RICH FAMILY-POOR FAMILY
Ulangan 6:6-7, “6Apa yang kuperintahkan kepadamu pada hari ini haruslah
engkau perhatikan, 7haruslah engkau mengajarkannya berulang-ulang
kepada anak-anakmu dan membicarakannya apabila engkau duduk di rumahmu, apabila
engkau sedang dalam perjalanan, apabila engkau berbaring dan apabila engkau
bangun.” Kita harus memperhatikan Firman Tuhan dengan cara mengajarkan
berulang-ulang kepada anak-anak kita & membicarakannya saat kita bersama
mereka. Mengajarkan berulang-ulang, terlebih membicarakannya dengan anak-anak
kita mereka yang paling dekat dengan kita, membutuhkan kedekatan HUBUNGAN yang
harus dibangun terus menerus. Mengajarkan berulang-ulang itu mempraktekkan
(rhema Firman) menjadi ‘kesaksian hidup’/berkat bagi anak-anak kita terlebih
dahulu atau menjadi contoh/teladan bagi anak-anak kita. (Misal: ada Ucapan
Syukur senantiasa dari hidup kita, punya jam-jam DOA secara pribadi, ada
kegembiraan/sukacita yang ‘terpancar’ dari raut wajah kita dsb-nya). Amin.
Bp. Budi –
PT. Multipack Unggul
HIDUP YANG TIDAK SIA-SIA. »« Jika anda dapat
melemparkan secercah sinar ke atas jalan yang gelap; Jika Anda dapat membantu
seseorang untuk mendapatkan pandangan hidup & tugas yang lebih jelas, maka
berarti Anda memberkati saudaramu. »« Jika Anda dapat menghapus air mata dari
setiap pipi, Anda tak akan hidup sia-sia selama di dunia ini. »« Jika Anda
dapat membimbing seseorang yang hidup dalam kesalahan sehingga dia mengenal
kebenaran, menginspirasikan ke dalam hatinya bahwa dia mempunyai kewajiban;
Jika Anda dapat menanamkan kebenaran, cinta yang tulus & keindahan ke dalam
jiwa masa mudamu yang ceria; jika Anda dapat mengajar seseorang bahwa TUHAN
& surga itu dekat, maka Anda tak akan hidup sia-sia selama di dunia ini. »«
Jika dari pikiran Anda buang keraguan serta ketakutan, & tetap hidup dalam
kasih serta kebaikan; Jika Anda dapat menebarkan terang, pengharapan &
sukacita, serta membantu menyingkirkan kutuk kebutaan mental; Jika Anda dapat
membuat lebih banyak sukacita, lebih banyak pengharapan, lebih sedikit rasa
sakit, maka Anda tak akan hidup & mengasihi dengan sia-sia. »« Jika pada
sisi jalan kehidupan Anda dapat menanam sebuah pohon, naungan bagi pikiran yang
letih, walaupun Anda tak dapat berbagi keindahannya, Anda tak akan hidup
sia-sia!!! “Orang baik meninggalkan warisan bagi anak cucunya, tetapi kekayaan
orang berdosa disimpan bagi orang benar” (Amsal 13:22). God bless you all.
Samuel
Sianto-Yestoya Ministry
Maz 77:15 – ENGKAUlah ALLAH yang melakukan
Keajaiban; ENGKAU telah menyatakan kuasa-MU di antara bangsa-bangsa! YESUS
sumber Keajaiban, alami keajaiban-keajaiban-NYA sekarang. Yes… Ok. Pasti! Samuel Sianto(SS)-YESTOYA
Ministry.
Xavier
Quentin Pranata
"Saat diperlakukan tidak adil, haruskah kita
mengangkat bedil?" Xavier Quentin Pranata.
Madam Ossy
SAAT TEDUH. Rabu, 17 Februari 2016. Hanya Debu. Ketika
itulah TUHAN Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan
nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang
hidup (Kejadian 2:7). Saat seseorang meninggal, banyak orang yang berbicara
tentang harapan yang sirna, cita-cita yang pupus, serta berbagai penyesalan
karena belum melakukan banyak hal terhadap orang yang meninggal itu.
Sebelumnya, banyak orang berlaku seolah-olah mereka akan hidup selamanya.
