Sunday, 24 September 2017

24 September 2017

I AM LOVED






I'M Loved ❤ (Aku Dikasihi/Aku DicintaiNya) – Discipleship. Setelah di Minggu ke-1 kita belajar kalau kita dicintaiNya, kita nggak akan bisa tinggal diam, kita pasti rindu untuk menyaksikan cintaNya dengan BERSAKSI. Di Minggu ke-2: kalau kita sudah dicintaiNya, kita pasti juga ingin mencintaiNya yaitu dengan MELAYANI-Nya. Di Minggu ke-3 kemarin kita belajar kalau kita dicintaiNya kita pasti suka memuji/worship/MENYEMBAH DIA dengan yadah, tawdah, barack, halal, shabach, zamar dan tehilah. Di Minggu ini/Minggu ke 4 kalau kita dicintaiNya: kita tidak hanya diutus untuk pergi memberitakan kerajaanNya tetapi juga menjadikan orang-orang yang baru percaya pada Yesus itu menjadi MURID kerajaanNya. Setelah kebangkitanNya dan pengangkatanNya ke surga, Yesus memberikan tugas khusus kepada para muridNya/kita semua. Kitab Matius mencatat didalam Matius 28:18-20, 18Yesus mendekati mereka dan berkata:  ‘Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi. 19Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, 20dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.’” Banyak orang menjadi murid Kristus/penjala manusia pergi dan menuntun orang lain untuk menerima Yesus, tetapi mengabaikan langkah selanjutnya :(. Padahal langkah berikutnya itulah yang penting yakni menjadikan orang yang telah percaya itu MURID juga. Tugas kita sebagai murid kerajaanNya adalah bermultiplikasi yaitu menjadikan orang yang dimenangkan tidak hanya percaya saja, tetapi juga menjadi MURID kerajaanNya. Sudahkah kita yang dicintaiNya ini menjalankan Amanat Agung Tuhan Yesus ini? Pergi atau diutus dan menjangkau jiwa-jiwa untuk menjadikan mereka tidak hanya percaya tetapi juga menjadi MURID. Amin.

#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#IMLoved

Note:
Jangan lewatkan Pembacaan Alkitab kita hari ini:
PL: Kitab Kidung Agung 4-5
PB: Lukas 24:36-53

#LoveGod
#LovePeople
#LoveTheBlble
#IMLoveD
#HappySunday
#HappyServingGod

Madam Ossy
SAAT TEDUH. Minggu, 24 September 2017. BERBEDA TETAPI BERSAMA. Bacaan: 2 Samuel 2:1-7. “Oleh sebab itu, TUHAN kiranya menunjukkan kasih dan setia-Nya kepadamu. Aku pun akan berbuat kebaikan yang sama kepadamu, karena kamu telah melakukan hal yang demikian” (2 Samuel 2:6). Pencarian seorang pemimpin bangsa melalui pemilihan umum sering menyebabkan terbelahnya rakyat pendukung calon pemimpin yang bertarung. Persaingan ini kadang menimbulkan permusuhan yang masih membekas seusai perhelatan politik itu. Permusuhan ini akan berkepanjangan jika pemimpin terpilih tidak berinisiatif untuk melakukan rekonsiliasi antar anak bangsa. Rekonsiliasi penting karena pemimpin yang terpilih adalah pemimpin seluruh bangsa, bukan hanya atas pendukungnya. Saat Daud menjadi raja menggantikan Saul, sesuai dengan petunjuk Allah, ia pergi ke Hebron. Di situ ia diurapi untuk kedua kalinya. Ini memperlihatkan penerimaan penduduk wilayah itu terhadap Daud sebagai orang yang diurapi. Namun, sebagai raja, ia juga harus bijak menghadapi orang-orang yang tidak mendukungnya. Orang-orang Yabesh-Gilead, misalnya, sangat setia kepada Saul. Namun, hal itu tidak menjadi ganjalan bagi Daud karena ia lebih mengutamakan kedamaian dan kesatuan. Oleh karena itu, Daud mengambil inisiatif untuk menghubungi mereka dan menawarkan persahabatan dengan mereka. Daud sadar bahwa ia adalah raja atas seluruh bangsanya. Kesadaran ini juga seharusnya yang kita miliki. Kita juga harus menjalin hubungan atau berteman dengan semua orang apa pun suku, agama, atau latar belakangnya. Tuhan Yesus sudah memberi teladan dengan mengasihi semua orang, baik yang menyukai Dia maupun yang membenci Dia. Sudah menjadi kodrat kita kalau kita diciptakan berbeda satu sama lain. Berbeda, tetapi tetap bersama. Alangkah indahnya. PELANGI TERLIHAT INDAH KARENA TERDIRI ATAS BERBAGAI WARNA. Selamat pagi. Selamat beribadah. Tuhan Yesus memberkati. #LoveTheBible – Bacaan: Kidung Agung 4-5 dan Lukas 24:36-53.

No comments:

Post a Comment