Tuesday, 9 February 2016

9 Februari 2016



RICH FAMILY-POOR FAMILY



1 Taw 17: 27, “Kiranya Engkau sekarang berkenan memberkati keluarga hamba-Mu ini, supaya tetap ada di hadapan-Mu untuk selama-lamanya. Sebab apa yang Engkau berkati, ya TUHAN, diberkati untuk selama-lamanya.”
F = Father
A = And
M = Mother
                                  I = Ai
                                 L = Love
                                 Y = You
Setiap keluarga hendaklah “saling mengasihi” satu dengan yang lain. Tuhan ajar kami sadar akan arti keluarga dimata Tuhan, ajar kami untuk menjadi anggota keluarga yang menjadi berkat dimanapun berada sehingga “berkatMu” & perkenananMu ada atas keluarga kami. Amin.

Xavier Quentin Pranata
“Perjalanan yang tiada habisnya adalah perjalanan menuju kedewasaan sempurna.” Xavier Quentin Pranata.

Madam Ossy
SAAT TEDUH. Selasa, 9 Februari 2016. Never Walk Alone. …tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah, yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita (Roma 8:39). Salah satu klub sepakbola terkenal dari Inggris, Liverpool, memiliki slogan yang berbunyi: “You will never walk alone”. Tidak jelas alasan pemilihan slogan itu. Yang pasti, slogan ini punya makna yang luar biasa. Slogan ini seakan memberikan kekuatan, semangat, dan kepastian bahwa seberat apa pun beban yang dihadapi, sekuat apa pun badai yang dilalui, sesusah apa pun persoalan yang mesti diselesaikan, tidak ada seorang pun yang akan berjalan sendiri sebab ada orang lain yang akan menyertainya. Hidup yang kita jalani saat ini bukanlah hidup yang mudah. Ada banyak tantangan yang harus dihadapi, persoalan yang harus diselesaikan, pergumulan yang harus dijalani, dan pencobaan yang harus dimenangkan. Tentu saja, hidup ini juga tidak berwarna kelam terus. Ada juga kesempatan yang dapat diraih, peluang yang dapat diambil, kegembiraan dan kesenangan yang dapat dinikmati, dan anugerah yang patut disyukuri. Hanya saja, ketika kita harus menghadapi kekelaman hidup, kadang-kadang kita merasa sendiri. Orang lain menjauh, bahkan keluarga sendiri tidak peduli. Firman Tuhan memberi kita kekuatan dengan menegaskan bahwa tidak ada satu hal pun di dalam dunia ini yang dapat memisahkan kita dari kasih Kristus. Ini artinya, apa pun yang sedang kita hadapi sekarang, Tuhan Yesus Kristus selalu menyertai kita. Dia memberikan kekuatan dan kelegaan, kelepasan dan kedamaian. Oleh karena itu, bersandarlah selalu kepada-Nya —AAS. BERSAMA DENGAN KRISTUS, KITA TIDAK AKAN PERNAH LAGI BERJALAN SEORANG DIRI. Selamat pagi. Semangat awal minggu. Setia berdoa selalu. Tuhan Yesus memberkati.

Bp. Anto – Citraland
Syalom! Pagi saudaraku. Lukas 19:5, “Ketika Yesus sampai ke tempat itu, Ia melihat ke atas dan berkata: ‘Zakheus, segeralah turun, sebab hari ini Aku harus menumpang di rumahmu.’” Semua orang perlu Yesus. Lebih-lebih orang yang menyadari dirinya orang berdosa. Tetap semangat.

Samuel Sianto-Yestoya Ministry
Pengkh 3:11 – TUHAN membuat segala sesuatu indah pada waktunya! Indah rencana-MU TUHAN di dalam hidupku, tapi ku mengerti sekarang KAU tolong daku. Kini ku melihat dan ku merasakan indah rencana-MU! Samuel Sianto(SS)-YESTOYA Ministry.

Worship Center Surabaya
Tak seorangpun suka disebut sebagai pemfitnah -seseorang yang disebut-sebut melakukan sesuatu yang lebih kejam daripada pembunuhan. Sayangnya, dalam 2 Timotius 3:2 disebutkan bahwa menjelang kesudahan zaman, dunia akan dipenuhi dengan para pemfitnah. Jika tidak seorangpun mengakui dirinya sebagai pemfitnah sedangkan pemfitnah-pemfitnah semakin banyak sebagaimana dinubuatkan, berarti banyak orang yang menjadi pemfitnah tanpa menyadari dirinya telah melakukan fitnah. Dari kata aslinya, yang termasuk dalam sebutan ‘pemfitnah’ antara lain adalah mereka yang memperkatakan sesuatu yang tidak sebenarnya mengenai orang lain (baik terang-terangan atau diam-diam); para penghasut; yang membuat pernyataan-pernyataan dusta dengan tujuan merusak reputasi seseorang; yang melancarkan tuduhan-tuduhan yang keliru secara jahat untuk mencederai nama baik seseorang. Jika ucapan-ucapan semacam itu ditujukan pada Tuhan, ia disebut seorang penghujat. Sebelum kita menilai & menghakimi orang lain, marilah melihat pada diri kita. Adakah terkadang oleh karena iri hati atau tidak suka kepada orang lain, kita mengekspresikan perkataan atau tindakan yang memberikan kesan negatif mengenai seseorang tanpa didasari alasan/bukti yang kuat. Selagi ada yang mengharapkan pandangan & penilaian yang adil atau seimbang mengenai seseorang, kita memilih menyampaikan komentar-komentar yang buruk & mendiskreditkan orang itu. Dan jika itu kita lakukan berulangkali, tanpa kita sadari kita telah beubah menjadi pemfitnah yang keji terhadap orang lain atau saudara-saudara seiman kita. Fitnah, sejatinya adalah kebohongan yang jauh lebih kejam daripada dusta pada umumnya -oleh sebab diarahkan dengan bukan saja unuk menguntungkan diri tapi juga melukai hingga menghancurkan orang lain. Jelas kita diperintahkan membuang semua itu dari hidup pribadi & hubungan-hubungan persaudaraan kita dalam Kristus (1 Kor. 5:11;2 Kor. 12:20; Ef. 4:31; Kol. 3:8). Di tengah-tengah kumpulan-kumpulan pemftnah, mereka yang mengasihi Tuhan akan bersinar sebagai orang-orang yang mengajak orang lain berbuat kasih. Andakah orangnya? Salam revival! GBU.


No comments:

Post a Comment