RICH FAMILY-POOR FAMILY
1 Tawarikh 25:6, “Mereka
ini sekalian berada di bawah pimpinan ayah mereka pada waktu menyanyikan
nyanyian di rumah TUHAN dengan diiringi ceracap, gambus dan kecapi untuk ibadah
di rumah Allah dengan petunjuk raja. Demikianlah keadaan bani Asaf, Yedutun
& Heman.” Ditengah keluarga/di lingkungan tempat tinggal kita, kita
perlu hikmat Allah agar kita memiliki kerelaan hati untuk melayani.
Keluarga-keluarga yang melayani bersama-sama akan bertumbuh semakin kuat ketika
melayani Tuhan. Apakah saat ini keluarga kita sudah melayani Tuhan? Apakah kita
setia dalam melayani-Nya??
Bp. Budi – PT.
Multipack Unggul
--- MENGHORMATI
ORANG TUA --- Kasih ibu ibarat nyanyian tanpa henti dalam hati yang nyaman
& bahagia. Kadangkala liriknya terlupakan namun iramanya selalu terkenang.
Mat. 15:22, “Lalu datanglah seorang perempuan Kanaan dari daerah itu &
berseru, ‘Kasihanilah aku, ya Tuhan, Anak Daud, karena anakku perempuan
kerasukan setan & sangat menderita’. Kasih seorang ibu begitu luar biasa,
dia berjalan mencari Yesus untuk memohon kesembuhan bagi anaknya. Jarang kita
menemukan kisah seorang anak yang mau berjuang mati-matian untuk mencari
pertolongan bagi orang tuanya. Kapasitas perjuangan orang tua bagi anak-anaknya
slalu diatas perjuangan anak-anak kepada orang tuanya. Oleh sebab itu Tuhan
menyediakan ganjaran yang sangat super yaitu kebahagiaan & panjang umur
bagi anak-anak yang sayang & hormat kepada orang tuanya. Ef 6:2-3,
“Hormatilah ayahmu & ibumu, ini adalah suatu perintah yang penting, seperti
yang nyata dari janji ini: supaya kamu berbahagia & panjang umurmu di
bumi”. Pelayanan apapun yang sudah kita lakukan & perbuatan baik apapun
yang sudah kita jalankan bilamana kita tidak pernah sayang & hormat kepada
orang tua maka semua itu akan sia-sia & tidak diperhitungkan Tuhan.
Sebaliknya dalam kondisi apapun kita tetap mau melayani & menghormati orang
tua kita, bahkan sampai rela mengorbankan harta benda maka upah yang
sangat-sangat besar menanti kita. Jadi jangan pernah takut menderita/jatuh
miskin karena Tuhan pasti menggantikan berlipat ganda sampai hidup kita
berkelimpahan. Selamat pagi. Selamat beraktivitas & berkarya di hari ini
dengan penuh semangat... Hormatilah orang tuamu, itu perintah Tuhan yang HARUS
kita lakukan apapun alasannya!!!
Xavier Quentin
Pranata
“Saat menunggu
dipanggil untuk bikin paspor di imigrasi sudahkah kita punya paspor surgawi?”
Xavier Quentin Pranata.
Madam Ossy
SAAT TEDUH. Rabu,
10 Februari 2016. Apapun Pekerjaannya. Apa pun juga yang kamu perbuat,
perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia (Kolose
3:23). Di China ada seorang dokter yang karena imannya kepada Kristus
ditugaskan membersihkan toilet setiap hari. Ia pun menyulap toilet itu menjadi
toilet paling bersih di kotanya. Ketika ditanya tentang motif di balik
tindakannya itu, ia berkata, “Saya selalu membayangkan bahwa Yesus akan datang
buang air di toilet yang saya bersihkan itu. Alangkah sedihnya kalau toilet ini
dalam keadaan kotor ketika Dia datang.” Banyak orang membeda-bedakan pekerjaan.
Ada yang disebut pekerjaan rohani dan pekerjaan sekuler. Akan merasa terhormat
dan menyenangkan bila mengerjakan hal-hal rohani dibanding pekerjaan yang
dianggap sekuler. Memang ada orang-orang Kristen yang terpanggil untuk
pelayanan-pelayanan khusus. Seperti kedua belas murid terpanggil untuk pelayanan
firman dan doa, adapun ketujuh diaken terpanggil untuk tugas membagi-bagikan
makanan sehari-hari kepada para janda. Ada juga yang mendukung sebuah pekerjaan
dengan harta dan uang mereka. Tetapi semua pekerjaan itu sama pentingnya.
