I AM LOVED
I'M Loved ❤ (Aku Dikasihi/Aku
DicintaiNya).
Efesus 3:18-19, “18Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan
segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya
dan dalamnya kasih Kristus, 19dan dapat mengenal kasih itu,
sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di
dalam seluruh kepenuhan Allah.” Kalau kita “dikasihi/dicintai” oleh
pasangan hidup kita pasti luar biasa ya, senang sekali apalagi bila pasangan
kita suka memberi kejutan/sesuatu hadiah yang mungkin tidak pernah kita
bayangkan sebelumnya. Jadi ingat beberapa tahun yang lalu, saat usia pernikahan
kami 25 tahun, diberi kejutan dari orang sangat kita cintai itu sesuatu yang
luar biasa ya, sesuatu yang istimewa. Lalu apakah saya juga merespon untuk
memberikan Kejutan/Hadiah buat pasangan saya? Seingat saya hanya kado kecil yang
sangat sederhana sekali (ini menurut penilaian saya pribadi) jadi tidak
sebanding dengan apa yang sudah Dia berikan kepada saya. Hanya hal-hal kecil
yang sudah saya lakukan bagi dia yaitu melayani nya dengan setia. Kalau suami
kita didunia bisa memberikan KASIHnya kepada kita atau memberikan sesuatu yang
istimewa, demikian juga dengan Tuhan kita yang Hidup, DIA mencintai kita
dengan KASIH-Nya yang extravagant, dengan KASIH-Nya yang lebar panjang
tinggi dan dalam... Apa sebenarnya yang masih kita khawatirkan? Karena janji
FirmanNya itu Ya dan Amin. Sadarilah bahwa kita sangat dicintaiNya. Responilah
KasihNya dengan membagikan Kasih kita kepada DIA yaitu ambil langkah untuk
melayaniNya. Amin. Sudahkah kita meresponi Kasih-Nya yang extravagant
tersebut? Jangan Ragu! Melangkahlah untuk ambil bagian MELAYANI-Nya dengan
setia!
#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#IMLoved
Note:
Jangan lewatkan Pembacaan Alkitab kita hari ini:
PL: Kitab Amsal 22-24
PB: Lukas 20:27-47
#LoveGod
#LovePeople
#LoveTheBlble
#IMLoveD
Madam Ossy
SAAT TEDUH. Jumat, 15 September 2017. LANGSUNG. Bacaan:
Kejadian 22:1-14. Keesokan harinya pagi-pagi bangunlah Abraham... lalu
berangkatlah ia dan pergi ke tempat yang dikatakan Allah kepadanya (Kejadian
22:3). Seorang anak misionaris di Afrika sedang bermain di kebun. Tiba-tiba
ayahnya menyuruhnya tiarap. Anak itu dengan cepat melakukan perintah ayahnya.
Lalu si ayah menyuruhnya merangkak secepat mungkin. Anak itu kembali
mematuhinya. “Sekarang berdiri dan berlarilah kemari!” Misionaris itu lalu memeluk
anaknya dengan lega. Anaknya menengok ke belakang, tampak seekor ular besar
menggantung di atas pohon. Jika ia tidak langsung mematuhi perintah ayahnya,
kemungkinan besar ular itu akan membunuhnya. Tuhan memerintahkan Abraham untuk
mengambil dan mempersembahkan Ishak, anaknya yang tunggal, sebagai korban
bakaran di Gunung Moria (ay. 2). Keesokan harinya pagi-pagi bangunlah Abraham,
memanggil dua orang bujangnya dan Ishak, anaknya; lalu berangkat menuju tempat
yang dikatakan Allah (ay. 3). Ia langsung melakukan perintah Allah, tanpa
bernegosiasi, mengajukan pertanyaan atau keberatan atas perintah yang sangat
sulit, berat, dan bahkan tidak masuk akal itu. Kita perlu belajar menaati
perintah Allah tanpa menunda-nunda. Pemazmur menggambarkannya seperti mata para
hamba laki-laki memandang tangan tuannya, seperti mata hamba perempuan
memandang tangan nyonyanya. Mereka menanti aba-aba dari tangan tuan mereka dan
siap untuk segera melakukan perintahnya. Demikianlah kiranya mata kita
memandang kepada Tuhan, Allah kita, sampai Dia mengasihani kita (Mzm. 123:2).
Perintah-Nya, meskipun seakan tidak masuk akal, pada akhirnya mendatangkan
kebaikan bagi kita. KETAATAN MELAKUKAN PERINTAH TUHAN MERUPAKAN BERKAT BESAR.
KETIDAKTAATAN MELAKUKAN PERINTAH TUHAN MERUPAKAN BAHAYA BESAR. Selamat pagi.
Happy Friday. Tuhan Yesus memberkati. #LoveTheBible – Bacaan: Amsal 22-24 dan
Lukas 20:27-47.
Ibu Caroline – Bandung
Satu “kata ajaib” yang bisa mengubah sejarah hidupmu - based
on science. Dalam semesta kehidupan manusia yang hanya rata rata 30.000 hari
ini, ternyata ada satu kata ajaib yang memberikan dampak ampuh dalam mengubah
nasib seseorang. Apakah satu kata kunci yang ajaib itu? Dan bagaimana memahami
cara kerjanya? Mari kita pelajari dalam sajian renyah ini. Satu kata yang ajaib
itu adalah “bersyukur” atau “be grateful” dalam bahasa Inggrisnya. Ya, rasa
syukur yang terus mengalir, “never ending gratitude for life”. Riset yang
dilakukan Prof. Frederickson dalam bukunya Positivity menyimpulkan: bersyukur
(always being grateful) adalah sebuah habit yang begitu mudah dilakoni, namun
begitu dramatis manfaatnya bagi hidup kita. Dalam buku itu ditulis: “orang yang
rajin bersyukur akan lebih bahagia hidupnya, jarang sakit dan otaknya makin
kreatif.” Luar biasa Amazing. Penelitian lain menyebut adanya efek resonansi:
“semakin sering Anda bersyukur, maka yang Anda syukuri itu akan makin sering
menghampiri Anda.” Sebaliknya, ingat ini: “semakin Anda sering mengeluh, maka
yang Anda keluhkan itu justru akan makin sering menghampiri Anda.” Sebaliknya,
limpahan rasa syukur yang terus Anda lantunkan akan membuka tabir Kebesaran
Ilahi, dan “Invisible Hand” pelan-pelan akan mengirimkan paket kejutan pada
Anda: apa yang terus Anda sukuri itu akan makin rajin menghampiri Anda. Jadi
apa yang bisa Andasyukuri hari ini? Ada begitu banyak mungkin. Bersyukur masih
bisa menikmati sinar matahari pagi. Bersyukur masih punya pekerjaan. Bersyukur
punya keluarga, dan ribuan hal lainnya yang layak kita syukuri. Selamat
menjalankan kehidupan dengan penuh rasa syukur. Awali hari kita dengan BERDOA
dan BERSYUKUR kepada Tuhan yang memberkati kesehatan, perjalanan, pekerjaan dan
keselamatan hidup kita. Gbu.

No comments:
Post a Comment