Wednesday, 17 February 2016

17 Februari 2016




RICH FAMILY-POOR FAMILY


Ulangan 6:6-7, 6Apa yang kuperintahkan kepadamu pada hari ini haruslah engkau perhatikan, 7haruslah engkau mengajarkannya berulang-ulang kepada anak-anakmu dan membicarakannya apabila engkau duduk di rumahmu, apabila engkau sedang dalam perjalanan, apabila engkau berbaring dan apabila engkau bangun.” Kita harus memperhatikan Firman Tuhan dengan cara mengajarkan berulang-ulang kepada anak-anak kita & membicarakannya saat kita bersama mereka. Mengajarkan berulang-ulang, terlebih membicarakannya dengan anak-anak kita mereka yang paling dekat dengan kita, membutuhkan kedekatan HUBUNGAN yang harus dibangun terus menerus. Mengajarkan berulang-ulang itu mempraktekkan (rhema Firman) menjadi ‘kesaksian hidup’/berkat bagi anak-anak kita terlebih dahulu atau menjadi contoh/teladan bagi anak-anak kita. (Misal: ada Ucapan Syukur senantiasa dari hidup kita, punya jam-jam DOA secara pribadi, ada kegembiraan/sukacita yang ‘terpancar’ dari raut wajah kita dsb-nya). Amin.

Bp. Budi – PT. Multipack Unggul
HIDUP YANG TIDAK SIA-SIA. »« Jika anda dapat melemparkan secercah sinar ke atas jalan yang gelap; Jika Anda dapat membantu seseorang untuk mendapatkan pandangan hidup & tugas yang lebih jelas, maka berarti Anda memberkati saudaramu. »« Jika Anda dapat menghapus air mata dari setiap pipi, Anda tak akan hidup sia-sia selama di dunia ini. »« Jika Anda dapat membimbing seseorang yang hidup dalam kesalahan sehingga dia mengenal kebenaran, menginspirasikan ke dalam hatinya bahwa dia mempunyai kewajiban; Jika Anda dapat menanamkan kebenaran, cinta yang tulus & keindahan ke dalam jiwa masa mudamu yang ceria; jika Anda dapat mengajar seseorang bahwa TUHAN & surga itu dekat, maka Anda tak akan hidup sia-sia selama di dunia ini. »« Jika dari pikiran Anda buang keraguan serta ketakutan, & tetap hidup dalam kasih serta kebaikan; Jika Anda dapat menebarkan terang, pengharapan & sukacita, serta membantu menyingkirkan kutuk kebutaan mental; Jika Anda dapat membuat lebih banyak sukacita, lebih banyak pengharapan, lebih sedikit rasa sakit, maka Anda tak akan hidup & mengasihi dengan sia-sia. »« Jika pada sisi jalan kehidupan Anda dapat menanam sebuah pohon, naungan bagi pikiran yang letih, walaupun Anda tak dapat berbagi keindahannya, Anda tak akan hidup sia-sia!!! “Orang baik meninggalkan warisan bagi anak cucunya, tetapi kekayaan orang berdosa disimpan bagi orang benar” (Amsal 13:22). God bless you all.

Samuel Sianto-Yestoya Ministry
Maz 77:15 – ENGKAUlah ALLAH yang melakukan Keajaiban; ENGKAU telah menyatakan kuasa-MU di antara bangsa-bangsa! YESUS sumber Keajaiban, alami keajaiban-keajaiban-NYA sekarang.  Yes… Ok. Pasti! Samuel Sianto(SS)-YESTOYA Ministry.

Xavier Quentin Pranata
"Saat diperlakukan tidak adil, haruskah kita mengangkat bedil?" Xavier Quentin Pranata.

