I AM LOVED
I'M Loved ❤ (Aku Dikasihi/Aku
DicintaiNya).
Bagaimana kita menyembah dan memuji Tuhan? Dibagian 1 kemarin adalah YADAH,
mengucap syukur karena apa yang telah diterima dengan mengangkat tangan.
Dibagian ke 2 adalah TODAH, sacrifice of praise (korban
persembahan pujian). Dibagian ke 3: BARAK (berlutut), merendahkan
diri di hadapan Tuhan, menyadari siapa Tuhan yang begitu MULIA, agung, besar
dan mau mengasihi kita manusia yang terbatas. Dibagian 4 adalah HALAL
= to show, to boast, to be foolish, to be unashamed = bangga, nekad,
gila-gilaan dan tidak malu. Dibagian ke 5: SABACH artinya
bersorak sorai dengan suara keras. Mazmur 47:2, “Hai segala bangsa,
bertepuktanganlah, elu-elukanlah Allah dengan sorak-sorai!” Bersorak-sorai
tidak mungkin tenang/diam. Bersorak sorai pasti keras. Menjadi antusias
bukan karena usia. Kata antusias = EN THEOS artinya DIDALAM Tuhan,
antusias bukan karena usia/budaya/kebiasaan tetapi tentang BEING IN GOD/BERADA
DIDALAM Tuhan. Kalau kita berada DIDALAM Tuhan/EN THEOS, kita nggak akan
tahan untuk tidak antusias, nggak tahan untuk memuji dengan bertepuk
tangan/bersorak sorai. Pujialah DIA karena sabach/praising GOD loudly!
Jadilah penyembah yang aktif dan responsif yang sesuai dengan Firman Tuhan.
#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#IMLoved
Note:
Jangan lewatkan Pembacaan Alkitab kita hari ini:
PL: Kitab Pengkhotbah 10-12
PB: Lukas 23:26-56
#LoveGod
#LovePeople
#LoveTheBlble
#IMLoveD
Note: Sumber Bahan Warta Komsel 17 Sept 2017
Bp. Sadrak Soewargo – Citraland
PANDANG WAJAH TUHAN. 1 Tawarikh 16:11, “Carilah TUHAN dan
kekuatan-Nya, carilah wajah-Nya selalu!” 1 Tawarikh 16:12, “Ingatlah
perbuatan-perbuatan ajaib yang dilakukan-Nya, mujizat-mujizat-Nya dan
penghukuman-penghukuman yang diucapkan-Nya.” 1 Tawarikh 16:14, “Dialah TUHAN,
Allah kita, di seluruh bumi berlaku penghukuman-Nya.” 1 Tawarikh 16:18,
“firman-Nya: 'Kepadamu akan Kuberi tanah Kanaan sebagai milik pusaka yang
ditentukan bagimu.’” Carilah TUHAN Allahmu, dalam segala situasi - maka Ia yang
Agung, berkuasa, akan selalu hadir dan melindungi kita. Mencari wajah Allah,
sudahkah kita lakukan? TUHAN tidak pernah sedetikpun meninggalkan kita,
pernahkah kita menyadarinya? Kapankah kita panggil Dia untuk masuk dalam hati
dan hidup kita? Dia tidak pernah ingkar, Dia tidak pernah lupa dan Dia Allah
yang setia, apapun yang kita lakukan ,Dia dengan begitu sabar dan setia selalu
menunggu kehadiran kita. Masihkah kita ragu, perlukah kita banyak berpikir?
Melihat wajah TUHAN dalam kehidupan sehari-hari, memiliki arti yang dalam -
selalu mengingat Dia dalam setiap langkah hidup kita. Saat senang, saat susah,
saat makan, menjelang tidur, saat beraktivitas, kita harus mengingat keberadaan
Dia. Nasehat yang begitu lembut agar kita tidak melupakan Dia barang
sedetikpun, karena Dialah penjaga kita, Dialah sumber kekuatan kita, dan Dialah
yang berkuasa mengubah keadaan kita. Bila saat ini kita sedang berduka, gundah,
bingung, penuh kegelisahan hidup - mengapa tidak pandang dan panggil Dia? untuk
ubah hidup dan selamatkan kita ? TUHAN menunggu langkah kita.
“Pandang saja kepada Yesus, Dia yang kucinta
Pandang saja kepada
Yesus, Dia yang berkuasa
Pandang saja kepada
Yesus dengan bersuka
Pandang trus pada
Yesus, hati gembira”
Terima kasih Tuhan, atas penghiburan-Mu hari ini. Masuk dan
urapilah kami dengan seluruh kasih kuasa-Mu. Kami siap menjadi anak-Mu. Jesus
Loves you. Bacaan Alkitab Setahun: Daniel 5-6.
#Jesus #Jesusloveyou #saatteduh #firmanTuhan #imandanpercaya
Anda diberkati - Like Page FB #Jesusloveyou1006
Anda peduli, menabur benih - Share kepada teman
Madam Ossy
SAAT TEDUH. Jumat, 22 September 2017. NYANYIAN PARA PEKERJA.
Bacaan: Mazmur 5:1-4. TUHAN, pada waktu pagi Engkau mendengar seruanku (Mazmur
5:4). Di dekat rumah saya, ada gedung yang tengah dibangun. Suatu pagi, saya
mendengarkan suara nyanyian pujian yang berkumandang dari bangunan tersebut.
Saya tercengang mengetahui para pekerja sedang berdiri memuji Tuhan sebelum
berdoa bersama untuk memulai hari mereka dengan segala kesibukan dalam
pekerjaan. Pagi hari sering dianggap sebagai waktu yang tepat untuk berdoa dan
memuji Tuhan. Pada saat kita akan memulai segala kesibukan, kedua hal tersebut
seharusnya menduduki peran penting dalam kehidupan kita. Bagi Daud, pagi hari
dianggapnya sebagai waktu yang tepat untuk berseru kepada Tuhan dan mendengarkan
suara-Nya (ay. 4). Saat pagi pikiran masih segar dan belum terbebani berbagai
macam urusan. Seperti Daud dalam bacaan hari ini dan seperti para pekerja dalam
cerita di atas, kita memprioritaskan untuk berdoa dan menyembah Tuhan pada
waktu pagi karena menganggapnya sebagai hal yang penting bagi jiwa kita. Baik
melalui kata-kata, meditasi, nyanyian, tangisan, doa, maupun pujian, ibadah
pagi memampukan kita mendengar suara Allah secara lebih jelas, memurnikan hati
kita untuk memancarkan terang sepanjang hari, dan memampukan kita memilih yang
baik dan meninggalkan yang jahat demi kemuliaan nama-Nya. Allah yang kita
sembah layak untuk mendapatkan waktu terbaik kita saat hendak memulai hari.
Dan, waktu bersama-Nya tersebut akan menjadi kekuatan bagi kita untuk memulai
hari yang masih menjadi misteri dan untuk menghadapi apa pun yang akan terjadi.
DOA PADA PAGI HARI MAMPU MEMBERI KEKUATAN SEPANJANG HARI. Selamat pagi. Happy
Friday. Tuhan Yesus memberkati. #LoveTheBible – Bacaan: Pengkhotbah 10-12 dan
Lukas 23:26-56.
GNCC
Kekristenan tanpa perubahan hidup adalah kekristenan yang
gagal. #gncc #maturity

No comments:
Post a Comment