I AM LOVED
KATA PENGANTAR
Suatu kali, Tuhan Yesus melewati daerah Samaria dan
duduk di sumur Yakub oleh sebab letih perjalanan. Tak lama kemudian, datang
seorang wanita Samaria hendak menimba air dan diajak ngobrol oleh Tuhan. Namun,
pada zaman itu merupakan hal yang aneh bila seorang Yahudi mengajak seorang
Samaria berbicara (orang Yahudi tidak bergaul dengan orang Samaria, Yohanes
4:1-7).
Dalam percakapan tersebut, wanita Samaria itu
mengalami perjumpaan pribadi dengan Tuhan. Mengagetkan baginya, Seseorang yang
baru kali pertama ia temui, mengetahui seluk beluk hidupnya (Yoh 4:16-19).
Wanita Samaria menganggap Tuhan Yesus adalah nabi (Yoh
4:19). Namun, Allah tidak berhenti sampai di situ, Ia menyatakan diriNya lebih
lagi! Ketika wanita itu mengungkapkan mengenai kedatangan Mesias yang ditunggu-tunggu,
Tuhan Yesus berkata, “Akulah Dia…”. Wow!!
Lalu apa yang dilakukan oleh wanita Samaria ini? Ia
tidak bisa diam! Ia pergi ke kota dan memberitahu orang-orang kota mengenai
pengalamannya berjumpa dengan Tuhan (Yoh 4:28-30). Bukan hanya dia saja yang
diselamatkan, ia membawa satu kota kepada Yesus! (Yoh 4:39-42) Bahkan
dikatakan, “Kami (orang-orang kota) percaya, tetapi bukan lagi karena apa yang
kaukatakan, sebab kami sendiri telah mendengar Dia dan kami tahu, bahwa Dialah
benar-benar Juruselamat dunia” (Yoh 4:42).
Siapakah wanita ini? Mungkin orang biasa melihat ia
adalah wanita dengan background hidup yang berantakan (5 kali bersuami dan pria
keenam yang sedang bersamanya bukanlah suaminya). Mungkin ia dipandang sebelah
mata karena kota tempat tinggalnya adalah Samaria. Siapakah ia yang bukan
siapa-siapa tapi Tuhan pakai untuk menyelamatkan sebuah kota? Apa batasan
seseorang dipakai Tuhan? Tidak ada!
Jangan pernah menyerah dalam memberitakan Injil, Tuhan
bisa pakai setiap kita untuk menyelamatkan orang-orang di sekitar kita. Take
courage and be brave! God bless you.
-- Kwee Siu
Siang
No comments:
Post a Comment