Madam Ossy
SAAT TEDUH. Rabu, 17 Februari 2016. Hanya Debu. Ketika itulah TUHAN Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup (Kejadian 2:7). Saat seseorang meninggal, banyak orang yang berbicara tentang harapan yang sirna, cita-cita yang pupus, serta berbagai penyesalan karena belum melakukan banyak hal terhadap orang yang meninggal itu. Sebelumnya, banyak orang berlaku seolah-olah mereka akan hidup selamanya. Tiba-tiba kematian menghentikan mereka. Kematian juga menyadarkan orang-orang yang ditinggalkan bahwa hidup itu sangat singkat, dan manusia itu sesungguhnya tidak berdaya. Dalam kalender gereja, hari ini adalah Rabu Abu, yaitu 40 hari sebelum Paskah—hari kebangkitan Kristus dari antara orang mati. Dalam banyak tradisi gereja, hari ini diperingati dengan berpuasa dan berdoa secara khusus, sebagai tanda perkabungan, pertobatan, dan merendahkan diri menuju kemenangan kebangkitan-Nya. Abu yang berasal dari pembakaran daun-daun palem dari tahun sebelumnya dioleskan ke dahi para jemaat dalam kebaktian Rabu Abu, sambil berkata, “Ingatlah bahwa engkau adalah debu, dan engkau akan kembali menjadi debu.” Jemaat diajak menghayati betapa besarnya kasih Allah yang ditunjukkan melalui sengsara yang ditanggung Kristus untuk menyelamatkan manusia. Adapun kebangkitan-Nya menyatakan kemuliaan keselamatan-Nya. Apakah sebutir debu berharga? Apakah debu seberat 70 kg berharga? Ingatlah bahwa Anda hanyalah butiran debu di hadapan Allah, yang diberi belas kasihan dan dimahkotai dengan kemuliaan. Lakukanlah yang terbaik bagi Tuhan dan sesama, seolah-olah hari ini adalah hari terakhir Anda hidup di bumi ini —HT. ALLAH MEMAHKOTAI DEBU DENGAN KEMULIAAN DAN HORMAT, NAMUN DEBU ITU SERING KALI MENGOTORI KEKUDUSAN PENCIPTA-NYA. Selamat pagi. Tuhan Yesus memberkati.

GNCC
1 Samuel 17:11 – Ketika Saul & segenap orang Israel MENDENGAR perkataan orang Filistin itu, maka cemaslah hati mereka dan sangat ketakutan. Hati-hati dengan berita yang kita dengar karena dapat membuat kita cemas dan takut atau membuat iman kita semakin kuat. God bless you always.

Ibu Caroline – Bandung
Shalom... Ketika kita sudah menangis sekian lama dan hati kita terasa pedih, Tuhan sudah menghitung air mata kita. Tuhan benar-benar memperhitungkan seberapa banyak air mata yang telah menetes saat kita berjuang melawan pergumulan kita, karena setelah kita melewati pergumulan tersebut, kita akan memperoleh tawa yang luar biasa dari Tuhan. Janganlah kita takut atau menyerah dengan membiarkan semangat kita dipatahkan masalah, tetapi sebaliknya patahkanlah setiap masalah dengan keberanian dan semangat yang membara agar kita memenangkan sukacita. Dukacita kita akan berubah menjadi sukacita setelah kita mengerti maksud dan tujuan Tuhan di dalam kejadian yang telah kita alami, sepahit apapun kejadian itu. Mujizat itu tidak sekedar diharapkan melalui penantian saja, tetapi diwujudkan dengan IMAN, SUKACITA, dan MEMPERKATAKAN FIRMAN! Halleluya… Tuhan Yesus memberkati...

Ibu Sinta – CL 3
Ya kita tentunya punya waktu berkumpul dengan keluarga meski cuma sebentar. Adalah moment yang sangat berharga disaat-saat seperti itu. Cuma kadang kita gunakan kesempatan itu untuk hal lain. Firman Tuhan pagi ini mengingatkan kita terutama saya untuk mempergunakan waktu yang hanya sebentar itu untuk mengajarkan apa yang Tuhan Firmankan. Thanks Cik. Selamat beraktivitas and JBU all too...

Ibu Panca – PKS CL 5
Amin. Di dalam hidup kita senantiasa itu selalu ada ucapan syukur yang terpancar dari sukacita kita dan itu yang dirasakan dalam anggota keluarga sehingga kita juga dapat mengajarkan dalam tindakan kita, membicarakan firman Tuhan disaat apapun kita berkumpul, ada waktu ngobrol bersama keluarga. Amin. Gbu.




No comments:

Post a Comment