-BUILD A BETTER YOU-
Baca: Kejadian
1:20-23. Tuhan menciptakan segala binatang di udara dan di laut (dihari ke
lima) & Tuhan memberkati (kemampuan untuk berkembang biak) apa yang telah
diciptakan tersebut. Mari sebagai anak-anak Tuhan kita bijak untuk tidak
memburu makhluk ciptaanNya terlebih yang akan punah, amin.
Respon 1
“Ketimbang patah
semangat lebih baik kembali berkeringat!” Xavier Quentin Pranata.
Respon 2
Ayub 17:9,
“Meskipun begitu orang yang benar tetap pada jalannya, dan orang yang bersih
tangannya bertambah-tambah kuat.” Terjemahan lain ditulis: The righteous keep
moving foward. Maju terus dan jangan berhenti Immanuel, Tuhan besertamu!
Respon 3
Maz 65:6, Bila
TUHAN menjawab, IA selalu menjawab dengan perbuatan-perbuatan-NYA yang dahsyat
dan dengan keadilan! Sekarang pasti kita alami sendiri keajaiban-NYA. Yes. Ok.
Pasti! Samuel Sianto(SS)-YESTOYA Malang.
Respon 4
Kejadian 1:20-23,
Tuhan menciptakan mahluk hidup dan siklusnya semuanya “pas”. Jadi harus tetap
dipelihara supaya tetap “pas” jangan dirusak karena itu akan menjadi tidak baik
bagi kehidupan alam. Manusia ditugaskan untuk memelihara bukan merusak.
Respon 5
Ada waktu untuk
lahir, ada waktu untuk meninggal, ada waktu untuk menanam, ada waktu untuk
mencabut yang ditanam (Pengkhotbah 3:2). Siapa yang sangka orang mau pergi
senang-senang, berlibur, menengok keluarga di Singapura harus mengalami
kecelakaan dan meninggal. Tidak ada seorangpun yang tahu sampai kapan kita bisa
hidup. Bisa saja sekarang aku nulis sharing ini dan satu jam berikutnya aku
dipanggil Tuhan. Tidak ada seorangpun yang tahu umurnya. Jadi... siapkanlah
diri kita setiap saat. Siaplah saat Tuhan tiba-tiba menyuruh kita pulang. Dan
siaplah untuk kehilangan orang-orang yang kita kasihi, buatlah setiap saat
memberi yang terbaik pada mereka, supaya ketika kita meninggalkan mereka, kita
meninggalkan kebaikan, atau ketika kita ditinggalkan kita memiliki kenangan
yang indah bersama mereka. Dan yang terutama adalah lakukanlah kehendak Tuhan
supaya ketika kita setiap waktu dipanggil pulang, Tuhan mengenal kita dan kita
diajak duduk makan bersama dengan Tuhan di surga. Siapkanlah diri kita.
Respon 6
SAAT TEDUH. Selasa,
6 Januari 2015. Misteri Masa Depan. Sebenarnya kamu harus berkata, “Jika Tuhan
menghendaki-nya,
kami akan hidup dan berbuat ini dan itu” (Yakobus 4:15). Tak ada seorang pun
yang tahu pasti apa yang akan terjadi nanti. Jangankan satu tahun, satu bulan,
atau satu minggu ke depan. Hari esok, satu jam, bahkan untuk satu menit ke
depan pun tak ada orang yang tahu pasti apa yang akan terjadi. Orang hanya bisa
meramal, namun masa depan tetaplah misteri. Mengapa Tuhan tidak mengizinkan
manusia memiliki kuasa untuk mengetahui masa depan? Bacaan Alkitab hari ini
menjawab pertanyaan itu. Jika manusia memiliki kuasa untuk mengetahui apa yang
akan terjadi esok, manusia akan mudah memegahkan diri dalam congkaknya (ay.
16). Manusia tak akan lagi bergantung pada Tuhan. Sebaliknya, manusia akan
bergantung pada kekuatannya sendiri untuk menaklukkan segala kesusahan hari
esok. Padahal, Tuhan sungguh-sungguh rindu melihat kita senantiasa bergantung
pada-Nya. Dia rindu menjadi Pemandu dan Pemelihara kita sepanjang perjalanan
hidup ini. Lagi pula, bukankah banyak hal tak bisa ditaklukkan oleh kekuatan
manusia semata? Masa depan akan tetap jadi misteri. Hanya Tuhan yang tahu pasti
apa yang akan terjadi nanti. Bukan kita tak boleh menyusun rencana, tapi kita
tak boleh lupa: Siapakah manusia, bisa mereka-reka masa depan? Hidup kita bak
uap saja. Sebentar kelihatan lalu lenyap (ay. 14). Itulah sebabnya, dalam
menyusun rencana, tak perlu bermegah apalagi congkak. Kita tak pernah tahu, apa
yang akan terjadi esok. Perkatakan selalu dalam hati: “Tuhan ini rencanaku,
jadilah seturut kehendak-Mu” (ay. 15). ANDAL-KAN TUHAN SENANTIASA, DIALAH PEMANDU DAN
PEMELIHARA PERJALANAN KITA. Selamat pagi. Tuhan Yesus memberkati.

No comments:
Post a Comment