I AM
BLESSED
Murid Harus
Disiplin. Ibrani 12:5-6, “5Dan
sudah lupakah kamu akan nasihat yang berbicara kepada kamu seperti kepada anak-
anak: ‘Hai anakku, janganlah anggap enteng didikan Tuhan, dan janganlah putus
asa apabila engkau diperingatkan-Nya; 6karena Tuhan menghajar orang
yang dikasihi-Nya, dan Ia menyesah orang yang diakui-Nya sebagai anak.‘”
Disiplin itu penting, tidak hanya untuk hal-hal jasmani, tetapi juga untuk
hal-hal rohani, keduanya berkaitan satu dengan yang lain. Kalau kita sudah
terbiasa mendisiplin diri dalam pekerjaan (menyelesaikan tugas tepat
waktu), RT (kebiasaan untuk bangun lebih awal, melayani keluarga), dll, maka
kita akan punya kebiasaan yang baik pula dalam hal-hal rohani: disiplin dalam
ibadah, Saat Teduh, dll. Bagaimana dengan kita?? Adakah kita murid-murid
Kristus yang disiplin? Jangan anggap enteng ‘teguran‘ yang bisa membawa kita ke
dalam ‘suatu perubahan‘ hidup, Tuhan bisa mendisiplin kita melalui
pimpinan kita di tempat pekerjaan, melalui kebenaran firman Tuhan, dll.
Worship
Center Surabaya
Tidak semua
orang sampai kepada iman. Tidak selamanya pula seseorang tetap tinggal dalam
iman. Beberapa orang bahkan tak penah peduli akan Tuhan. Menganggap Tuhan tidak
ada. Ataupun jika ada, mereka tidak peduli. Sebagian yang lain sempat percaya
pada Sang Juruselamat beberapa saat lamanya. Tapi dalam perkembangannya, karena
satu sebab atau lebih, mereka mulai meragukan Dia. Puncaknya, mereka pun
melepaskan iman mereka pada Kristus. Mengapa bisa terjadi demikian? Amsal 19:3
memberikan petunjuk mengenai ini: “Kebodohan menyesatkan jalan orang, lalu
gusarlah hatinya terhadap TUHAN.” Jalan manusia menjadi sesat & celaka
sejatinya disebabkan oleh kebodohannya sendiri. Karena tidak tahu mana jalan
yang benar tapi merasa mengetahuinya, mereka mengikuti petunjuk &
standar-standar yang keliru. Akibatnya, malapetaka & hal-hal yang celaka
yang mereka alami. Hanya orang-orang yang memiliki hikmat yang akan berlaku
bijaksana dalam melangkah. Mereka mengandalkan Sang Hikmat itu sendiri menuntun
mereka. Karena kebodohan pula, hati orang lalu menjadi gusar atas hal-hal buruk
yang terjadi & menimpa hidupnya. Bukannya mencari jawaban dari Tuhan &
belajar jalan-jalanNya, orang bodoh mengomel, berkeluh kesah, menggerutu,
menyatakan ketidakpuasannya sambil mencari kambing hitam atas siapa kira-kira
yang menjadi penyebab semua kesusahan hidupnya. Penyebab semua itu akan segera
ditemukan -dan pastinya mereka tidak akan termasuk sebagai sumber permasalahan
yang mereka alami. Puncak dari segala ketidakpuasan di hati diarahkan kepada
Pribadi yang dianggap berkuasa untuk menolong mereka & menghindarkan mereka
dari hal-hal buruk tapi nyatanya seolah-olah Dia tidak mampu atau mau
melakukannya. Allah menjadi kambing hitam utama, biang segala kesusahan orang.
Itulah pikiran orang-orang bodoh yang disesatkan iblis. Kebodohan rohani adalah
awal kebinasaan manusia. Si jahat menggunakannya supaya manusia makin jauh
& membenci Tuhan. Melihat akibatnya, tidakkah Anda harus membenci &
meninggalkan kebodohan rohani? Salam revival! GBU.
Xavier
Quentin Pranata
“Jangan pernah
melupakan orang-orang yang tanpa mereka kita tidak berada di tempat kita
sekarang.” Xavier Quentin Pranata.
Samuel
Sianto-Yestoya Ministry
Kis 1:11 –
...YESUS ini, yang terangkat ke sorga meninggalkanmu, akan datang kembali
dengan cara yang sama seperti kamu melihat DIA naik ke sorga. Amin, amin,
amin... Yukkk siapkan diri kita. Ada kepastian SORGA itu nyata. Yes. Ok.
Pasti... Selamat ibadah dan melayani! Samuel Sianto(SS)-YESTOYA Ministry.

No comments:
Post a Comment