilah kita buang undi, supaya kita mengetahui, karena siapa kita ditimpa oleh malapetaka ini (Yunus 1:7). Banyak cara dilakukan manusia untuk mencari dan mengenal kehendak Allah. Ada yang melalui dukun, gwamya, mimpi, semadi mencari wangsit, membuang undi, atau nubuat. Di antara cara-cara itu, ada yang dikutuk Tuhan. Uniknya, ada juga yang bisa dipakai Tuhan untuk menyatakan kehendak-Nya, contohnya dalam Yunus 1:7-15. Namun, mengapa cara-cara seperti buang undi untuk mencari kehendak Tuhan, tidak lagi dipraktikkan orang Kristiani saat ini? Ada beberapa alasan yang mendasarinya. Pertama, cara itu terlalu spekulatif dan bisa disusupi si iblis untuk mengecoh manusia. Kedua, pada akhir zaman ini, Allah telah berbicara kepada kita melalui Yesus Kristus, Anak-Nya yang tunggal. Kristus telah datang ke dalam dunia menjadi perantara antara Allah dan manusia (Ibr. 1:1-4). Kristus Yesus, Sang Firman hidup, telah menjadi manusia dan berdiam di antara kita (Yoh. 1:1, 14). Kristus adalah jalan, kebenaran, dan hidup untuk mencapai Allah dan memahami kehendak-Nya (Yoh. 14:6, 15:15). Dan, segala yang telah dikatakan dan diperbuat oleh Yesus telah dicatat dalam Alkitab agar kita beroleh hidup (Yoh. 20:30-31). Rasul Paulus juga menegaskan dalam suratnya kepada Timotius, “Seluruh Kitab Suci diilhamkan Allah dan bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran. Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik” (2 Tim. 3:16-17). Marilah kita mengandalkan tuntunan firman Allah. JIKA ALKITAB SUDAH CUKUP MEMBIMBING KITA UNTUK MENGENAL KEBENARAN ALLAH, MENGAPA HARUS MENCARI YANG LAIN? Selamat pagi. Selalu bersyukur. Tuhan Yesus memberkati.

Xavier Quentin Pranata
Hukum yang bisa dibengkokkan oleh kepentingan tidak lagi lurus.” Xavier Quentin Pranata.

Bp. Budi – PT. Multipack Unggul
Langit dan bumi yang baru. Wahyu 21:1: “Lalu aku melihat langit yang baru dan bumi yang baru, sebab langit yang pertama dan bumi yang pertama telah berlalu, dan laut pun tidak ada lagi.” Kalau kita memperhatikan situasi dan kondisi dunia saat ini, kita merasa amat prihatin. Walau perkembangan teknologi di bidang telekomunikasi, transportasi, informasi, kedokteran, amat mengagumkan dan memberikan kemudahan serta kenikmatan hidup pada manusia, tapi dunia saat ini amat mencemaskan. Meningkatnya global warming, terorist, kejahatan seks, peredaran dan pemakaian narkoba, pembunuhan, dsb. menunjukkan dunia kita bukan tempat yang nyaman. Dunia kita rusak karena dosa, dan semakin hari semakin merosot... Tapi puji Tuhan, dalam Wahyu 21:1-14, rasul Yohanes diberi visi bahwa Allah akan melenyapkan langit dan bumi sekarang dan menggantinya dengan langit yang baru dan bumi yang baru. Langit dan bumi yang baru ini disebut Yerusalem baru, turun dari Surga dan Allah akan memerintah sebagai Raja untuk selama-lamanya. Dalam langit dan bumi yang baru, dosa tidak lagi berkuasa. Tidak ada air mata, kematian, perkabungan, ratap tangis atau dukacita. Segala yang lama sudah berlalu dan yang baru sudah datang. Rekan-rekan, tidakkah anda dan saya merindukan tempat yang demikian? Saya amat merindukannya. Tapi tempat ini hanya disediakan bagi mereka yang menang dan bertahan dalam iman. Never give up...!!! God bless you all.

No comments:

Post a Comment