I AM
BLESSED
Mentoring
(baca: Yohanes 21:15-17). Ayat 15: Pertanyaan terpenting yang pernah dihadapi
Petrus ialah: Apakah ia mempunyai kasih yang mengabdi kepada Tuhan?? Maksudnya,
kasih Petrus jangan hanya dari kehendaknya saja namun juga dari HATI.
Pertanyaan ini juga penting untuk kita semua (orang percaya), apakah kita semua
sudah memiliki kasih pribadi dari HATI kita bagi Yesus?? Ayat 16:
Gembalakan domba-domba-Ku. Yesus menggambarkan orang percaya sebagai anak-anak
domba yang butuh perawatan, butuh makan firman Tuhan & perlu
bimbingan, perlindungan & teguran. Ayat 17: Apakah Engkau
mengasihi Aku? Gembalakan domba-dombaKu. Yesus memandang kasih sebagai syarat
dasar dari semua pelayanan kita, selain ada kualifikasi lainnya, tetapi kasih
akan Kristus-lah yang harus diaplikasikan dengan kasih kepada sesama, karena
sangat dibutuhkan oleh “domba-dombaNya” Tuhan! Amin. Bagaimana dengan kita,
apakah kita sudah memiliki kasih dari HATI kita? Apakah kita sudah
menjadi gembala-gembala bagi domba-dombaNya Tuhan?
Samuel
Sianto-Yestoya Ministry
Yes 32:17 –
Dimana ada KEBENARAN, disitu akan tumbuh DAMAI SEJAHTERA dan akibat KEBENARAN
ialah KETENANGAN dan KETENTERAMAN untuk selama-lamanya! Resep hidup uenakkk!
Samuel Sianto(SS)-YESTOYA Ministry.
Xavier
Quentin Pranata
“Takut akan
Tuhan justru membuat kita berani menghadapi masa depan.” Xavier Quentin
Pranata.
Tante
Elisabeth – NTT
“Berbahagialah
orang-orang yang diam di rumahMu, yang terus menerus memuji-muji Engkau.” Rumah
Tuhan adalah tempat yang dipilih oleh Tuhan untuk berdiam di tengah umatNya.
“Dan mereka harus membuat tempat kudus bagiKu, supaya Aku akan diam di
tengah-tengah mereka” (Keluaran 25:8). Diam di rumah Tuhan, bukan berarti
bertempat tinggal/beralamat di rumah ibadah, tapi yang dimaksudkan adalah
konsistensi dan kesinambungan. Ketika kita memutuskan percaya kepada Tuhan,
maka kita harus menjadikan Dia sebagai Allah dalam hidup kita, dan satu-satunya
Tuhan, seluruh hidup kita harus berserah dan terfokus kepadaNya. Rasul Paulus
mengambarkannya dalam Roma 11:36, “sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan
oleh Dia; bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!” Memuji-muji Tuhan,
berbicara tentang ibadah, dengan demikian dapat diartikan, bahwa berbahagialah
orang yang menjadikan kehidupannya sebagai ibadah. Ibadah tidak berhenti hanya
kepada ritual di tempat ibadah, tetapi ibadah adalah kehidupan itu sendiri...
Baca dulu sampai disini. Masih bersambung, Tuhan memberkati! JBU all.
Madam
Ossy
SAAT TEDUH.
Senin, 9 Mei 2016. Tak Pernah Mati. Ketika rombongan nabi yang dari Yerikho itu
melihat dia dari jauh, mereka berkata: “Roh Elia telah hinggap pada Elisa” (2
Raja-Raja 2:15). Kecelakaan mobil merenggut nyawa Lenny Robinson. Pria paruh
baya dari Maryland itu dikenal sebagai Batman di kota asalnya. Pasalnya, ia
sering melawat dan menghibur anak-anak yang sedang dirawat di rumah sakit
dengan mengenakan kostum superhero itu. Sepuluh tahun kebiasaan itu
dilakukannya dengan setia. Bagi anak-anak yang pernah dihiburnya, ia tak pernah
mati. Selain karena Batman tak pernah mati, juga karena kebaikannya itu
terlanjur melekat di hati mereka. Elia dikenal sebagai nabi yang tak pernah
mati. Ia diangkat ke surga disaksikan oleh muridnya, Elisa (ay. 11).
