RICH FAMILY-POOR FAMILY
Matius 7:12, “Segala sesuatu yang
kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada
mereka. Itulah isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.” Apakah kita
sudah memberi yang terbaik: dalam keluarga? Pekerjaan & pelayanan
kita?? Menghormati, mengasihi dengan
prinsip: MEMBERI yang TERBAIK terlebih dahulu yang pada akhirnya: yang
TERBAIK itu juga akan kita peroleh/dapatkan. Apa yang kita lakukan, berbuat
baiklah terlebih dahulu sebab itu juga akan menjadi KESAKSIAN yang TERBAIK dari
seluruh hidup kita. Amin.
Bp. Gunadi Cahyono
Perintah Yesus: TSI - Tell Show
Involve all the peoples in the world.
Kasih yang walaupun. Have a nice day J.
Worship Center Surabaya
Setelah menyampaikan apa yang dimaksud
sebagai ibadah sejati dalam Roma 12:1, maka ayat-ayat selanjutnya dalam pasal
12 surat Roma berbicara mengenai praktek-praktek nyata dari ibadah sejati itu sendiri
yaitu bagaimana agar keberadaan kita menjadi persembahan yang hidup, kudus
& berkenan di hadapan Tuhan. Pertama sekali, Paulus menekankan supaya
“janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini” (ayat 2). Suatu perintah tegas
bahwa jika ibadah kita tidak ingin sia-sia, kita harus hidup dalam suatu cara
yang berbeda dengan cara-cara yang dilakukan dunia tempat kita ada ini.
Perintah ini juga disampaikan rasul Yakobus sebagai bentuk ibadah yang murni
& tak bercela (Yak. 1:27). Setidaknya inilah beberapa alasan mengapa ibadah
kita pada Tuhan semestinya dinyatakan dalam bentuk kehidupan yang berbeda dari
dunia: •Dunia ada dalam kendali iblis, sang penguasa kegelapan. Hidup dalam
cara-cara dunia, sadar maupun tidak, sama dengan menaati & mendukung pemerintahan
si jahat (Ef. 2:2) yang bertujuan melawan Tuhan & kerajaan-Nya. •Ada batas
yang tegas, yang Tuhan tetapkan bahwa siapapun yang mengasihi dunia, pasti ia
tidak akan mengasihi Allah (1 Yoh. 2:15), juga yang menjalin persahabatan
dengan dunia (yaitu berhubungan erat karena menyukainya) berarti memilih
menjadi musuh Allah (Yak. 4:4). •Tetap menjadi serupa dengan dunia setelah
menerima Yesus sebagai Juruselamat & Tuhan sama dengan mengingkari
penebusan Kristus yang sejatinya mengangkat & melepaskan kita dari
kehidupan lama yang duniawi & penuh dosa (1 Pet. 1:18-19; Tit. 2:12; 2 Pet.
1:2). Hidup yang berpaling sepenuhnya pada Tuhan & tiada lagi menoleh
kembali ke belakang, kepada dunia & segala isinya, sungguh-sungguh berharga
di mata Tuhan. Menjalani hidup baru & menapak masa depan bersama Tuhan
ialah keputusan terbaik yang dapat kita ambil dalam hidup kita. Itu juga
merupakan tanda bukti penyembahan kita yang sesungguhnya: berada di pihak-Nya,
mengiring-Nya seumur hidup kita. Sejauh ini, adakah Anda semakin serupa dengan
Kristus atau dunia? Salam revival! GBU.
Tante Elisabeth – NTT
Ya amin! HARI PERHENTIAN (Lanjutan)
Yesaya 4:3-6. Tuhan tahu melindungi kita dari angin dan hujan, dari panas
terik. Dialah perlindungan dan persembunyian kita. Itu akan terjadi setelah
Tuhan membersihkan kekotoran putri Sion, janji ini tidak berlaku untuk semua
orang (ayat 5) ada sebab akibat tapi kita selalu berpikir tentang akibatnya
saja. Tuhan itu baik, Dia Allah perlindungan kita, tapi pertanyaannya waktu
Tuhan membersihkan kita apakah kita mau? Firman itu sifatnya membersihkan,
kalau kita dengar firman dan tidak berubah bukan firman yang salah tapi respon
kita yang salah. Ada banyak orang yang tidak bertahan dalam ujian karena
responnya salah, sistem penilaiannya salah, menilai situasi dari sudut
pandangnya. Pembersihan yang datang dari Tuhan tidak semudah yang kita
pikirkan, jangan menertawakan orang lain yang dalam keadaan sulit sebab kita
juga tidak akan dilewati. Kalau kita benar-benar putri Sion kita harus
dibersihkan. Tuhan sedang datang ke baitNya dengan mendadak (Mal 2:17; 3:1-5).
