Tuesday, 31 May 2016

31 Mei 2016



I AM BLESSED




Matius 28:19 & Kis 1:18. Matiuis 28:19, “Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa MURID-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus.” Kis 1:18, “Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi SAKSI-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.” Pemuridan & bersaksi adalah perintah dari Tuhan Yesus yang diberikan kepada setiap orang percaya, kita memiliki bagian untuk BERKSAKSI & MEMURIDKAN, tentang bagaimana Tuhan menjamah dan mengubah hidup kita, serta membimbing/memuridkan  jiwa-jiwa untuk bertumbuh menjadi “Serupa Kristus”. Injil harus diberitakan agar banyak orang diselamatkan, tanpa Injil tidak seorangpun diselamatkan. Injil itu kekuatan Allah yang menyelamatkan. KuasaNya luar biasa, Injil = Kabar Baik. Kalau kita sudah menerima “Injil”, itu artinya berita/Kabar Baik itu harus diberitakan pada semua orang agar banyak orang diselamatkan serta membimbing/memuridkan jiwa-jiwa agar mereka bertumbuh & berbuah bagi KerajaanNya. Amin.

Xavier Quentin Pranata
“Musim panas terpanas terjadi di rumah yang tidak menempatkan Kristus di tempat teratas.” Xavier Quentin Pranata.

Bp. Harianto – PKS CL6
Selasa, 31 Mei 2016. Bacaan: Lukas 7:11-17. Setahun: 2 Tawarikh 34-36. Nats: Ketika Tuhan melihat janda itu, tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan, lalu Ia berkata kepadanya, “Jangan menangis!” (Lukas 7:13). Dia Tidak Buta. Mata yang berlinang-linang biasanya menandakan dukacita. Air mata yang menetes pelan, apalagi ditambah dengan raut wajah yang muram, bukankah itu menandakan kepiluan hati? Tetesan air mata dukacita itulah yang dialami oleh janda di kota Nain ini. Ia baru saja kehilangan anak laki-laki yang tentu saja sangat dikasihinya. Ia pun sedang berjalan menyertai orang-orang yang sedang menggotong mayat anaknya itu menuju pekuburan. Ibu itu berlinang air mata dan Yesus secara tidak terduga melihat dan merasakan kepiluan hati ibu itu. Bisa jadi Yesus pun menitikkan air mata-Nya. Dengan spontan Yesus menghampiri ibu itu dan menghiburnya. Setelah itu? Yesus mendekati usungan itu dan membangkitkan anak itu dari kematian. Dukacita mendalam mungkin membuat ibu itu tidak mampu mengucapkan sepatah kata pun, tapi tetesan air mata itu sudah cukup untuk menggerakkan hati Yesus sehingga Dia mengulurkan tangan, memberi kelegaan pada janda itu. Kisah Yesus menolong janda itu, tanpa ibu janda itu meminta tolong sebelumnya, membuktikan bahwa Allah tidak buta dan tidak bisu melihat dukacita yang dialami umat-Nya. Demikianlah, Dia sangat memahami dukacita di hati kita. Dia merasakan perih hati kita saat kita bertahan dalam penderitaan yang kita alami. Setiap tetesan air mata kita diperhatikan-Nya dan hal itu sudah cukup untuk menggerakkan hati-Nya menolong kita --Samuel Yudi Susanto. SETIAP TETESAN AIR MATA DUKA KITA SANGAT DIPAHAMI ALLAH DAN DIA SANGAT PEDULI DENGAN PENDERITAAN YANG KITA ALAMI.

Ibu Susan – DPT
*Sesungguhnya ujian terberat bukan pada saat kita berada di bawah, melainkan pada saat kita berada di puncak keberhasilan. *Barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan. Jbu.

Bp. Anto – Citraland
RENUNGAN PAGI. Suatu kali seorang anak sedang mengikuti sebuah lomba lari. Hari itu suasana sungguh meriah karena itu adalah babak final. Salah satu pesertanya adalah Sidney. Sebelum pertandingan dimulai Sidney menundukkan kepala, melipat tangan dan berkomat kamit memanjatkan doa. Pertandingan dimulai, ternyata Sidney pertama kali mencapai garis finish. Tentu Sidney girang sekali menjadi juara. Saat pembagian hadiah, ketua panitia bertanya: Hai jagoan..., kamu pasti tadi berdoa kepada Tuhan agar kamu menang bukan? Sidney menggeleng,, Bukan pak...!, rasanya tidak adil meminta pada Tuhan untuk menolong mengalahkan orang lain. Aku hanya minta pada Tuhan, supaya aku tidak menangis kalau aku kalah..!! Semua hadirin terdiam mendengar itu. Setelah beberapa saat, terdengarlah gemuruh tepuk tangan yang memenuhi ruangan. Permohonan Sidney ini merupakan doa yang luar biasa. Dia tidak meminta Tuhan mengabulkan semua harapannya, namun ia berdoa agar diberikan kekuatan untuk menghadapi apapun yang terjadi dengan batin/hati yang teguh. Seringkali kita berdoa pada Tuhan untuk mengabulkan setiap permintaan kita. Kita ingin Tuhan menjadikan kita nomor satu, menjadikan yang terbaik dalam setiap kesempatan. Kita meminta agar Tuhan menghalau setiap halangan dan cobaan yang ada di depan mata. Tidak salah memang, namun bukankah semestinya yang kita butuhkan adalah bimbingan-Nya dan hikmat untuk dapat mengerti rencana-Nya yang paling sempurna dalam hidup kita, terutama saat kita mengalami kegagalan dan kekalahan? Seharusnya kita berdoa meminta kekuatan untuk bisa menerima kehendak Tuhan yang sempurna sebagai yang terbaik dalam hidup, sekalipun mungkin itu sangat tidak menyenangkan bagi kita. Berdoa untuk menang itu biasa, tapi berdoa untuk dapat mengerti kehendakNya saat kita kalah itulah Iman yang teguh... Selamat pagi. Selamat memulai aktivitas. Salam damai sejahtera. GBU.