Orang-orang yang mencarinya tak pernah menemukannya lagi (ay. 17). Dan yang
terutama roh dan wibawanya beralih kepada Elisa (ay. 15). Sepeninggal Elia,
Elisa benar-benar mewakili ke hadirannya di dunia. Tak pernah matinya Elia terungkap
pula dalam sosok Yohanes Pembaptis yang disebutkan berjalan “dalam roh dan
kuasa Elia” (Luk 1:17). Pengaruh yang diberikan Elia selama hidupnya amat
besar! Kita bukan Elia, bukan pula superhero. Kita bisa dan akan mati. Namun,
Tuhan menghendaki kita memberikan pengaruh positif yang membekas dalam hati
sesama di seputar kehidupan kita. Kerinduan-Nya ialah kita hidup luhur. Subur.
Berbuah dan buah itu tetap (Yoh 15:16) — tetap membekas di hati siapa saja yang
pernah mengecap manisnya —PAD. JEJAK KEBAIKAN YANG MEMBEKAS DI HATI AKAN TETAP
HIDUP DAN MENJADI SUMBER INSPIRASI. Selamat pagi. Semangat awal minggu. Selamat
menempuh UNAS buat anak-anak grade 9. Tuhan Yesus memberkati.
Worship
Center Surabaya
Pada masa kini,
Kekristenan telah berkembang begitu luas. Mendunia. Menjadi salah satu
kepercayaan terbesar di muka bumi. Berbeda dengan 2000 tahun yang lalu dimana
masih banyak orang malu & takut mengaku sebagai Kristen, hari ini banyak
yang mengaku sebagai murid-murid Kristus, sebagai jemaat atau umat-Nya. Masalahnya
kini bukanlah kurangnya pengikut tetapi sungguh-sungguh membedakan manakah
pengikut sejati & yang bukan. Salah satu penanda utama seseorang adalah
murid Kristus sejati diungkapkan Yesus sendiri: “Jikalau kamu TETAP DALAM
FIRMAN-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku” (Yoh 8:31). Tetap dalam Firman-Nya
maksudnya ialah tetap mengikuti ajaran Kristus, taat hidup di dalamnya. Dalam
praktek nyata itu berarti: (1) menjadi pelaku-pelaku firman. Murid sejati bukan
sekedar penikmat, pemirsa atau pendengar firman yang rajin tetapi dikenali
sebagai pelaksana-pelaksana ajaran Tuhan. Makin lama hidupnya makin serupa
dengan Tuhannya sebab ajaran Kristus ialah cara hidup Kristus sendiri yang
didasarkan pada kebenaran-kebenaran firman yang kekal itu (Mat 4:4,7,10). (2)
tahu membedakan mana ajaran Kristus & yang berasal dari sumber-sumber lain
(Mat 15:9). Jika kita ingin berada dalam Firman-Nya, penting bagi kita
memastikan bahwa yang sedang kita ikuti ialah ajaran yang murni & sejati
dari Kristus sendiri. Untuk itulah kita harus benar-benar belajar &
memiliki pemahaman yang sehat khususnya atas firman tertulis yang menjadi pagar
atau batas-batas kita mengenali kehendak-Nya -mengingat rupa-rupa angin
pengajaran baik melalui tafsiran-tafsiran baru maupun pesan-pesan rohani yang
diterima secara supranatural (profetik). (3) di atas segalanya, tetap dalam
firman berarti harus ada pertumbuhan pengenalan kita akan Tuhan dari waktu ke
waktu. Pertanyaan yang selalu sangat penting mengenai hidup rohani kita ialah
“sudah berapa banyakkah aku benar-benar mengenal pribadi Tuhan &
jalan-jalanNya sehingga aku tahu maksud, rencana, tujuan-Nya dalam hidupku?”
Jadi melihat keadaan rohani Anda, adakah Anda sungguh-sungguh murid Kristus
hari ini? Salam revival! GBU.

No comments:
Post a Comment