I AM LOVED
I'M Loved ❤ (Aku Dikasihi/Aku
DicintaiNya).
Efesus 3:18-19, “18Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan
segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya
dan dalamnya kasih Kristus, 19dan dapat mengenal kasih itu,
sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di
dalam seluruh kepenuhan Allah.” Kasih mula-mula tidak hanya membawa
perubahan hidup (Efesus 3:7) tetapi kasih mula-mula juga membawa kita kepada Kerendahan
Hati (Efesus 3:8-9). Awal sebelum Paulus menjadi seorang Rasul, ia adalah
seorang yang mempunyai jabatan yang cukup tinggi didalam agama Yahudi, selain
itu ia adalah murid Gamaliel, yang merupakan guru agama yang terkenal pada
zamannya. Namun ketika ia mengalami cinta mula-mula maka Ia menganggap bahwa
dirimya paling hina diantara segala orang kudus (Efesus 3:8). Kasih mula-mula
telah membawa Saulus menjadi Paulus. Kasih mula-mula juga yang telah membawa
rasul Paulus kepada kerendahan hati dan mengganggap panggilanNya sebagai KASIH
KARUNIA (Efesus 3:8). Bagaimana dengan kita? Adakah KASIH-Nya membawa hati kita
dilembutkan menjadikan hati yang mudah dibentuk/mudah diproses dengan segala
Kerendahan Hati? Bahkan kita rela dipanggil untuk MELAYANI-Nya? Karena kasihNya
adalah Kasih Karunia. Amin
#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#IMLoved
Note:
Jangan lewatkan Pembacaan Alkitab kita hari ini:
PL: Kitab Amsal 3-5
PB: Lukas 17:1-19
#LoveGod
#LovePeople
#LoveTheBlble
#IMLoveD
Xavier Quentin Pranata
“Jika tidak disiplin, kata 'nanti' bisa berubah menjadi
'tidak' sehingga pekerjaan tak pernah tuntas.” Xavier Quentin Pranata.
Madam Ossy
SAAT TEDUH. Jumat, 8 September 2017. BERKAT TERBAIK YANG
HILANG. Bacaan: Kejadian 35:16-22. Ketika Israel diam di negeri ini, terjadilah
bahwa Ruben sampai tidur dengan Bilha, gundik ayahnya, dan kedengaranlah hal
itu kepada Israel (Kejadian 35:22). Pernahkah kita bertanya-tanya, mengapa hak
kesulungan dari keluarga Yakub akhirnya jatuh kepada keturunan Yusuf? Padahal,
Ruben adalah anak pertama Yakub, yang membuatnya berhak menerima berkat yang
terbaik sebagai sulung. Namun, kegagalan Ruben menahan nafsu birahi membuyarkan
semuanya. Allah menganggapnya bersalah dan Ruben pun harus rela melihat hak
kesulungan itu beralih dari padanya. Entah bagaimana awalnya, di seberang
Migdal-Eder terjadi peristiwa yang mungkin akan disesali oleh Ruben seumur
hidupnya. Ia nekat tidur dengan gundik ayahnya! Yakub (Israel) pun mendengar
akan peristiwa itu, sekalipun ia tidak langsung bereaksi dengan menghukum
Ruben. Kitab 1 Tawarikh 5:1 memperjelas bahwa peristiwa memalukan itu menjadi
penyebab hak kesulungan Ruben akhirnya beralih kepada keturunan Yusuf,
sekalipun ia tidak terlahir sebagai anak sulung. Mungkin di mata Yakub, Yusuf
adalah anak sulung yang terlahir dari rahim Rahel, wanita yang sangat dicintai
oleh Yakub sejak masa mudanya. Ruben kehilangan berkat yang terbaik karena
gagal mengendalikan nafsunya. Bukankah perkara yang sama sering dialami oleh
manusia sepanjang sejarah kehidupan ini? Ada banyak orang gagal mengendalikan
diri mereka, yang berakibat mandeg-nya karir, hancurnya rumah tangga, retaknya
relasi pertemanan, hilangnya relasi bisnis, dan masih banyak lagi akibat
lainnya. Jika kita termasuk orang yang sulit mengendalikan diri,
berhati-hatilah supaya kita tidak melakukan kesalahan fatal yang berakibat
hilangnya berkat terbaik yang Tuhan sediakan. BANYAK HAL YANG TERBAIK AKHIRNYA
TERBUANG KARENA KEBODOHAN MANUSIA. Selamat pagi. Tuhan Yesus memberkati.
#LoveTheBible – Bacaan: Amsal 3-5 dan Lukas 17:1-19

No comments:
Post a Comment