RICH FAMILY-POOR FAMILY
1 Taw 17: 27, “Kiranya
Engkau sekarang berkenan memberkati keluarga hamba-Mu ini, supaya tetap ada di
hadapan-Mu untuk selama-lamanya. Sebab apa yang Engkau berkati, ya TUHAN,
diberkati untuk selama-lamanya.”
F = Father
A = And
M = Mother
I = Ai
L = Love
Y = You
Setiap keluarga
hendaklah “saling mengasihi” satu dengan yang lain. Tuhan ajar kami sadar akan
arti keluarga dimata Tuhan, ajar kami untuk menjadi anggota keluarga yang
menjadi berkat dimanapun berada sehingga “berkatMu” & perkenananMu ada atas
keluarga kami. Amin.
Xavier Quentin
Pranata
“Perjalanan yang
tiada habisnya adalah perjalanan menuju kedewasaan sempurna.” Xavier Quentin
Pranata.
Madam Ossy
SAAT TEDUH.
Selasa, 9 Februari 2016. Never Walk Alone. …tidak akan dapat memisahkan kita
dari kasih Allah, yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita (Roma 8:39). Salah
satu klub sepakbola terkenal dari Inggris, Liverpool, memiliki slogan yang
berbunyi: “You will never walk alone”. Tidak jelas alasan pemilihan slogan itu.
Yang pasti, slogan ini punya makna yang luar biasa. Slogan ini seakan memberikan
kekuatan, semangat, dan kepastian bahwa seberat apa pun beban yang dihadapi,
sekuat apa pun badai yang dilalui, sesusah apa pun persoalan yang mesti
diselesaikan, tidak ada seorang pun yang akan berjalan sendiri sebab ada orang
lain yang akan menyertainya. Hidup yang kita jalani saat ini bukanlah hidup
yang mudah. Ada banyak tantangan yang harus dihadapi, persoalan yang harus
diselesaikan, pergumulan yang harus dijalani, dan pencobaan yang harus
dimenangkan. Tentu saja, hidup ini juga tidak berwarna kelam terus. Ada juga
kesempatan yang dapat diraih, peluang yang dapat diambil, kegembiraan dan
kesenangan yang dapat dinikmati, dan anugerah yang patut disyukuri. Hanya saja,
ketika kita harus menghadapi kekelaman hidup, kadang-kadang kita merasa
sendiri. Orang lain menjauh, bahkan keluarga sendiri tidak peduli. Firman Tuhan
memberi kita kekuatan dengan menegaskan bahwa tidak ada satu hal pun di dalam
dunia ini yang dapat memisahkan kita dari kasih Kristus. Ini artinya, apa pun
yang sedang kita hadapi sekarang, Tuhan Yesus Kristus selalu menyertai kita.
Dia memberikan kekuatan dan kelegaan, kelepasan dan kedamaian. Oleh karena itu,
bersandarlah selalu kepada-Nya —AAS. BERSAMA DENGAN KRISTUS, KITA TIDAK AKAN
PERNAH LAGI BERJALAN SEORANG DIRI. Selamat pagi. Semangat awal minggu. Setia
berdoa selalu. Tuhan Yesus memberkati.
Bp. Anto –
Citraland
Syalom! Pagi
saudaraku. Lukas 19:5, “Ketika Yesus sampai ke tempat itu, Ia melihat ke atas
dan berkata: ‘Zakheus, segeralah turun, sebab hari ini Aku harus menumpang di
rumahmu.’” Semua orang perlu Yesus. Lebih-lebih orang yang menyadari dirinya
orang berdosa. Tetap semangat.
Samuel
Sianto-Yestoya Ministry
Pengkh 3:11 –
TUHAN membuat segala sesuatu indah pada waktunya! Indah rencana-MU TUHAN di
dalam hidupku, tapi ku mengerti sekarang KAU tolong daku. Kini ku melihat dan
ku merasakan indah rencana-MU! Samuel Sianto(SS)-YESTOYA Ministry.
Worship Center
Surabaya
Tak seorangpun
suka disebut sebagai pemfitnah -seseorang yang disebut-sebut melakukan sesuatu
yang lebih kejam daripada pembunuhan. Sayangnya, dalam 2 Timotius 3:2
disebutkan bahwa menjelang kesudahan zaman, dunia akan dipenuhi dengan para
pemfitnah. Jika tidak seorangpun mengakui dirinya sebagai pemfitnah sedangkan
pemfitnah-pemfitnah semakin banyak sebagaimana dinubuatkan, berarti banyak
orang yang menjadi pemfitnah tanpa menyadari dirinya telah melakukan fitnah.
Dari kata aslinya, yang termasuk dalam sebutan ‘pemfitnah’ antara lain adalah
mereka yang memperkatakan sesuatu yang tidak sebenarnya mengenai orang lain (baik
terang-terangan atau diam-diam); para penghasut; yang membuat
pernyataan-pernyataan dusta dengan tujuan merusak reputasi seseorang; yang
melancarkan tuduhan-tuduhan yang keliru secara jahat untuk mencederai nama baik
seseorang. Jika ucapan-ucapan semacam itu ditujukan pada Tuhan, ia disebut
seorang penghujat. Sebelum kita menilai & menghakimi orang lain, marilah
melihat pada diri kita. Adakah terkadang oleh karena iri hati atau tidak suka
kepada orang lain, kita mengekspresikan perkataan atau tindakan yang memberikan
kesan negatif mengenai seseorang tanpa didasari alasan/bukti yang kuat. Selagi
ada yang mengharapkan pandangan & penilaian yang adil atau seimbang
mengenai seseorang, kita memilih menyampaikan komentar-komentar yang buruk
& mendiskreditkan orang itu. Dan jika itu kita lakukan berulangkali, tanpa
kita sadari kita telah beubah menjadi pemfitnah yang keji terhadap orang lain
atau saudara-saudara seiman kita. Fitnah, sejatinya adalah kebohongan yang jauh
lebih kejam daripada dusta pada umumnya -oleh sebab diarahkan dengan bukan saja
unuk menguntungkan diri tapi juga melukai hingga menghancurkan orang lain.
Jelas kita diperintahkan membuang semua itu dari hidup pribadi &
hubungan-hubungan persaudaraan kita dalam Kristus (1 Kor. 5:11;2 Kor. 12:20;
Ef. 4:31; Kol. 3:8). Di tengah-tengah kumpulan-kumpulan pemftnah, mereka yang
mengasihi Tuhan akan bersinar sebagai orang-orang yang mengajak orang lain
berbuat kasih. Andakah orangnya? Salam revival! GBU.
No comments:
Post a Comment