Samuel Sianto-Yestoya Ministry
Hab 2:4 – Sesungguhnya, orang yang membusungkan dada, tidak lurus hatinya, tetapi orang yang BENAR itu akan hidup oleh PERCAYAnya! Orang BENAR hidup dalam iman, percayalah pertolongan-NYA yang ajaib sekarang terjadi dalam hidup kita! Samuel Sianto(SS)-YESTOYA Ministry.

Worship Center Surabaya
“Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya,” demikian pesan penutup Yesus dalam pengajaran-Nya mengenai akhir zaman. Sekalipun akhir zaman dinubuatkan penuh dengan kesukaran, pada sisi lain dapatlah dikatakan bahwa masa itu merupakan masa paling gemilang bagi gereja Tuhan. Masa keemasan dimana gereja bangkit & menjadi terang. Menjadi suatu kesaksian & panggilan terakhir bagi dunia untuk menyembah Raja segala raja sebelum kedatangan-Nya yang kedua kalinya mengakhiri era bumi yang sekarang ini. Betapa tidak, •Gereja akan dipulihkan, siap menjadi Mempelai Kristus yang tak bercacat cela (Kis 3:21; Ef 1:4;5:27). Kitalah gereja itu. Tubuh Kristus sendiri. Melalui kita, Injil Kerajaan akan sampai ke seluruh bumi sebagai kesaksian bahwa Dialah Sang Raja yang layak disembah bangsa-bangsa. Kelima jawatan (rasul, nabi, penginjil, gembala & pengajar di Ef 4:11) akan tampil & berfungsi kembali sebagaimana seharusnya seperti gereja mula-mula, dalam pelayanan yang berkali-kali lipat dahsyatnya dari yang dicatat di Kisah Para Rasul. •Akan ada kebangkitan rohani yang besar. Tulang-tulang kering akan hidup kembali (Yeh 37). Suatu lambang bahwa Tuhan akan membangkitkan umat-Nya menjadi balatentara yang besar bagi peperangan rohani terbesar & terakhir.  Umat-Nya akan bangkit & menjadi terang bagi dunia yang ditutupi kekelaman (Yes 60:1-2) sebab Kristus, Sang Terang itu telah datang. •Ada penuaian akhir jiwa-jiwa yang sangat besar (Yes 2:2-4; 60:3-7). Dengan dipulihkannya gereja & bangkitnya tentara-tentara Kristus yang menyatakan kemenangan Kristus atas kuasa kegelapan di dunia, Injil yang diberitakan dengan penuh kuasa akan menarik amat banyak jiwa. Itulah kasih karunia terakhir sebelum Yang Setia & Yang Benar (Wah 19:11-16). Datang kembali mengambil alih pemerintahan bumi 1000 tahun lamanya. Kemuliaan Tuhan dinyatakan sepenuh-penuhnya pada saat itu. Adakah Anda menjadi salah satu yang memantulkan kemuliaan itu di akhir zaman? Salam revival! GBU.

Bp. Peter – WCS
Shalom, rekan-rekan BBM terkasih. Sehubungan dengan berakhirnya broadcast renungan harian yang berakhir hari ini, untuk selanjutnya akan dibagikan tulisan-tulisan yang lebih panjang karena pembahasan yang tidak bisa disampaikan dalam 2000 karakter BBM. Renungan yang telah dibroadcast selama ini akan dibuat dalam bentuk cetak. Mohon doa rekan-rekan semuanya. Artikel selanjutnya rencananya akan dibagikan setelah tanggal 8 Mei melalui berbagai media sosial yang ada. Media BBM ini selanjutnya akan menjadi media tanya jawab, permintaan dukungan doa dan broadcast link yang memuat artikel-artikel yang akan dibagikan selanjutnya. Media sosial yang lain yang akan digunakan antara lain WhatsApp, Facebook Page, Group Facebook, Line, Twitter dan Instagram. Semuanya akan diberitahukan secara bertahap di waktu-waktu selanjutnya. Sementara ini, bagi yang ingin menerina artikel langsung dari WA dapat add no kontak 0895 334 60 4247. Terima kasih untuk segala perhatian & support rekan-rekan semua apapun bentuknya selama 2 tahun yang luar biasa ini. Tetap menyala-nyala bagi Kristus! Segala kemuliaan hanya bagi Dia! (Roma 11:36) Salam revival! Tuhan Yesus memberkati kita semua.

No comments:

Post a Comment