I AM
BLESSED
Lonely No More – (Tak) Sendiri Lagi
-I Am Blessed #5-
Alfa Omega Church Sunday Service
Preacher: Ps. Elisheba Soetopo
May 29th 2016
Perkembangan teknologi hari ini
semakin membuat manusia “tidak apa-apa sendirian”. Karena kita punya HP, smartphone,
gadget, yang akan setia “menemani” kita pada saat kita sendirian. Lewat
gadget dan smartphone kita, kita bisa NGOBROL dengan kawan yang nun jauh di
sana, di luar kota dll.
TAPI, bukankah semuanya ini mengacu
pada kebutuhan kita akan keberadaan individu lain di sekitar kita?? Semua ini
menunjukkan kepada kita, bahwa: MANUSIA BUTUH INDIVIDU LAIN & KOMUNITAS
DALAM HIDUPNYA. Mengapa komunitas? Apa yang aku dapat?
A.
MANUSIA TIDAK DICIPTKAN UNTUK SENDIRIAN
Kejadian
1:31, “Maka Allah melihat segala yang dijadikanNya itu, sungguh amat baik…”
TAPI, di Kejadian 2:18, Tuhan berkata: “Tidak baik kalau manusia
itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya yang sepadan
dengan dia.”
Walaupun
sudah sungguh amat baik, TAPI tidak baik bagi manusia itu sendirian. We
are so blessed, Tuhan yang mendesain dan menciptakan kita, tahu bahwa kita
tidak bisa sendirian.
Sehingga,
ini yang perlu kita ingat: ANDA TIDAK DICIPTAKAN UNTUK SENDIRIAN,
JADI, JANGAN JALANI HIDUP ANDA SENDIRIAN.
B.
NO DRIVE THRU EXPERIENCE
(HINDARI LAYANAN BERKENDARA)
McDonald’s
drive-thru – instant, so fast, so good.
Sayangnya banyak orang datang ke gereja, mengharapkan a drive-thru
experience. Cepat saji. Tapi kenyataannya, tidak ada yang instan dalam
pertumbuhan. Dan dibuktikan bahwa segala sesuatu yang instan, itu tidak baik
dan tidak sehat bagi kita (baik makanan untuk fisik, maupun hal-hal tentang
pertumbuhan hidup). Pertumbuhan bukan seperti drive-thru (layanan
berkendara). Pertumbuhan adalah proses dan harus dilakukan dengan sengaja. We
grow in community, not isolation (Kita bertumbuh dalam komunitas, bukan
dalam kesendirian).
ANDA
TIDAK DICIPTAKAN UNTUK SENDIRIAN, JADI, JANGAN JALANI
HIDUP ANDA SENDIRIAN.
C.
BELAJAR MENGAHADAPI ORANG LAIN
1
Yohanes 4:20-21. AOC tempatnya orang yang tidak
sempurna. Yang tidak sempurna, ketemu dengan yang tidak sempurna, jadinya
apa? Bisa beda pendapat? Sangat bisa. Bisa tersinggung? Sangat bisa. Salah
paham? Apalagi. Beberapa orang mencoba menghindari konflik. Tidak mau terluka.
Tapi menghindari konflik bukan berarti menyelesaikan konflik.
Tuhan
mengajarkan kita cara untuk menghadapi orang lain, yaitu: dengan mengasihi. Sehingga:
- Kalau mau lebih mengasihi, kita akan dihadapkan dengan orang-orang yang menurut kita akan sulit dikasihi, membutuhkan usaha ekstra. Supaya apa? Supaya kita dilatih untuk lebih mengasihi.
- Kalau mau jadi orang yang bisa memaafkan, kita akan dihadapkan dengan orang-orang yang melakukan sesuatu yang harus kita maafkan. Supaya apa? Dilatih untuk memaafkan. Kalau tidak ada yang harus dimaafkan ya kita tidak akan kemana-mana dalam hidup.
- Kalau mau jadi orang yang bisa menerima orang lain, kita akan dihadapkan dengan orang-orang yang beda dari kita. Beda cara pikir, beda latar belakang, beda kemauan, beda cara kerja, beda cara ngomong, dll… Supaya kita dilatih menerima mereka.
Dari
belajar menghadapi orang lain dengan kasih, kita juga belajar bahwa ternyata
bukan pemikiran kita satu-satunya yang paling benar. Bukan hanya ide
kita saja yang paling bagus.
Tapi
saat kita menghadapi orang lain dengan kasih, kita bisa lihat dan belajar dari
hidup mereka, cara pandang mereka, dan hidup kita juga semakin diperluas.
Ingat, ANDA TIDAK DICIPTAKAN UNTUK SENDIRIAN, JADI, JANGAN JALANI HIDUP ANDA
SENDIRIAN.
D.
SUPPORTER
Cerita
marathon di Boston. Beberapa tidak bisa menyelesaikan. Tapi beberapa orang
bisa, bahkan mereka hanya orang biasa. Mengapa? Karena ada supporternya, ada
orang yang menyemangati.
Dalam
hidup kadang terasa seperti perlombaan. Siapapun kita, pasti bisa capek, putus
asa, kehabisan akal, kehabisan tenaga, kehabisan pulsa (hehe), bisa lemah… Kita
semua perlu SEMANGAT. Kadang kita tidak selalu bisa menyemangati diri sendiri.
Kita perlu orang lain untuk bisa MENYEMANGATI kita.
Liverpool
Football Club punya semboyan “YNWA – You Never Walk Alone” (Kamu
tidak pernah berjalan sendirian). Tuhan sangat baik, Dia tidak meninggalkan
kita sendirian. Salah satu bentuknya adalah adanya komunitas dan keluarga
rohani di sekitar kita. We are so blessed, Tuhan memberi kita itu.
“Sahabat
adalah bukti Tuhan tidak ingin anda berjalan sendirian.”
We are so blessed dengan SUPPORT yang seperti ini. Akankah ada tantangan
di komsel?? Of course! Pasti! Tapi selain tantangan, juga ada SUPPORT
yang luar biasa. We are so blessed.
ANDA
TIDAK DICIPTAKAN UNTUK SENDIRIAN, JADI, JANGAN JALANI HIDUP ANDA SENDIRIAN
Michael
Jackson punya lagu yang berkata:
You
are not alone, I am here with you
Though
you’re far away, I am here to stay
You
are not alone, I am here with you
Though
we’re far apart, you’re always in my heart
You
are not alone.
(Kamu
tidak sendirian, aku di sini bersamamu
Walaupun
kamu jauh, aku tetap di sini
Kamu
tidak sendirian, aku di sini bersamamu
Walaupun
kita terpisah, kamu selalu di hatiku
Kamu
tidak sendirian)
Bayangkan,
saat Anda mengerti bahwa :
(1)
Kita tidak diciptakan untuk hidup sendirian
(2)
Kita menghilangkan konsep drive-thru, dan membuka diri
(3)
Kita belajar menghadapi orang lain dengan kasih
(4)
Kita menerima support yang luar biasa
APA
YANG HARUS KITA LAKUKAN sekarang?
TERGABUNGLAH
dalam KOMSEL.
Ibrani
10:24-25
ANDA TIDAK DICIPTAKAN UNTUK SENDIRIAN, JADI, JANGAN JALANI
HIDUP ANDA SENDIRIAN
No comments:
Post a Comment