Sebagai pengikut Kristus, janganlah kita terjebak dalam persepsi yang keliru.
Kita perlu mengingat bahwa apa pun pekerjaan dan status kita, di situlah kita
mengejawantahkan iman. Seperti dikatakan dalam nats hari ini, “Apa pun juga
yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan
bukan untuk manusia.” Saat kita melakukan segala sesuatu dengan mata yang
tertuju kepada Allah, berarti kita sedang melayani Dia. Tak perlu dibedakan
antara pekerjaan rohani dan sekuler —PRB. BAGI ORANG PERCAYA SEMUA PEKERJAAN SAMA
NILAINYA, KECUALI DILAKUKAN DI LUAR KEHENDAK ALLAH. Selamat pagi. Tetap berdoa
dan baca Firman. Tetap Semangat ya. Tuhan Yesus memberkati.
Samuel
Sianto-Yestoya Ministry
Maz 34:13-15 –
Obat Umur Panjang: Jaga Lidah, Jauhi yang jahat, Lakukan yang baik, Cari
Perdamaian, berusaha mendapatkannya! Yukkk belajar dilakukan sekarang! Samuel
Sianto(SS)-YESTOYA Ministry.
Tante Elisabeth –
NTT
Amin, amin, amin.
1 Korintus 2:10,12, “Karena kita Alllah telah menyatakannya, oleh Roh, sebab
Roh menyelidiki segala sesuatu, bahkan hal-hal yang tersembunyi dalam diri
Allah. Kita tidak menerima roh yang dari dunia supaya kita tahu, apa yang
dikaruniakan Allah kepada kita”. Dalam menjalani kehidupan sehari-hari, saat
orang percaya terus menyelaraskan kehidupan mereka dengan frekuensi rohani yang
dipancarkan dari surga, terus menyelaraskan diri dengan ‘main message’ yang
mereka terima, akan mendapati adanya suatu kenyataan. Amin. Selamat pagi. Shalom. JBU all.
Worship Center
Surabaya
Membayangkan
kesuksesan & kelimpahan Salomo, banyak yang menginginkan menjadi seperti
raja termakmur yang pernah ada di dunia itu. Segalanya dimilikinya: kemewahan,
uang, kenyamanan, ketenaran hingga kesenangan-kesenangan hidup. Sungguh
disayangkan tidak banyak yang ingin menjadi seperti Daud, seseorang yang
disebut Tuhan sebagai yang berkenan di hati-Nya. Daud mungkin tidak sekaya
Salomo secara duniawi, tapi di mata Allah dialah yang paling kaya di antara
semua. Sebab apa? Sebab Bagi Daud, bagian warisannya ialah Tuhan itu sendiri:
“Ya TUHAN, Engkaulah bagian warisanku & pialaku” (Maz. 16:5). •Adakah yang
lebih baik di alam semesta ini daripada ‘memperoleh‘ TUHAN? Suatu pertanyaan
yang mudah dijawab. Sayangnya, pikiran kita kerap ditipu & dibutakan oleh
pesona semu dunia. Apapun yang berkaitan dengan Tuhan selalu berada dalam
urutan teratas & kualitas terbaik. Persahabatan? Hubungan keluarga?
Hubungan kerja sama? TUHAN yang terbaik dalam semua itu (Maz. 16:2). Memiliki
hubungan dengan-Nya lebih berarti & penting dari semua hubungan apapun yang
ada (Maz. 118:5-9; 27:10). •Adakah yang lebih berharga daripada Dia? Menurut
Anda mana yang lebih beruntung: Memiliki simpanan air yang banyak atau sumber
airnya? Memiliki buah atau pohonnya? Memiliki hasil panen atau tanah tempat
panenan itu dituai? Sudah jelas jawabannya. Demikian pula, memiliki &
dimiliki Tuhan yang adalah sumber segala sesuatu, yang daripada-Nya segala yang
baik dalam tiap aspek hidup berasal, sudah pasti melampaui segala pemilikan
yang berharga dalam hidup. •Adakah jaminan yang lebih kokoh & pasti selain
janji-Nya? Banyak yang menyandarkan hidup pada pekerjaan, pada harta benda,
pada koneksi, pada warisan keluarga atau pasangan hidup yang mapan & kaya.
Siapakah yang dapat memastikan kita tidak akan pernah kehilangan semua itu
cepat atau lambat? Bukankah pada kita tiada kuasa menetapkan masa depan &
mempertahankan yang kita miliki? Adakah yang lebih pasti dari Tuhan yang
berjanji memelihara, yang pasti akan menepatinya? Salam revival! GBU.
No comments:
Post a Comment