-BUILD A BETTER YOU-
WISE CHOICES
-Pilihan-Pilihan
Bijak-
(Diambil dari Khotbah Alfa Omega Church, 04 Januari 2015)
INTRO:
Tidak garansi tahun
bertambah tapi kualitas hidup kita bertambah baik. Tetapi, tahun bertambah,
saya berdoa perubahan hidup kita makin bertambah baik. Hal yang paling menjengkelkan
yang terjadi adalah ketika di akhir tahun lalu atau awal tahun ini, Anda
melihat Anda punya target tahun lalu yang tidak tercapai, Anda tidak melakukan
apa yang harus Anda kejar.
Baca: Yosua
24:14-15. Bangsa itu mengambil pilihan yang tanpa mereka pikirkan
baik-baik, sehingga mulai lupa Tuhan, bertindak sembarangan, gaya hidup mereka
mencampurkan kepercayaan-kepercayaan lain. Sehingga mereka dihadapkan kepada pilihan
:14-15 itu. Ayat 16 mereka membuat pilihan mereka, setelah mereka berpikir.
Ayat 19-20 consideration mereka kalau mereka memilih A atau B.
Pilihan-pilihan
seperti ini seringkali terjadi dalam kehidupan kita. Kita dihadapkan dengan
pilihan-pilihan. Mungkin tidak kedengaran sebesar itu, antara meninggalkan
Tuhan atau tidak, tetapi pernakah kita sadari pilihan-pilihan yang kita buat
dalam kehidupan itu sebenarnya membawa kita makin dekat kepada Tuhan atau makin
menjauh dari Tuhan. Lebih baik dalam hidup, atau lebih buruk.
1.
Memiliki Tujuan-Tujuan atau Punyai
Target
Beberapa area yang
dapat menolong Anda memiliki target dan tujuan dalam kehidupan Anda…
Miliki tujuan -
tujuan yang jelas dalam kehidupan ini:
a.
Hubungan dengan Tuhan.
b.
Hubungan dengan sesama.
c.
Miliki target untuk kesehatan
kita.
d.
Miliki target untuk pekerjaan /
sekolah kita.
e.
Personality / karakter kita perlu dibentuk.
f.
Punyai target / tujuan.
Tanpa tujuan
percuma kamu punya pilihan – pilihan kecil dibuat.
2.
Latihlah untuk Mengambil Pilihan
Bijak Setiap Saat
Richard Petty,
seorang ahli Psychology di Ohio State University, mengestimasi bahwa
setiap kita dihadapkan dengan ratusan keputusan setiap hari.
Keputusan-keputusan itu bisa dari masalah pilihan makan (chinese, indonesian,
fastfood), pilihan TV chanel yang makin banyak, moral (baik/buruk),
prioritas (terbaik lebih dari yang lebih baik).
“Choices made,
whether bad or good, follow you forever and affect everyone in their path one way or another.” ― J.E.B. Spredemann.
“You are the only person
who can decide how you wish to live your life.” ― Lailah Gifty Akita
Perhatikan kata
latihlah. Karena sebagian dari kita bahkan tidak mencoba untuk mengambil
keputusan yang bijak. Sebagian dari kita malah membiarkan saja gaya hidup kita
sembarangan: dari makanan kita, cara kita merespon hal-hal dalam hidup, cara
kita melayani, beribadah, dan kenyataanya: Kehidupan kita adalah rangkaian dari
keputusan-keputusan. Jika kita mengambil keputusan-keputusan bodoh, Anda bahaya
gagal dalam hidup. Keputusan yang kita buat yang membentuk kita. Setiap
keputusan yang kita ambil memiliki konsekuensi.
Mary Kay Ash: “be careful of the choices you make today. They will become your life style tomorrow.”
3.
Kehidupan Kita Adalah
Rangkaian-Rangkaian Hasil dari Keputusan yang Kita Buat
Ijinkan saya
berkata, that's ok, Tuhan masih mengasihi Anda. Tuhan tertarik dengan
proses Anda melewati keputusan-keputusan,lebih daripada Anda berhasil atau tidak
saja.
4.
Ijinkan Tuhan Menuntun Anda /
Saudara
Pikirkan, siapa
yang menuntun pikiran Anda untuk mengambil keputusan-keputusan? Jangan biarkan
Anda sendiri saja, tetapi selalu ijinkan Tuhan yang memimpin pengambilan
keputusan Anda.
CONCLUSION:
“You can't blame anyone else, ... , no
one but yourself. You have to make your
own choices and live every agonizing day with the
consequences of those choices.”
― Max Brooks
No comments:
Post a Comment