Tuesday, 6 January 2015

6 Januari 2015



-BUILD A BETTER YOU-


Baca: Kejadian 1:20-23. Tuhan menciptakan segala binatang di udara dan di laut (dihari ke lima) & Tuhan memberkati (kemampuan untuk berkembang biak) apa yang telah diciptakan tersebut. Mari sebagai anak-anak Tuhan kita bijak untuk tidak memburu makhluk ciptaanNya terlebih yang akan punah, amin.

Respon 1
“Ketimbang patah semangat lebih baik kembali berkeringat!” Xavier Quentin Pranata.

Respon 2
Ayub 17:9, “Meskipun begitu orang yang benar tetap pada jalannya, dan orang yang bersih tangannya bertambah-tambah kuat.” Terjemahan lain ditulis: The righteous keep moving foward. Maju terus dan jangan berhenti Immanuel, Tuhan besertamu!

Respon 3
Maz 65:6, Bila TUHAN menjawab, IA selalu menjawab dengan perbuatan-perbuatan-NYA yang dahsyat dan dengan keadilan! Sekarang pasti kita alami sendiri keajaiban-NYA. Yes. Ok. Pasti! Samuel Sianto(SS)-YESTOYA Malang.

Respon 4
Kejadian 1:20-23, Tuhan menciptakan mahluk hidup dan siklusnya semuanya “pas”. Jadi harus tetap dipelihara supaya tetap “pas” jangan dirusak karena itu akan menjadi tidak baik bagi kehidupan alam. Manusia ditugaskan untuk memelihara bukan merusak.

Respon 5
Ada waktu untuk lahir, ada waktu untuk meninggal, ada waktu untuk menanam, ada waktu untuk mencabut yang ditanam (Pengkhotbah 3:2). Siapa yang sangka orang mau pergi senang-senang, berlibur, menengok keluarga di Singapura harus mengalami kecelakaan dan meninggal. Tidak ada seorangpun yang tahu sampai kapan kita bisa hidup. Bisa saja sekarang aku nulis sharing ini dan satu jam berikutnya aku dipanggil Tuhan. Tidak ada seorangpun yang tahu umurnya. Jadi... siapkanlah diri kita setiap saat. Siaplah saat Tuhan tiba-tiba menyuruh kita pulang. Dan siaplah untuk kehilangan orang-orang yang kita kasihi, buatlah setiap saat memberi yang terbaik pada mereka, supaya ketika kita meninggalkan mereka, kita meninggalkan kebaikan, atau ketika kita ditinggalkan kita memiliki kenangan yang indah bersama mereka. Dan yang terutama adalah lakukanlah kehendak Tuhan supaya ketika kita setiap waktu dipanggil pulang, Tuhan mengenal kita dan kita diajak duduk makan bersama dengan Tuhan di surga. Siapkanlah diri kita.

Respon 6
SAAT TEDUH. Selasa, 6 Januari 2015. Misteri Masa Depan. Sebenarnya kamu harus berkata, “Jika Tuhan menghendaki-nya, kami akan hidup dan berbuat ini dan itu” (Yakobus 4:15). Tak ada seorang pun yang tahu pasti apa yang akan terjadi nanti. Jangankan satu tahun, satu bulan, atau satu minggu ke depan. Hari esok, satu jam, bahkan untuk satu menit ke depan pun tak ada orang yang tahu pasti apa yang akan terjadi. Orang hanya bisa meramal, namun masa depan tetaplah misteri. Mengapa Tuhan tidak mengizinkan manusia memiliki kuasa untuk mengetahui masa depan? Bacaan Alkitab hari ini menjawab pertanyaan itu. Jika manusia memiliki kuasa untuk mengetahui apa yang akan terjadi esok, manusia akan mudah memegahkan diri dalam congkaknya (ay. 16). Manusia tak akan lagi bergantung pada Tuhan. Sebaliknya, manusia akan bergantung pada kekuatannya sendiri untuk menaklukkan segala kesusahan hari esok. Padahal, Tuhan sungguh-sungguh rindu melihat kita senantiasa bergantung pada-Nya. Dia rindu menjadi Pemandu dan Pemelihara kita sepanjang perjalanan hidup ini. Lagi pula, bukankah banyak hal tak bisa ditaklukkan oleh kekuatan manusia semata? Masa depan akan tetap jadi misteri. Hanya Tuhan yang tahu pasti apa yang akan terjadi nanti. Bukan kita tak boleh menyusun rencana, tapi kita tak boleh lupa: Siapakah manusia, bisa mereka-reka masa depan? Hidup kita bak uap saja. Sebentar kelihatan lalu lenyap (ay. 14). Itulah sebabnya, dalam menyusun rencana, tak perlu bermegah apalagi congkak. Kita tak pernah tahu, apa yang akan terjadi esok. Perkatakan selalu dalam hati: “Tuhan ini rencanaku, jadilah seturut kehendak-Mu” (ay. 15). ANDAL-KAN TUHAN SENANTIASA, DIALAH PEMANDU DAN PEMELIHARA PERJALANAN KITA. Selamat pagi. Tuhan Yesus memberkati.

No comments:

Post a Comment