Monday, 1 February 2016

1 Februari 2016




RICH FAMILY-POOR FAMILY


Pentingnya Keluarga (Efesus 5:22-31). Saat seorang suami mendekat dan tunduk kepada Kristus & istri juga mendekat & tunduk kepada Kristus, makin mereka akan menjadi dekat satu dengan lainnya (demikian juga dengan anak-anak). Standard kasih seperti apa yang perlu dimiliki seorang suami terhadap istrinya? Yaitu kasih yang tidak egois, kasih yang senantiasa memberi dan mengorbankan diri (ayat 25), kasih yang suci (ayat 26), kasih yang memelihara, mengutamakan kesejahteraan  istrinya (ayat 29), kasih yang melibatkan komitmen selain perasaan (ayat 31). Amin. Jadi Cinta Segitiga bagi kita orang percaya, bukan PIL dan WIL tetapi Kristus sebagai pihak ke 3 dan terpenting dalam sebuah keluarga. Amin.

Xavier Quentin Pranata
“Saat kita dipaksa pisah dengan orang yang kita kasihi, peristiwa itu bisa jadi kesempatan agar kedewasaan kita terasah.” Xavier Quentin Pranata.

Samuel Sianto-Yestoya Ministry
Maz 86:10 – Sebab ENGKAU besar dan melakukan keajaiban-keajaiban; ENGKAU sendiri saja ALLAH! Wow... Terima kasih YESUSku. Sekarang aku sendiri mengalami mujizat-mujizat dari-MU! Samuel Sianto(SS)-YESTOYA Ministry.

Madam Ossy
SAAT TEDUH. Senin, 1 Februari 2016. Hidup Baru. Ketika saudara-saudara Yusuf melihat, bahwa ayah mereka telah mati, berkatalah mereka: “Boleh jadi Yusuf akan mendendam kita dan membalaskan sepenuhnya kepada kita segala kejahatan yang telah kita lakukan kepadanya” (Kejadian 50:15). Seorang teman saya mendadak mogok pergi ke gereja. Alasannya? Ternyata ia kecewa melihat anggota keluarganya yang paling rajin ke gereja. “Setiap Minggu pagi ia ke gereja, tapi sehari-hari di rumah mengeluh dan khawatir terus akan hidupnya. Nggak ada bedanya ke gereja atau tidak.” Kerajinannya ke gereja nyatanya tak berdampak dalam kesehariannya. Hal serupa bisa kita lihat pada saudara-saudara Yusuf. Telah bertahun-tahun lamanya Yusuf mengucapkan pengampunan, telah sekian lama mereka merasakan pemeliharaan Yusuf di tanah terbaik Mesir lengkap dengan berbagai fasilitas…ternyata semua itu tidak benar-benar mengubahkan mereka. Kakak-kakak Yusuf masih memandang diri mereka sebagai penindas yang culas, yang menjual adiknya menjadi budak. Maka tak heran jika setelah Yakub meninggal, mereka kembali hidup dalam ketakutan. Mereka cemas kalau-kalau Yusuf, setelah sang ayah meninggal, berbalik menuntut balas pada mereka. Perjumpaan dengan Tuhan dimaksudkan untuk mengubahkan diri kita. Kita menanggalkan manusia lama, dan mengenakan manusia baru, hidup dalam gaya hidup yang baru. Selanjutnya, hidup baru ini semestinya dirasakan dampaknya oleh orang-orang terdekat. Ketika kita menerima anugerah pengampunan Tuhan dengan segenap iman percaya, seharusnya kita meninggalkan manusia lama yang hidup dalam ketakutan dan kecemasan. Mari kita menghayati kembali identitas kita sebagai umat yang telah ditebus dan terus bertumbuh dalam kasih karunia-Nya —OLV. HIDUPLAH SUNGGUH-SUNGGUH SEBAGAI ORANG YANG TELAH MENERIMA PENEBUSAN TUHAN. Selamat pagi. Setia berdoa dan membaca Firman. Tuhan Yesus memberkati.

Worship Center Surabaya
Demi pengembangan diri, manusia berlomba-lomba mengejar pengetahuan & keahlian dengan belajar dalam segala bidang. Mulai dari teori, praktek hingga kehidupan tokoh-tokoh yang tersohor dalam bidang tersebut. Yang ingin sukses sebagai pebisnis, belajar dari entrepreneur-entrepreneur kelas dunia. Yang ingin berhasil sebagai ilmuwan, mempelajari hasil-hasil riset yang sudah ada sambil terus mengamati segala sesuatu di bidangnya demi menemukan hal-hal baru yang penting & berguna bagi kemajuan ilmunya. Semua kemajuan tercapai oleh karena orang percaya masih banyak rahasia-rahasia di alam semesta. Belajar dari segala referensi yang ada, mereka berharap ada semakin banyak penemuan yang baru & bermanfaat bagi peradaban manusia. Namun sesungguhnya ada satu kumpulan tulisan melebihi gabungan semua buku yang ada di dunia dari dahulu hingga sekarang. Ada keajaiban-keajaiban di balik kumpulan kata-kata dalam firman Tuhan. Pemazmur menyadari itu sehingga ia berdoa, “Singkapkanlah mataku, supaya aku memandang keajaiban-keajaiban dari taurat-Mu” (Maz. 119:18). Jika saja manusia mau meminta kepada Tuhan & percaya akan perkataan-perkataanNya melebihi pikirannya sendiri, bisa jadi akan jauh lebih banyak kemajuan dengan lebih banyak kebaikan yang terjadi dalam sejarah manusia. Misalnya, Alkitab mengatakan bahwa bumi berbentuk bulat & menggantung posisinya (Yes. 40:22; Ayub 26:7) yang baru kemudian dibuktikan & dipercayai ribuan tahun setelah penulisan kitab-kitab itu. Dan itu baru sebagian kecil dari keajaiban firman. Sebab di dalamnya tersedia jawaban bagi permasalahan manusia; pengetahuan tentang asal usul, makna & tujuan hidup manusia; petunjuk-petunjuk penting bagi tiap langkah kehidupan kita yaitu hikmat ilahi (2 Tim. 3:16). Dan melampaui semuanya itu, jika disingkapkan, huruf-huruf mati kitab suci membawa kita pada pengenalan akan Pribadi termulia perancang semesta itu sendiri. Anda hanya akan menemukan keajaiban firman saat mata (rohani) Anda dibukakan. Maukah Anda meminta dengan segala kerinduan pada Roh Kudus penyingkapan rahasia ajaib dari firman itu? Salam revival! GBU.

No comments:

Post a Comment