SO LOVED CHRISTMAS
#SOLOVEDCHRISTMAS
HATI YANG
BERSUKA CITA
Bacaan: Lukas
15:1-11
Sukacita
itu tidak hanya dimiliki oleh anak-anak yang ceria atau hanya terjadi pada
masa-masa menjelang Natal. Luapan sukacita karena mengalami kehadiran Kristus
dalam hidup kita menjadi salah satu tema dari pengajaran terakhir Yesus kepada
para murid pada malam sebelum Dia mati di kayu salib. Dia mengungkapkan
kasih-Nya yang berlimpah atas mereka—bahwa Dia telah mengasihi mereka, sama
seperti Bapa telah mengasihi Dia (Yoh. 15:9). Setelah menjelaskan tentang
bentuk dari hubungan yang abadi tersebut, Yesus berkata, “Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya SUKACITA-Ku ada di dalam KAMU
dan SUKACITAMU menjadi PENUH” (ay. 11).
Amin. Janji yang sangat menakjubkan! Melalui Yesus Kristus, hati kita dapat
dipenuhi dengan SUKACITA yang sejati. Ya Tuhan, Engkau telah memilih kami
dan menebus kami, serta melingkupi dengan kasih dan sayang. Tidak ada
yang dapat kami lakukan selain meluap dengan sukacita karena kasih-Mu yang besarbagi kami, bagi
mereka yang kami kasihi dan bagi dunia. Karena di setiap musim kehidupan, kami
TETAP dapat MENGALAMI SUKACITA di dalam Kristus. Amin.
#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#SolovedSeries
Note:
Jangan
lewatkan Pembacaan Alkitab kita hari ini:
PL:
DANIEL 11-12
PB:
Yudas
#LoveGod
#LovePeople
#LoveTheBlble
#IMLove
#Happyweekend
#HappyWithUrFam
Madam Ossy
SAAT
TEDUH. Sabtu, 9 Desember 2017. DOAKAN ATAU DUAKAN? Bacaan: Kejadian 16:1-6.
Berkatalah Sarai kepada Abram: “Engkau tahu, TUHAN tidak memberi aku melahirkan
anak. Karena itu baiklah hampiri hambaku itu; mungkin oleh dialah aku dapat
memperoleh seorang anak.” Dan Abram mendengarkan perkataan Sarai (Kejadian
16:2). Kemandulan Sarai mendorongnya membujuk Abram mengambil Hagar sebagai
istri. Tanpa berpikir panjang Abram menuruti keinginan istrinya. Mungkin ia
ingin segera mendapatkan keturunan seperti yang Allah janjikan. Alih-alih
memecahkan, keputusan itu memunculkan persoalan baru yang lebih rumit. Ada banyak
godaan dalam hidup ini yang tampak masuk akal dan pantas dilakukan karena
disertai dalih yang amat baik. Datangnya bisa dari mana saja, termasuk dari
orang terdekat. Bujukan mereka dapat sangat berbahaya karena kita percaya dan
tidak curiga pada mereka. Hawa nafsu daging sering menuntut Tuhan segera
menunjukkan rahmat-Nya secara nyata. Tak sabar, orang kemudian menerka-nerka,
mencari jalan lain dan merasa menolong Tuhan menggenapi janji-Nya dengan
melakukan tindakan yang mengabaikan norma ilahi. Alih-alih membawa pergumulan
dalam doa, orang rela menduakan Tuhan demi mendapatkan solusi yang cepat.
Akibatnya, ia malah menjauhkan diri dari jalan Tuhan. Syukurlah, Tuhan
senantiasa peduli sekalipun umat-Nya sering ingkar. Tuhan tetap menyediakan
pertolongan bagi umat-Nya sekalipun mereka menderita akibat kecerobohan
sendiri. Kiranya kita waspada dan tidak mengulangi kesalahan Abram dan Sarai.
Kita perlu belajar bahwa mencoba menyelesaikan masalah tanpa melibatkan Allah
malah akan menimbulkan masalah lain yang lebih pelik. Kiranya kita membawa
setiap pergumulan dalam doa dan menantikan jawaban-Nya dengan sabar. Jangan
biarkan iman kepada Tuhan terkalahkan oleh logika manusia. SEKALIPUN KITA
MENDERITA AKIBAT KECEROBOHAN SENDIRI, TUHAN SENANTIASA MENYEDIAKAN JALAN
KELUAR DAN PEMULIHAN. Selamat pagi. Selamat berakhir pekan. Tuhan Yesus
memberkati. #LoveTheBible – Bacaan: Daniel 11-12 dan Yudas.
WM Stars
KEPASTIAN.
Untuk menyatakan kepastian akan suatu transaksi bisnis diperlukan suatu
"ikatan". Biasanya dalam bisnis dibuat dengan cara memberikan down
payment dalam jumlah tertentu. Untuk menyatakan kepastian kehadiran suatu
undangan yaitu dengan sistem RSVP, untuk mengetahui kepastian kehadiran
biasanya dengan menelpon atau menjawab melalui email atau pesan singkat. Kadang
kepastian tidak cukup secara lisan, kalau dinyatakan dengan tertulis dan dengan
jaminan baru dapat dipercaya. Saat ini kepercayaan dan kejujuran
benar-benar sulit ditemukan. Saya merenung bahwa semakin orang tidak
mengenal Tuhan dan sesama, semakin orang sulit saling percaya dan jujur satu
sama lain. Apalagi kalau rasa takut dan kuatir menguasai hati orang itu. Coba
renungkan bagian kisah pengintaian kota Yerikho dalam kitab Yosua 2. Yosua
2:12-14, “’12Maka sekarang, bersumpahlah kiranya demi TUHAN, bahwa
karena aku telah berlaku ramah terhadapmu, kamu juga akan berlaku ramah
terhadap kaum keluargaku; dan berikanlah kepadaku suatu tanda yang dapat
dipercaya, 13bahwa kamu akan membiarkan hidup ayah dan ibuku,
saudara-saudaraku yang laki-laki dan yang perempuan dan semua orang-orang
mereka dan bahwa kamu akan menyelamatkan nyawa kami dari maut.’ 14Lalu
jawab kedua orang itu kepadanya: ‘Nyawa kamilah jaminan bagi kamu, asal jangan
kaukabarkan perkara kami ini; apabila TUHAN nanti memberikan negeri ini kepada
kami, maka kami akan menunjukkan terima kasih dan setia kami kepadamu.’”

No comments:
Post a Comment