RICH FAMILY-POOR
FAMILY
Pentingnya
Keluarga (Efesus 5:22-31). Saat seorang
suami mendekat dan tunduk kepada Kristus & istri juga mendekat & tunduk
kepada Kristus, makin mereka akan menjadi dekat satu dengan lainnya (demikian
juga dengan anak-anak). Standard kasih seperti apa yang perlu dimiliki seorang
suami terhadap istrinya? Yaitu kasih yang tidak egois, kasih yang
senantiasa memberi dan mengorbankan diri (ayat 25), kasih yang suci
(ayat 26), kasih yang memelihara, mengutamakan kesejahteraan istrinya (ayat 29), kasih yang melibatkan
komitmen selain perasaan (ayat 31). Amin. Jadi Cinta Segitiga bagi
kita orang percaya, bukan PIL dan WIL tetapi Kristus sebagai
pihak ke 3 dan terpenting dalam sebuah keluarga. Amin.
Xavier Quentin
Pranata
“Saat kita
dipaksa pisah dengan orang yang kita kasihi, peristiwa itu bisa jadi kesempatan
agar kedewasaan kita terasah.” Xavier Quentin Pranata.
Samuel
Sianto-Yestoya Ministry
Maz 86:10 – Sebab
ENGKAU besar dan melakukan keajaiban-keajaiban; ENGKAU sendiri saja ALLAH!
Wow... Terima kasih YESUSku. Sekarang aku sendiri mengalami mujizat-mujizat
dari-MU! Samuel Sianto(SS)-YESTOYA Ministry.
Madam Ossy
SAAT TEDUH.
Senin, 1 Februari 2016. Hidup Baru. Ketika saudara-saudara Yusuf melihat, bahwa
ayah mereka telah mati, berkatalah mereka: “Boleh jadi Yusuf akan mendendam
kita dan membalaskan sepenuhnya kepada kita segala kejahatan yang telah kita
lakukan kepadanya” (Kejadian 50:15). Seorang teman saya mendadak mogok pergi ke
gereja. Alasannya? Ternyata ia kecewa melihat anggota keluarganya yang paling rajin
ke gereja. “Setiap Minggu pagi ia ke gereja, tapi sehari-hari di rumah mengeluh
dan khawatir terus akan hidupnya. Nggak ada bedanya ke gereja atau tidak.”
Kerajinannya ke gereja nyatanya tak berdampak dalam kesehariannya. Hal serupa
bisa kita lihat pada saudara-saudara Yusuf. Telah bertahun-tahun lamanya Yusuf
mengucapkan pengampunan, telah sekian lama mereka merasakan pemeliharaan Yusuf
di tanah terbaik Mesir lengkap dengan berbagai fasilitas…ternyata semua itu
tidak benar-benar mengubahkan mereka. Kakak-kakak Yusuf masih memandang diri
mereka sebagai penindas yang culas, yang menjual adiknya menjadi budak. Maka
tak heran jika setelah Yakub meninggal, mereka kembali hidup dalam ketakutan.
Mereka cemas kalau-kalau Yusuf, setelah sang ayah meninggal, berbalik menuntut
balas pada mereka. Perjumpaan dengan Tuhan dimaksudkan untuk mengubahkan diri
kita. Kita menanggalkan manusia lama, dan mengenakan manusia baru, hidup dalam
gaya hidup yang baru. Selanjutnya, hidup baru ini semestinya dirasakan
dampaknya oleh orang-orang terdekat. Ketika kita menerima anugerah pengampunan
Tuhan dengan segenap iman percaya, seharusnya kita meninggalkan manusia lama
yang hidup dalam ketakutan dan kecemasan. Mari kita menghayati kembali
identitas kita sebagai umat yang telah ditebus dan terus bertumbuh dalam kasih
karunia-Nya —OLV. HIDUPLAH SUNGGUH-SUNGGUH SEBAGAI ORANG YANG TELAH MENERIMA
PENEBUSAN TUHAN. Selamat pagi. Setia berdoa dan membaca Firman. Tuhan Yesus
memberkati.
Worship Center
Surabaya
Demi pengembangan
diri, manusia berlomba-lomba mengejar pengetahuan & keahlian dengan belajar
dalam segala bidang. Mulai dari teori, praktek hingga kehidupan tokoh-tokoh
yang tersohor dalam bidang tersebut. Yang ingin sukses sebagai pebisnis,
belajar dari entrepreneur-entrepreneur kelas dunia. Yang ingin berhasil sebagai
ilmuwan, mempelajari hasil-hasil riset yang sudah ada sambil terus mengamati
segala sesuatu di bidangnya demi menemukan hal-hal baru yang penting &
berguna bagi kemajuan ilmunya. Semua kemajuan tercapai oleh karena orang
percaya masih banyak rahasia-rahasia di alam semesta. Belajar dari segala
referensi yang ada, mereka berharap ada semakin banyak penemuan yang baru &
bermanfaat bagi peradaban manusia. Namun sesungguhnya ada satu kumpulan tulisan
melebihi gabungan semua buku yang ada di dunia dari dahulu hingga sekarang. Ada
keajaiban-keajaiban di balik kumpulan kata-kata dalam firman Tuhan. Pemazmur
menyadari itu sehingga ia berdoa, “Singkapkanlah mataku, supaya aku memandang
keajaiban-keajaiban dari taurat-Mu” (Maz. 119:18). Jika saja manusia mau
meminta kepada Tuhan & percaya akan perkataan-perkataanNya melebihi
pikirannya sendiri, bisa jadi akan jauh lebih banyak kemajuan dengan lebih
banyak kebaikan yang terjadi dalam sejarah manusia. Misalnya, Alkitab mengatakan
bahwa bumi berbentuk bulat & menggantung posisinya (Yes. 40:22; Ayub 26:7)
yang baru kemudian dibuktikan & dipercayai ribuan tahun setelah penulisan
kitab-kitab itu. Dan itu baru sebagian kecil dari keajaiban firman. Sebab di
dalamnya tersedia jawaban bagi permasalahan manusia; pengetahuan tentang asal
usul, makna & tujuan hidup manusia; petunjuk-petunjuk penting bagi tiap
langkah kehidupan kita yaitu hikmat ilahi (2 Tim. 3:16). Dan melampaui semuanya
itu, jika disingkapkan, huruf-huruf mati kitab suci membawa kita pada
pengenalan akan Pribadi termulia perancang semesta itu sendiri. Anda hanya akan
menemukan keajaiban firman saat mata (rohani) Anda dibukakan. Maukah Anda
meminta dengan segala kerinduan pada Roh Kudus penyingkapan rahasia ajaib dari
firman itu? Salam revival! GBU.
No comments:
Post a Comment