Wednesday, 10 February 2016

10 Februari 2016



RICH FAMILY-POOR FAMILY




1 Tawarikh 25:6, “Mereka ini sekalian berada di bawah pimpinan ayah mereka pada waktu menyanyikan nyanyian di rumah TUHAN dengan diiringi ceracap, gambus dan kecapi untuk ibadah di rumah Allah dengan petunjuk raja. Demikianlah keadaan bani Asaf, Yedutun & Heman.” Ditengah keluarga/di lingkungan tempat tinggal kita, kita perlu hikmat Allah agar kita memiliki kerelaan hati untuk melayani. Keluarga-keluarga yang melayani bersama-sama akan bertumbuh semakin kuat ketika melayani Tuhan. Apakah saat ini keluarga kita sudah melayani Tuhan? Apakah kita setia dalam melayani-Nya??

Bp. Budi – PT. Multipack Unggul
--- MENGHORMATI ORANG TUA --- Kasih ibu ibarat nyanyian tanpa henti dalam hati yang nyaman & bahagia. Kadangkala liriknya terlupakan namun iramanya selalu terkenang. Mat. 15:22, “Lalu datanglah seorang perempuan Kanaan dari daerah itu & berseru, ‘Kasihanilah aku, ya Tuhan, Anak Daud, karena anakku perempuan kerasukan setan & sangat menderita’. Kasih seorang ibu begitu luar biasa, dia berjalan mencari Yesus untuk memohon kesembuhan bagi anaknya. Jarang kita menemukan kisah seorang anak yang mau berjuang mati-matian untuk mencari pertolongan bagi orang tuanya. Kapasitas perjuangan orang tua bagi anak-anaknya slalu diatas perjuangan anak-anak kepada orang tuanya. Oleh sebab itu Tuhan menyediakan ganjaran yang sangat super yaitu kebahagiaan & panjang umur bagi anak-anak yang sayang & hormat kepada orang tuanya. Ef 6:2-3, “Hormatilah ayahmu & ibumu, ini adalah suatu perintah yang penting, seperti yang nyata dari janji ini: supaya kamu berbahagia & panjang umurmu di bumi”. Pelayanan apapun yang sudah kita lakukan & perbuatan baik apapun yang sudah kita jalankan bilamana kita tidak pernah sayang & hormat kepada orang tua maka semua itu akan sia-sia & tidak diperhitungkan Tuhan. Sebaliknya dalam kondisi apapun kita tetap mau melayani & menghormati orang tua kita, bahkan sampai rela mengorbankan harta benda maka upah yang sangat-sangat besar menanti kita. Jadi jangan pernah takut menderita/jatuh miskin karena Tuhan pasti menggantikan berlipat ganda sampai hidup kita berkelimpahan. Selamat pagi. Selamat beraktivitas & berkarya di hari ini dengan penuh semangat... Hormatilah orang tuamu, itu perintah Tuhan yang HARUS kita lakukan apapun alasannya!!!

Xavier Quentin Pranata
“Saat menunggu dipanggil untuk bikin paspor di imigrasi sudahkah kita punya paspor surgawi?” Xavier Quentin Pranata.

Madam Ossy
SAAT TEDUH. Rabu, 10 Februari 2016. Apapun Pekerjaannya. Apa pun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia (Kolose 3:23). Di China ada seorang dokter yang karena imannya kepada Kristus ditugaskan membersihkan toilet setiap hari. Ia pun menyulap toilet itu menjadi toilet paling bersih di kotanya. Ketika ditanya tentang motif di balik tindakannya itu, ia berkata, “Saya selalu membayangkan bahwa Yesus akan datang buang air di toilet yang saya bersihkan itu. Alangkah sedihnya kalau toilet ini dalam keadaan kotor ketika Dia datang.” Banyak orang membeda-bedakan pekerjaan. Ada yang disebut pekerjaan rohani dan pekerjaan sekuler. Akan merasa terhormat dan menyenangkan bila mengerjakan hal-hal rohani dibanding pekerjaan yang dianggap sekuler. Memang ada orang-orang Kristen yang terpanggil untuk pelayanan-pelayanan khusus. Seperti kedua belas murid terpanggil untuk pelayanan firman dan doa, adapun ketujuh diaken terpanggil untuk tugas membagi-bagikan makanan sehari-hari kepada para janda. Ada juga yang mendukung sebuah pekerjaan dengan harta dan uang mereka. Tetapi semua pekerjaan itu sama pentingnya. Sebagai pengikut Kristus, janganlah kita terjebak dalam persepsi yang keliru. Kita perlu mengingat bahwa apa pun pekerjaan dan status kita, di situlah kita mengejawantahkan iman. Seperti dikatakan dalam nats hari ini, “Apa pun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.” Saat kita melakukan segala sesuatu dengan mata yang tertuju kepada Allah, berarti kita sedang melayani Dia. Tak perlu dibedakan antara pekerjaan rohani dan sekuler —PRB. BAGI ORANG PERCAYA SEMUA PEKERJAAN SAMA NILAINYA, KECUALI DILAKUKAN DI LUAR KEHENDAK ALLAH. Selamat pagi. Tetap berdoa dan baca Firman. Tetap Semangat ya. Tuhan Yesus memberkati.