Tiba-tiba kematian menghentikan mereka. Kematian juga menyadarkan orang-orang
yang ditinggalkan bahwa hidup itu sangat singkat, dan manusia itu sesungguhnya
tidak berdaya. Dalam kalender gereja, hari ini adalah Rabu Abu, yaitu 40 hari
sebelum Paskah—hari kebangkitan Kristus dari antara orang mati. Dalam banyak tradisi
gereja, hari ini diperingati dengan berpuasa dan berdoa secara khusus, sebagai
tanda perkabungan, pertobatan, dan merendahkan diri menuju kemenangan
kebangkitan-Nya. Abu yang berasal dari pembakaran daun-daun palem dari tahun
sebelumnya dioleskan ke dahi para jemaat dalam kebaktian Rabu Abu, sambil
berkata, “Ingatlah bahwa engkau adalah debu, dan engkau akan kembali menjadi
debu.” Jemaat diajak menghayati betapa besarnya kasih Allah yang ditunjukkan
melalui sengsara yang ditanggung Kristus untuk menyelamatkan manusia. Adapun
kebangkitan-Nya menyatakan kemuliaan keselamatan-Nya. Apakah sebutir debu
berharga? Apakah debu seberat 70 kg berharga? Ingatlah bahwa Anda hanyalah
butiran debu di hadapan Allah, yang diberi belas kasihan dan dimahkotai dengan
kemuliaan. Lakukanlah yang terbaik bagi Tuhan dan sesama, seolah-olah hari ini
adalah hari terakhir Anda hidup di bumi ini —HT. ALLAH MEMAHKOTAI DEBU DENGAN
KEMULIAAN DAN HORMAT, NAMUN DEBU ITU SERING KALI MENGOTORI KEKUDUSAN
PENCIPTA-NYA. Selamat pagi. Tuhan Yesus memberkati.
GNCC
1 Samuel 17:11 – Ketika Saul & segenap orang
Israel MENDENGAR perkataan orang Filistin itu, maka cemaslah hati mereka dan
sangat ketakutan. Hati-hati dengan berita yang kita dengar karena dapat membuat
kita cemas dan takut atau membuat iman kita semakin kuat. God bless you always.
Ibu
Caroline – Bandung
Shalom... Ketika kita sudah menangis sekian lama
dan hati kita terasa pedih, Tuhan sudah menghitung air mata kita. Tuhan
benar-benar memperhitungkan seberapa banyak air mata yang telah menetes saat
kita berjuang melawan pergumulan kita, karena setelah kita melewati pergumulan
tersebut, kita akan memperoleh tawa yang luar biasa dari Tuhan. Janganlah kita
takut atau menyerah dengan membiarkan semangat kita dipatahkan masalah, tetapi sebaliknya
patahkanlah setiap masalah dengan keberanian dan semangat yang membara agar
kita memenangkan sukacita. Dukacita kita akan berubah menjadi sukacita setelah
kita mengerti maksud dan tujuan Tuhan di dalam kejadian yang telah kita alami,
sepahit apapun kejadian itu. Mujizat itu tidak sekedar diharapkan melalui
penantian saja, tetapi diwujudkan dengan IMAN, SUKACITA, dan MEMPERKATAKAN
FIRMAN! Halleluya… Tuhan Yesus memberkati...
Ibu Sinta –
CL 3
Ya kita tentunya punya waktu berkumpul dengan
keluarga meski cuma sebentar. Adalah moment yang sangat berharga disaat-saat
seperti itu. Cuma kadang kita gunakan kesempatan itu untuk hal lain. Firman
Tuhan pagi ini mengingatkan kita terutama saya untuk mempergunakan waktu yang
hanya sebentar itu untuk mengajarkan apa yang Tuhan Firmankan. Thanks Cik.
Selamat beraktivitas and JBU all too...
Ibu Panca –
PKS CL 5
Amin. Di dalam hidup kita senantiasa itu selalu
ada ucapan syukur yang terpancar dari sukacita kita dan itu yang dirasakan
dalam anggota keluarga sehingga kita juga dapat mengajarkan dalam tindakan
kita, membicarakan firman Tuhan disaat apapun kita berkumpul, ada waktu ngobrol
bersama keluarga. Amin. Gbu.
No comments:
Post a Comment