Thursday, 25 February 2016

25 Februari 2016




RICH FAMILY-POOR FAMILY


Kolose 3:23, “Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.” Seringkali kita membeda-bedakan antara pekerjaan sekuler dan pekerjaan Tuhan/pelayanan di gereja. Sesungguhnya perbedaan itu tidak ada. Baik pekerjaan sekuler maupun pekerjaan pelayanan kedua-duanya adalah ‘pekerjaan yang sudah Tuhan pecayakan’ kepada kita untuk kita memberikan kontribusi yang terbaik dari apa yang sudah kita miliki. DIA yang akan menuntun kita untuk melakukannya dengan memberi yang terbaik dimana pun kita ditempatkanNya. Karena setiap kita diciptakan secara khusus oleh DIA, sehingga kita dapat melakukan pekerjaan kita (baik pekerjaan sekuler maupun pekerjaan di tempat pelayanan kita) dengan sepenuh hati seperti untuk Tuhan bukan untuk manusia.

Bp. Budi – PT. Multipack Unggul
--- NAMA BAIK --- Membangun nama baik butuh waktu 20 tahun, tetapi merusaknya butuh waktu 5 menit. Amsal 22:1, “Nama baik lebih berharga dari pada kekayaan besar, dikasihi orang lebih baik dari pada perak dan emas”. Orang yang memiliki nama baik, pasti punya karakter yang baik, tidak tamak, relationshipnya baik dan berprestasi. Dia membangun karakternya dengan kelembutan, kesabaran, kebaikan, dan kerendahan hati, selalu tepat janji, jujur dan tidak pernah ‘makan’ uang orang. Setia dan loyal terhadap Tuhan dan sesama, suka berbuat sesuatu yang bermanfaat bagi orang banyak, berjasa bagi kepentingan masyarakat luas, tidak suka menonjolkan diri walau dia sangat berprestasi. A good name will shine forever. Nama baik akan bersinar selamanya. Sesungguhnya setiap kita punya nama yang bagus, mari kita usahakan agar bukan hanya bagus tetapi juga harum. 2 Korintus 2:14, “Tetapi syukur bagi Allah, yang dalam Kristus selalu membawa kami di jalan kemenangan-NYA. Dengan perantaraan kami IA menyebarkan keharuman pengenalan akan DIA di mana-mana”. Selamat pagi... Selamat beraktivitas dan berkarya... Jangan sampai nama Tuhan dihujat oleh karena nama kita, jadilah orang percaya yang memiliki nama yang baik, sehingga mereka juga memuliakan Tuhan.

Xavier Quentin Pranata
“Kecerdasan yang dipakai untuk rekayasa suatu kali akan memperdaya diri sendiri.” Xavier Quentin Pranata.

Madam Ossy
SAAT TEDUH. Kamis, 25 Februari 2016. Berpegang Pada Kebenaran. Jika ya, hendaklah kamu katakan: Ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: Tidak. Apa yang lebih daripada itu berasal dari si jahat (Matius 5:37). Plus kali plus sama dengan plus. Menyatakan benar tentang hal yang benar adalah sebuah kebenaran. Minus kali minus sama dengan plus. Menyatakan salah tentang sesuatu yang salah adalah kebenaran. Minus kali plus sama dengan minus. Menyatakan salah terhadap sesuatu yang benar adalah sebuah kesalahan. Plus kali minus sama dengan minus. Menyatakan benar tentang hal yang salah adalah sebuah kesalahan. Orang cenderung memilih menyelamatkan diri sekalipun harus melakukan dosa. Mereka jauh lebih takut kehilangan harta, jabatan, kehormatan dan teman daripada berpegang pada kebenaran. Bahkan demi pencapaian duniawi mereka rela memutarbalikkan fakta. Saksi yang telah disumpah memberikan kesaksian palsu di pengadilan. Tersangka yang sudah terbukti bersalah justru menuntut balik dengan dalih pencemaran nama baik. Bahkan warga gereja pun sering melakukan intrik demi keselamatan diri yang semu. Parahnya lagi, ada sebagian orang yang dengan sengaja mau menerima kesaksian palsu sebagai kebenaran. Kebenaran menurut kehendak Tuhan adalah landasan hidup orang Kristen. Memang, kebenaran Tuhan tidak selalu menyukakan hati jika dilihat dengan kacamata duniawi. Tak jarang kebenaran menjadikan kita marah, sedih, dan malu. Bahkan kita cenderung untuk membenci orang yang menyatakan kebenaran. Sesungguhnya, bukankah kebenaran Tuhan berguna untuk menyibak kesalahan kita, bahkan menelanjangi seluruh isi hati kita yang tersembunyi? Kiranya kebenaran pengajaran Kristus dinyatakan secara leluasa —EBL. MENJADI KRISTEN BERARTI MENJADI BENAR, KARENA KRISTUS TELAH MENGANGKAT KITA KE DALAM KEBENARAN SEJATI. Selamat pagi. Bersyukurlah buat hari ini. Tuhan Yesus memberkati.