Samuel Sianto-Yestoya Ministry
Maz 34:13-15 – Obat Umur Panjang: Jaga Lidah, Jauhi yang jahat, Lakukan yang baik, Cari Perdamaian, berusaha mendapatkannya! Yukkk belajar dilakukan sekarang! Samuel Sianto(SS)-YESTOYA Ministry.

Tante Elisabeth – NTT
Amin, amin, amin. 1 Korintus 2:10,12, “Karena kita Alllah telah menyatakannya, oleh Roh, sebab Roh menyelidiki segala sesuatu, bahkan hal-hal yang tersembunyi dalam diri Allah. Kita tidak menerima roh yang dari dunia supaya kita tahu, apa yang dikaruniakan Allah kepada kita”. Dalam menjalani kehidupan sehari-hari, saat orang percaya terus menyelaraskan kehidupan mereka dengan frekuensi rohani yang dipancarkan dari surga, terus menyelaraskan diri dengan ‘main message’ yang mereka terima, akan mendapati adanya suatu kenyataan. Amin.  Selamat pagi. Shalom. JBU all.

Worship Center Surabaya
Membayangkan kesuksesan & kelimpahan Salomo, banyak yang menginginkan menjadi seperti raja termakmur yang pernah ada di dunia itu. Segalanya dimilikinya: kemewahan, uang, kenyamanan, ketenaran hingga kesenangan-kesenangan hidup. Sungguh disayangkan tidak banyak yang ingin menjadi seperti Daud, seseorang yang disebut Tuhan sebagai yang berkenan di hati-Nya. Daud mungkin tidak sekaya Salomo secara duniawi, tapi di mata Allah dialah yang paling kaya di antara semua. Sebab apa? Sebab Bagi Daud, bagian warisannya ialah Tuhan itu sendiri: “Ya TUHAN, Engkaulah bagian warisanku & pialaku” (Maz. 16:5). •Adakah yang lebih baik di alam semesta ini daripada ‘memperoleh‘ TUHAN? Suatu pertanyaan yang mudah dijawab. Sayangnya, pikiran kita kerap ditipu & dibutakan oleh pesona semu dunia. Apapun yang berkaitan dengan Tuhan selalu berada dalam urutan teratas & kualitas terbaik. Persahabatan? Hubungan keluarga? Hubungan kerja sama? TUHAN yang terbaik dalam semua itu (Maz. 16:2). Memiliki hubungan dengan-Nya lebih berarti & penting dari semua hubungan apapun yang ada (Maz. 118:5-9; 27:10). •Adakah yang lebih berharga daripada Dia? Menurut Anda mana yang lebih beruntung: Memiliki simpanan air yang banyak atau sumber airnya? Memiliki buah atau pohonnya? Memiliki hasil panen atau tanah tempat panenan itu dituai? Sudah jelas jawabannya. Demikian pula, memiliki & dimiliki Tuhan yang adalah sumber segala sesuatu, yang daripada-Nya segala yang baik dalam tiap aspek hidup berasal, sudah pasti melampaui segala pemilikan yang berharga dalam hidup. •Adakah jaminan yang lebih kokoh & pasti selain janji-Nya? Banyak yang menyandarkan hidup pada pekerjaan, pada harta benda, pada koneksi, pada warisan keluarga atau pasangan hidup yang mapan & kaya. Siapakah yang dapat memastikan kita tidak akan pernah kehilangan semua itu cepat atau lambat? Bukankah pada kita tiada kuasa menetapkan masa depan & mempertahankan yang kita miliki? Adakah yang lebih pasti dari Tuhan yang berjanji memelihara, yang pasti akan menepatinya? Salam revival! GBU.

No comments:

Post a Comment