I AM
BLESSED
Coaching/Pelatihan:
ke-70 Murid Diutus (Baca: Lukas 10:1-2 & 17-20).
Mengapa Tuhan Yesus perlu mengutus ke-70 murid selain 12 murid? Baca ayat 1
& 2. Ternyata Tuhan Yesus tidak hanya mengutus ke-12 muridNya, IA juga
mengutus ke-70 murid yang lain (dicoaching/dilatih) untuk tugas yang
persis sama walau ke-70 murid tidak memiliki jabatan Rasul, namun mereka harus
melakukan tugas kerasulan juga: PEMURIDAN adalah proses untuk melatih setiap
orang percaya agar membebaskan jiwa-jiwa dari ikatan kuasa kegelapan. Apa kata
Tuhan Yesus & apa janjiNya apabila mereka diutus? Pesan penting apa yang
Tuhan Yesus berikan kepada Mereka?? (Ayat 18-20). Ayat 20: “Namun demikian
janganlah bersukacita karena roh-roh itu takluk kepadamu, tetapi bersukacitalah
karena namamu ada terdaftar di sorga.” Amin. Bagaimana dengan kita?
Sudahkah kita menjadi Gereja Tuhan yang mau diutus, dilatih untuk suatu
tugas yang mulia? (Pemuridan = Pelatihan
)
Samuel
Sianto-Yestoya Ministry
Ams 3:26 –
Karena TUHANlah yang akan menjadi sandaranmu dan akan menghindarkan kakimu dari
jerat! Wow, TUHAN YESUS selalu menjaga dan melindungimu. Andalkan DIA! Samuel
Sianto(SS)-YESTOYA Ministry.
Xavier
Quentin Pranata
“Orang yang kritis
biasanya gampang tersinggung saat dikritisi.” Xavier Quentin Pranata.
Madam
Ossy
SAAT TEDUH.
Rabu, 11 Mei 2016. Berhala Modern. Tetapi seandainya tidak, hendaklah tuanku
mengetahui, ya raja, bahwa kami tidak akan memuja dewa tuanku, dan tidak akan
menyembah patung emas yang tuanku dirikan itu (Daniel 3:18). Apa yang
menyebabkan Anda sering sekali tidak beribadah kepada Tuhan, baik pada hari
Minggu untuk pergi ke gereja atau saat teduh pribadi Anda sendiri? Apa yang
menjadi berhala kita untuk tidak datang menyembah Tuhan? Mungkin kesibukan
mengurus rumah tangga, pekerjaan yang menumpuk, pasangan kita, uang, atau apa
pun bisa menjadi berhala kita. Berhala umumnya adalah patung-patung yang
menyerupai bentuk apa pun (benda mati). Dalam kisah di Perjanjian Lama ini,
bentuknya sebuah patung emas dengan tinggi enam puluh hasta (kira-kira 27
meter) dan lebar enam hasta. Tapi sesungguhnya berhala itu berarti mementingkan
sesuatu lebih besar daripada mengutamakan Tuhan. Bukan sekadar patung, tetapi
sesuatu yang merintangi kita untuk datang pada Tuhan. Dalam kisah Sadrakh,
Mesakh, dan Abednego yang diperintahkan Raja Nebukadnezar untuk menyembah
sebuah patung emas itu, mereka tetap berpegang teguh kepada kebenaran dan tidak
berkompromi. Berpegang teguh pada kebenaran berarti kita harus mengenal
kebenaran itu. Dan bagaimana kita dapat mengenal kebenaran kalau kita tidak
bersekutu dengan Tuhan? Karena apa yang menurut dunia itu benar, belum tentu
benar menurut Alkitab. Sementara tidak berkompromi berarti jika ‘iya’ katakanlah
‘iya’ dan jika ‘tidak’ katakanlah ‘tidak’. Seperti Sadrakh, Mesakh, dan
Abednego yang memiliki prinsip untuk tidak menyembah berhala, kita pun kiranya
dapat memiliki keteguhan hati yang serupa —MIA. BERANIKAH BERKATA ‘TIDAK’ UNTUK
BERHALA YANG MEMBUAT KITA JAUH DARI TUHAN? Selamat pagi. Selalu waspada. Awas
jerat iblis. Tuhan Yesus memberkati.