GNCC
1 Samuel 17:50, “Demikianlah Daud mengalahkan orang Filistin (Goliat) itu dengan umban dan batu; ia mengalahkan orang Filistin itu dan membunuhnya, tanpa pedang di tangan.” Semakin besar problem atau masalah yang kau hadapi, semakin besar kemenangan yang akan engkau raih. Fight from victory and not for victory.

Tante Elisabeth – NTT
Ya amin! DOA MENGHASILKAN KUASA. Maz 25:3-5. Ya, semua orang yang menantikan Engkau takkan menjadi malu; yang mendapat malu ialah mereka yang berbuat khianat dengan tidak ada alasannya. Beritahukanlah jalan-jalanMu kepadaku, ya Tuhan, tunjukkanlah itu kepadaku. Bahwa aku berjalan dalam kebenaran dan ajarilah aku, sebab Engkau Tuhan yang menyelamatkan aku. Engkau kunanti-nantikan sepanjang hari. Kalau kita mengenal faedahnya “berdoa”, pasti kita sudah lama menjalankan kehidupan doa. Seperti untuk bekerja, perlu punya keiinginan untuk berdoa. Kenalilah manfaat dari kehidupan berdoa, supaya dapat mengembakangkan keinginan untuk berdoa. Ya, amin. Doa itu penting sekali dalam kehidupan kita orang percaya. Berdoa untuk anak kita, kepada teman yang mengalami pergumulan, untuk negara, dll. Selamat sore. JBU all.

Ibu Caroline – Bandung
DIBERKATI DALAM SEGALA HAL. Kejadian 24:1, “Adapun Abraham telah tua dan lanjut umurnya serta diberkati dalam segala hal.” Ayub 36:11, “Apabila kita mau mendengar dan takluk kepada Tuhan maka kita akan hidup mujur sampai akhir hidup kita.” Apa yang muncul dalam pikiran Anda ketika mendengar kata-kata diberkati dalam segala hal? Banyak orang berpikir bahwa diberkati hanya sebatas soal materi, kesehatan, kedudukan, keberhasilan dan sebagainya. Dalam kehidupan orang Kristen ada dua jenis orang dalam konteks berkat: 1. Orang yang mengetuk pintu berkat. Sebagaimana firman Tuhan berkata, “Ketuklah pintu maka pintu akan dibukakan.” Jadi sifatnya hanya mengetuk saja. Kenapa harus mengetuk? Karena tidak memiliki kunci. 2. Orang yang memiliki kunci berkat. Orang yang demikian tidak perlu mengetuk pintu karena ia memiliki kunci, orang tersebut dapat membuka dan menutup kapan saja. Untuk dapat diberkati dalam segala hal, kita tidak mengikuti sebuah metode atau formula. Kita tidak terbatas hanya mengetahui prinsip tabur tuai, tetapi melampaui prinsip tersebut dan tahu apa artinya diberkati dalam segala hal. Orang yang diberkati dalam segala hal adalah orang yang bukan hanya sekedar banyak harta, tetapi ia adalah orang yang tidak perlu lagi bergumul dan tidak perlu kuatir akan masalah keuangan. Ia tetap tenang dan percaya bahwa segala kebutuhan hidupnya telah disediakan oleh Tuhan dan percaya bahwa Tuhan memberkatinya. Karakteristik orang yang diberkati Tuhan: 1. Orang yang membawa atribut dan sifat dasar Allah, dan memiliki kodrat ilahi dalam hidupnya sehingga hidupnya mencerminkan Kristus. 2. Orang yang percaya bahwa Tuhan adalah satu-satunya sumber dalam hidup ini sehingga ia tidak mencari sumber yang lain. Sudahkah Anda menjadi orang yang seperti itu? Orang yang memiliki kodrat ilahi dan menjadikan Tuhan satu-satunya sumber dalam hidup? -Dr. Leonardo A.Sjiamsuri, M.Th-.

No comments:

Post a Comment