Kadang-kadang sesuatu terjadi pada kita tiba-tiba, itu sebabnya firman Tuhan
berkata berjaga-jagalah! Tuhan datang kita tidak tahu tapi kita sudah siap
secara rohani, kita menyusahi Tuhan dengan menganggap orang yang berbuat jahat
adalah baik dimata Tuhan karena dia aman-aman saja di gereja maka pasal 3:1-5
adalah jawaban dari pasal 2:17. Pintu pertama yang Tuhan masuk adalah bait
Allah, Dia datang membersihkan kita bukan dengan sapu ijuk dan Dia tidak datang
dengan sekejap tapi duduk sebagai api Tukang Pemurni logam. Bukan kepada semua
orang Tuhan lakukan ini, jangan konsentrasi lihat orang tapi lihatlah Tuhan.
Setelah pembentukan terjadi Dia menudungi kita dengan kemuliaanNya. Lain kali
Dia akan membersihkan kita seperti yang kita sembunyi bertahun-tahun, Dia akan
teliti untuk memastikan putri-putri Sion benar-benar bersih. Kalau kita tahan
dibentuk Tuhan kita akan mengerti mengapa Tuhan lakukan ini, Tuhan akan
memberitahukannya. Kita tidak harus mengerti semua hal, yang penting taat (Kej
12:1). “Semoga pemerintahan KerajaanNya semakin meningkat atas hidupmu, yang
akan membawa pertambahan, damai sejahtera, kemajuan dan kemakmuran Kerajaan”,
“dan Allah sanggup melimpahkan segala kasih karunia kepada kamu, supaya kamu
senantiasa berkecukupan di dalam segala sesuatu dan malah berkelebihan di dalam
pelbagai kebajikan” (2 Korintus 9:8). Selamat sore, selamat melayani. JBU all.
Xavier Quentin Pranata
“Saat fatamorgana dunia begitu menggoda,
alihkan pandangan kita ke oase surga yang sungguh nyata.” Xavier Quentin
Pranata.
Madam Ossy
SAAT TEDUH. Minggu, 28 Februari 2016.
Supaya Adil. Yang seorang diberikannya lima talenta, yang seorang lagi dua dan
yang seorang lain lagi satu, masing-masing menurut kesanggupannya, lalu ia
berangkat (Matius 25:15). Ketika saya berwisata arung jeram di Bali, penyedia
jasa wisata mengenakan harga yang berbeda untuk wisatawan lokal dan wisatawan
asing. Sebagai wisatawan lokal, saya membayar lebih murah. Saya tentu senang, tapi
penasaran, mengapa wisatawan asing harus membayar lebih mahal? Ternyata,
sekalipun wisatawan asing harus membayar lebih mahal, jika dihitung dalam mata
uang negara asal mereka, harga yang mereka bayar sebenarnya masih terhitung
wajar. Jadi, sekalipun harga yang dibayar berbeda, setiap orang membayar sesuai
dengan kesanggupan masing-masing. Adil. Kita biasa berpikir, adil adalah jika
orang lain mendapatkan hal yang sama dengan apa yang saya dapatkan. Kita biasa
berpikir, adil adalah jika orang lain melakukan hal yang sama dengan apa yang
saya lakukan. Itulah sebabnya, jika kita menemukan perbedaan, kita mudah
berpikir, ini tidak adil. Padahal, adil tidak berarti segalanya harus sama.
Perhatikan perumpamaan yang Yesus sampaikan. Ada hamba yang menerima lima
talenta, dua talenta, bahkan satu talenta. Sekalipun berbeda, masing-masing
menerima menurut kesanggupannya (ay. 15). Inilah adil yang sebenarnya.
Berapapun yang kita terima, baiklah kita senantiasa menjaga hati. Jangan sakit
hati jika kita menerima sedikit. Apa yang kita terima sesuai dengan kesanggupan
kita. Sebaliknya, jangan tinggi hati jika kita menerima banyak. Setiap orang
yang banyak diberi, akan banyak dituntut. Setiap orang yang banyak
dipercayakan, akan lebih banyak lagi dituntut (Luk. 12:48) —OKS. ADIL ITU BUKAN
SEKADAR DIBAGI SAMA RATA, NAMUN DIBAGI MENURUT KESANGGUPAN.Selamat pagi.
Selamat beribadah dan melayani. Tuhan Yesus memberkati.
Ibu Caroline – Bandung
Safety isn't the absence of storms in
life, it's God's presence in the storm (David Jeremiah). Keamanan bukanlah
karena tidak adanya badai kehidupan, tetapi adanya hadirat Tuhan di dalam badai
(David Jeremiah).
No comments:
Post a Comment