SPECTACULAR
CHRISTMAS
Kilas
Balik 2016 (4) -- Yang TERPENTING Dalam Hidup Ini...
KOMITMEN.
Apa sih hal terpenting yang sudah kita kerjakan dalam tahun 2016 ini.
Seberapa semangat kita mengejarnya selama ini? Beberapa orang sangat
mengutamakan dengan olaraga pagi, bekerja sekuat tenaga dsb-nya.
Untuk sesuatu yang kita anggap penting dalam hidup ini, kita harus
bayar harga. Adakah kita sudah mencari DIA lebih dari segala sesuatu
yang kita anggap paling penting? Firman Tuhan pagi ini meminta kita
untuk mengejar sesuatu yang paling berharga: 1 Tim 6:11-12a,
“11Tetapi
engkau hai manusia Allah, JAUHilah SEMUANYA itu, KEJARlah keadilan,
ibadah, kesetiaan, kasih, kesabaran dan kelembutan. 12aBertandinglah
dalam pertandingan iman yang benar dan rebutlah hidup yang kekal.”
Amin. Sudahkah kita BERKOMITMEN
untuk mengutamakan DIA lebih dari segalanya? Mari kita mau
berkomitmen untuk lebih lagi: mengutamakan DIA, lebih dari segalanya.
Matius 6:33, “Tetapi
carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu
akan ditambahkan kepadamu.”
Tuhan, ajar kami mengerti apa yang menurutMu paling penting untuk
kami lakukan dalam hidup kami ini. Amin.
Madam
Ossy
SAAT
TEDUH. Kamis, 29 Desember 2016. MENGENAL KEHENDAK ALLAH. Marilah kita
buang undi, supaya kita mengetahui, karena siapa kita ditimpa oleh
malapetaka ini (Yunus 1:7). Banyak cara dilakukan manusia untuk
mencari dan mengenal kehendak Allah. Ada yang melalui dukun, gwamya,
mimpi, semadi mencari wangsit, membuang undi, atau nubuat. Di antara
cara-cara itu, ada yang dikutuk Tuhan. Uniknya, ada juga yang bisa
dipakai Tuhan untuk menyatakan kehendak-Nya, contohnya dalam Yunus
1:7-15. Namun, mengapa cara-cara seperti buang undi untuk mencari
kehendak Tuhan, tidak lagi dipraktikkan orang Kristiani saat ini? Ada
beberapa alasan yang mendasarinya. Pertama, cara itu terlalu
spekulatif dan bisa disusupi si iblis untuk mengecoh manusia. Kedua,
pada akhir zaman ini, Allah telah berbicara kepada kita melalui Yesus
Kristus, Anak-Nya yang tunggal. Kristus telah datang ke dalam dunia
menjadi perantara antara Allah dan manusia (Ibr. 1:1-4). Kristus
Yesus, Sang Firman hidup, telah menjadi manusia dan berdiam di antara
kita (Yoh. 1:1, 14). Kristus adalah jalan, kebenaran, dan hidup untuk
mencapai Allah dan memahami kehendak-Nya (Yoh. 14:6, 15:15). Dan,
segala yang telah dikatakan dan diperbuat oleh Yesus telah dicatat
dalam Alkitab agar kita beroleh hidup (Yoh. 20:30-31). Rasul Paulus
juga menegaskan dalam suratnya kepada Timotius, “Seluruh Kitab Suci
diilhamkan Allah dan bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan
kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam
kebenaran. Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah
diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik” (2 Tim. 3:16-17).
Marilah kita mengandalkan tuntunan firman Allah. JIKA ALKITAB SUDAH
CUKUP MEMBIMBING KITA UNTUK MENGENAL KEBENARAN ALLAH, MENGAPA HARUS
MENCARI YANG LAIN? Selamat pagi. Selalu bersyukur. Tuhan Yesus
memberkati.
Xavier
Quentin Pranata
“Hukum
yang bisa dibengkokkan oleh kepentingan tidak lagi lurus.” Xavier
Quentin Pranata.
Bp.
Budi – PT. Multipack Unggul
Langit
dan bumi yang baru. Wahyu 21:1: “Lalu aku melihat langit yang baru
dan bumi yang baru, sebab langit yang pertama dan bumi yang pertama
telah berlalu, dan laut pun tidak ada lagi.” Kalau kita
memperhatikan situasi dan kondisi dunia saat ini, kita merasa amat
prihatin. Walau perkembangan teknologi di bidang telekomunikasi,
transportasi, informasi, kedokteran, amat mengagumkan dan memberikan
kemudahan serta kenikmatan hidup pada manusia, tapi dunia saat ini
amat mencemaskan. Meningkatnya global warming, terorist, kejahatan
seks, peredaran dan pemakaian narkoba, pembunuhan, dsb. menunjukkan
dunia kita bukan tempat yang nyaman. Dunia kita rusak karena dosa,
dan semakin hari semakin merosot... Tapi puji Tuhan, dalam Wahyu
21:1-14, rasul Yohanes diberi visi bahwa Allah akan melenyapkan
langit dan bumi sekarang dan menggantinya dengan langit yang baru dan
bumi yang baru. Langit dan bumi yang baru ini disebut Yerusalem baru,
turun dari Surga dan Allah akan memerintah sebagai Raja untuk
selama-lamanya. Dalam langit dan bumi yang baru, dosa tidak lagi
berkuasa. Tidak ada air mata, kematian, perkabungan, ratap tangis
atau dukacita. Segala yang lama sudah berlalu dan yang baru sudah
datang. Rekan-rekan, tidakkah anda dan saya merindukan tempat yang
demikian? Saya amat merindukannya. Tapi tempat ini hanya disediakan
bagi mereka yang menang dan bertahan dalam iman. Never give up...!!!
God bless you all.

No comments:
Post a Comment