RICH FAMILY-POOR FAMILY
Kolose 3:23, “Apapun juga yang kamu
perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk
manusia.” Seringkali kita membeda-bedakan antara pekerjaan sekuler dan
pekerjaan Tuhan/pelayanan di gereja. Sesungguhnya perbedaan itu tidak ada. Baik
pekerjaan sekuler maupun pekerjaan pelayanan kedua-duanya adalah ‘pekerjaan
yang sudah Tuhan pecayakan’ kepada kita untuk kita memberikan kontribusi yang
terbaik dari apa yang sudah kita miliki. DIA yang akan menuntun kita untuk
melakukannya dengan memberi yang terbaik dimana pun kita ditempatkanNya. Karena
setiap kita diciptakan secara khusus oleh DIA, sehingga kita dapat melakukan
pekerjaan kita (baik pekerjaan sekuler maupun pekerjaan di tempat pelayanan
kita) dengan sepenuh hati seperti untuk Tuhan bukan untuk manusia.
Bp. Budi – PT. Multipack Unggul
--- NAMA BAIK --- Membangun nama baik
butuh waktu 20 tahun, tetapi merusaknya butuh waktu 5 menit. Amsal 22:1, “Nama
baik lebih berharga dari pada kekayaan besar, dikasihi orang lebih baik dari
pada perak dan emas”. Orang yang memiliki nama baik, pasti punya karakter yang
baik, tidak tamak, relationshipnya baik dan berprestasi. Dia membangun
karakternya dengan kelembutan, kesabaran, kebaikan, dan kerendahan hati, selalu
tepat janji, jujur dan tidak pernah ‘makan’ uang orang. Setia dan loyal
terhadap Tuhan dan sesama, suka berbuat sesuatu yang bermanfaat bagi orang
banyak, berjasa bagi kepentingan masyarakat luas, tidak suka menonjolkan diri
walau dia sangat berprestasi. A good name will shine forever. Nama baik akan
bersinar selamanya. Sesungguhnya setiap kita punya nama yang bagus, mari kita
usahakan agar bukan hanya bagus tetapi juga harum. 2 Korintus 2:14, “Tetapi
syukur bagi Allah, yang dalam Kristus selalu membawa kami di jalan
kemenangan-NYA. Dengan perantaraan kami IA menyebarkan keharuman pengenalan
akan DIA di mana-mana”. Selamat pagi... Selamat beraktivitas dan berkarya...
Jangan sampai nama Tuhan dihujat oleh karena nama kita, jadilah orang percaya
yang memiliki nama yang baik, sehingga mereka juga memuliakan Tuhan.
Xavier Quentin Pranata
“Kecerdasan yang dipakai untuk rekayasa
suatu kali akan memperdaya diri sendiri.” Xavier Quentin Pranata.
Madam Ossy
SAAT TEDUH. Kamis, 25 Februari 2016.
Berpegang Pada Kebenaran. Jika ya, hendaklah kamu katakan: Ya, jika tidak, hendaklah
kamu katakan: Tidak. Apa yang lebih daripada itu berasal dari si jahat (Matius
5:37). Plus kali plus sama dengan plus. Menyatakan benar tentang hal yang benar
adalah sebuah kebenaran. Minus kali minus sama dengan plus. Menyatakan salah
tentang sesuatu yang salah adalah kebenaran. Minus kali plus sama dengan minus.
Menyatakan salah terhadap sesuatu yang benar adalah sebuah kesalahan. Plus kali
minus sama dengan minus. Menyatakan benar tentang hal yang salah adalah sebuah
kesalahan. Orang cenderung memilih menyelamatkan diri sekalipun harus melakukan
dosa. Mereka jauh lebih takut kehilangan harta, jabatan, kehormatan dan teman
daripada berpegang pada kebenaran. Bahkan demi pencapaian duniawi mereka rela
memutarbalikkan fakta. Saksi yang telah disumpah memberikan kesaksian palsu di
pengadilan. Tersangka yang sudah terbukti bersalah justru menuntut balik dengan
dalih pencemaran nama baik. Bahkan warga gereja pun sering melakukan intrik
demi keselamatan diri yang semu. Parahnya lagi, ada sebagian orang yang dengan
sengaja mau menerima kesaksian palsu sebagai kebenaran. Kebenaran menurut
kehendak Tuhan adalah landasan hidup orang Kristen. Memang, kebenaran Tuhan
tidak selalu menyukakan hati jika dilihat dengan kacamata duniawi. Tak jarang
kebenaran menjadikan kita marah, sedih, dan malu. Bahkan kita cenderung untuk
membenci orang yang menyatakan kebenaran. Sesungguhnya, bukankah kebenaran
Tuhan berguna untuk menyibak kesalahan kita, bahkan menelanjangi seluruh isi
hati kita yang tersembunyi? Kiranya kebenaran pengajaran Kristus dinyatakan
secara leluasa —EBL. MENJADI KRISTEN BERARTI MENJADI BENAR, KARENA KRISTUS
TELAH MENGANGKAT KITA KE DALAM KEBENARAN SEJATI. Selamat pagi. Bersyukurlah
buat hari ini. Tuhan Yesus memberkati.