Ibu
Caroline – Bandung
Rabu, 11 Mei
2016. Bacaan: 1 Petrus 2:18-25. Setahun: 1 Tawarikh 1-2. Nats: Sebab adalah
anugerah jika seseorang karena sadar akan kehendak Allah menanggung penderitaan
yang tidak harus ia tanggung (1 Petrus 2:19). Anugerah Suka-Duka. Dokter Lo
Siaw Ging sempat menjadi pembicaraan hangat di media sosial. Dokter tua yang
harus menggunakan tongkat untuk berjalan ini tinggal di Solo. Rumahnya selalu
ramai oleh pasien. Ia hidup sederhana, tak pernah memasang tarif pengobatan,
peduli dengan kemampuan finansial pasien, dan, tak main-main, ia mau menanggung
biaya enam hingga delapan juta rupiah per bulan untuk menebus obat pasien.
Pernah ada pasien marah dan tersinggung karena tak dikenai tarif, namun ia
tetap bertahan melayaninya. Prinsipnya, menjadi dokter adalah pekerjaan mulia,
dan bukan sarana untuk menjadi kaya. Petrus mengatakan bahwa menanggung
penderitaan secara sadar karena melayani Kristus adalah kasih karunia (ay. 19).
Yesus sendiri memberi teladan dalam menanggung penderitaan agar para
pengikut-Nya menyadari panggilan untuk menderita bagi pemberitaan Injil Kristus
(ay. 24). Dunia menilai hamba Tuhan identik dengan gaya hidup minimalis, serba
sederhana dalam sandang, pangan, dan papan. Tak semua orang mau menjadi hamba
Tuhan karena konsekuensi itu. Mengikuti Kristus berarti secara sadar
menyerahkan hidup bagiNya dan tahu siapa yang memelihara hidupnya (ay. 25).
Memang tak selalu mulus, hanya harus diingat bahwa susah ataupun senang yang
ditanggung pelayan Kristus adalah kasih karunia semata. Tak ada motivasi lain
yang lebih besar untuk tetap setia melayani-Nya, kecuali kasih Kristus itu
sendiri --Ari Tyas Susanti. SUKA-DUKA SAAT MELAYANI TUHAN ADALAH KASIH KARUNIA
SEMATA. “BANYAKLAH BERGAUL DENGAN MANUSIA”. Sudah 1 jam saya menunggu di bank,
menemani paman saya yang perlu mentransfer uang. Merasa bosan, saya akhirnya
bertanya, “Paman, mengapa tidak aktifkan internet banking saja?” “Apa perlunya?”
ia balik bertanya. “Ya, paman jadi tidak perlu menunggu 1 jam seperti ini untuk
transfer, bahkan bisa juga belanja online, semuanya jadi mudah!” Saya sangat
semangat memperkenalkan internet banking kepadanya. “Jika saya melakukannya,
saya tidak periu Iagi keluar rumah?” tanyanya. “Iya,” jawab saya. Kemudian saya
certitakan juga mengenai Amazon yang dapat mengantar berbagai jenis barang
hingga belanjaan pasar yang dapat diantar ke rumah. Namun, jawabannya membuat
saya terdiam. Katanya, “Sejak kita masuk ke bank. Saya telah bertemu 4 teman
& ngobrol dengan seorang staff yang sudah mengenal saya. Kamu kan tahu saya
hidup sendiri, perusahaan seperti ini yang saya butuhkan. Saya suka
bersiap-siap ke bank, yang saya butuhkan adalah kontak fisik, saya punya cukup
waktu untuk itu. 2 tahun Ialu saya sakit, pemiiik toko buah tempat saya biasa
belanja menjenguk & menangis terharu. Istri saya jatuh beberapa waktu Ialu
saat jalan pagi. Tukang sayur dekat rumah yang membantu & mengantarnya ke
rumah dengan mobilnya.” “Kalau saya meiakukan semuanya online, apakah saya bisa
mendapatkan ‘sentuhan manusia‘ seperti itu juga? Untuk apa semuanya dikirim ke
rumah kalau saya hanya interaksi dengan komputer? Saya senang mengenal orang
yang bertransaksi dengan saya, bukan hanya 'si penjual', karena saya
mendapatkan ikatan hubungan dengan orang tersebut. Apa Amazon bisa mengirim itu
juga?” Banyaklah bergaul dengan manusia, bukan dengan mesin. Selamat pagi &
have a great day.

No comments:
Post a Comment