GNCC
1 Samuel 17:50, “Demikianlah Daud
mengalahkan orang Filistin (Goliat) itu dengan umban dan batu; ia mengalahkan
orang Filistin itu dan membunuhnya, tanpa pedang di tangan.” Semakin besar
problem atau masalah yang kau hadapi, semakin besar kemenangan yang akan engkau
raih. Fight from victory and not for victory.
Tante Elisabeth – NTT
Ya amin! DOA MENGHASILKAN KUASA. Maz
25:3-5. Ya, semua orang yang menantikan Engkau takkan menjadi malu; yang
mendapat malu ialah mereka yang berbuat khianat dengan tidak ada alasannya.
Beritahukanlah jalan-jalanMu kepadaku, ya Tuhan, tunjukkanlah itu kepadaku.
Bahwa aku berjalan dalam kebenaran dan ajarilah aku, sebab Engkau Tuhan yang
menyelamatkan aku. Engkau kunanti-nantikan sepanjang hari. Kalau kita mengenal
faedahnya “berdoa”, pasti kita sudah lama menjalankan kehidupan doa. Seperti
untuk bekerja, perlu punya keiinginan untuk berdoa. Kenalilah manfaat dari
kehidupan berdoa, supaya dapat mengembakangkan keinginan untuk berdoa. Ya,
amin. Doa itu penting sekali dalam kehidupan kita orang percaya. Berdoa untuk
anak kita, kepada teman yang mengalami pergumulan, untuk negara, dll. Selamat
sore. JBU all.
Ibu Caroline – Bandung
DIBERKATI DALAM SEGALA HAL. Kejadian
24:1, “Adapun Abraham telah tua dan lanjut umurnya serta diberkati dalam segala
hal.” Ayub 36:11, “Apabila kita mau mendengar dan takluk kepada Tuhan maka kita
akan hidup mujur sampai akhir hidup kita.” Apa yang muncul dalam pikiran Anda
ketika mendengar kata-kata diberkati dalam segala hal? Banyak orang berpikir
bahwa diberkati hanya sebatas soal materi, kesehatan, kedudukan, keberhasilan
dan sebagainya. Dalam kehidupan orang Kristen ada dua jenis orang dalam konteks
berkat: 1. Orang yang mengetuk pintu berkat. Sebagaimana firman Tuhan berkata,
“Ketuklah pintu maka pintu akan dibukakan.” Jadi sifatnya hanya mengetuk saja.
Kenapa harus mengetuk? Karena tidak memiliki kunci. 2. Orang yang memiliki
kunci berkat. Orang yang demikian tidak perlu mengetuk pintu karena ia memiliki
kunci, orang tersebut dapat membuka dan menutup kapan saja. Untuk dapat diberkati
dalam segala hal, kita tidak mengikuti sebuah metode atau formula. Kita tidak
terbatas hanya mengetahui prinsip tabur tuai, tetapi melampaui prinsip tersebut
dan tahu apa artinya diberkati dalam segala hal. Orang yang diberkati dalam
segala hal adalah orang yang bukan hanya sekedar banyak harta, tetapi ia adalah
orang yang tidak perlu lagi bergumul dan tidak perlu kuatir akan masalah
keuangan. Ia tetap tenang dan percaya bahwa segala kebutuhan hidupnya telah
disediakan oleh Tuhan dan percaya bahwa Tuhan memberkatinya. Karakteristik
orang yang diberkati Tuhan: 1. Orang yang membawa atribut dan sifat dasar
Allah, dan memiliki kodrat ilahi dalam hidupnya sehingga hidupnya mencerminkan
Kristus. 2. Orang yang percaya bahwa Tuhan adalah satu-satunya sumber dalam
hidup ini sehingga ia tidak mencari sumber yang lain. Sudahkah Anda menjadi
orang yang seperti itu? Orang yang memiliki kodrat ilahi dan menjadikan Tuhan
satu-satunya sumber dalam hidup? -Dr. Leonardo A.Sjiamsuri, M.Th-.
No comments:
Post a Comment