Saturday, 30 December 2017

30 Desember 2017

SO LOVED CHRISTMAS






Kilas balik 2017 (3)

Tak terasa tahun 2017 tinggal 2 hari ya. Apa yang sudah kita dapatkan ditahun ini? Kegembiraan atau kebahagiaan atau keberuntungan atau keberhasilan? Atau kesedihan, tantangan yang hebat? Bahagia maupun sedih... itu adalah pilihan. Semua tergantung dari cara kita meresponinya. Sudahkah kita memilih yang terbaik dengan meresponi segala sesuatu yang terjadi dengan sikap yang positif.
Broadcast firman Tuhan setiap pagi, saya menamainya dengan “KADO DARI SEORANG SAHABAT” yang sudah saya kirimkan setiap pagi sejak tahun 2012, tidak terasa sudah berjalan 7 tahun. Ditulis dari bahan pengajaran gereja lokal juga pengalaman hidup yang mungkin sedang saya hadapi saat itu. Dan luar biasanya, saya pribadi sangat terberkati dengan semua yang saya bagikan. Tidak jarang ditulis saat pergumulan, air mata, dll, tantangan yang  sedang terjadi. Apapun situasi kondisi yang sedang saya hadapi, tetap 1 kerinduan saya: berbagi Firman/ HADIAH/ KADO dari Sahabat kita (Tuhan Yesus) sendiri. Kalau kita tetap bisa kuat nenghadapi semua tantangan yang ada, itu semua karena ada FIRMAN TUHAN yang sudah menjadi asupan gizi / santapan rohani / roti hidup yang sudah memberikan kekuatan bagi kita semua.

Mazmur 119:105 (TB) 
“Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.” Amin.

Jadikan Firman Tuhan sebagai pelita/terang bagi jalan hidup kita, pakai sebagai pedoman untuk kita melangkah maju bersama sama dengan segenap KEKUATANNYA yang sudah dilimpahkan bagi kita.

Mazmur 90:14
“Kenyangkanlah kami di waktu pagi dengan kasih setia-Mu, supaya kami bersorak-sorai dan bersukacita semasa hari-hari kami.” Amin.

#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#SolovedChristmasSeries

Note:
Jangan lewatkan Pembacaan Alkitab kita hari ini: 
PL: Zhakharia 13-14
PB: Wahyu 21

#LoveGod
#lovepeople
#lovethebible
#IMLOVED

WM Stars
TETAP SUKACITA. Amsal 24:10, “Jika engkau tawar hati pada masa kesesakan, kecillah kekuatanmu.” Karena sesuatu penyakit, seorang wanita yang bernama Higgens harus menderita sakit terus menerus akibat amputasi terhadap kaki dan tangannya. Ia tidak pernah meninggalkan kamarnya selama lebih dari 40 tahun. Sungguh suatu keadaan yang sangat menyesakkan hati, namun kemudian Higgens mengambil keputusan untuk hidup dengan sukacita. Kamarnya dinamai “Pondok Harapan Sukacita”. Dengan pena yang diikat di ujung lengannya yang diamputasi, ia terus berkoresponden kepada banyak orang. Ia membimbing ratusan jiwa untuk dibawa kepada Tuhan. Sungguh suatu teladan yang sangat sulit untuk dilakukan. Yang terjadi sering kita menyerah dengan keadaan yang menyakitkan. Godaan untuk menyerah sering menghampiri orang yang sedang dalam kesesakan.Karena dalam kondisi tawar hati biasanya sering keluar perkataan keputus-asaan dan keinginan untuk menyerah. Orang yang tawar hati akan menyerah pada keadaan karena tidak memiliki kekuatan yang cukup. Bila hari-hari ini kita merasa seperti dikepung oleh berbagai masalah, kegagalan atau kesesakan, tolaklah setiap godaan untuk menyerah. Tetaplah bersukacita, teruslah berpengharapan di dalam Dia, fokuskan pandangan kepada Tuhan dengan sukacita.Ketika kita tetap memuji dan menyembah Dia dalam kesesakan, maka segala beban akan diubahkan menjadi berkat. “SUKA CITA MEMBAWA KEKUATAN UNTUK TIDAK MENYERAH”. Tuhan Yesus memberkati.

Paulus Heruawan
Tahun 2017 tinggal 2 hari. Biasa kalau mau tahun baru aku selalu galau hahahaha... Di tahun 2017 ini buanyaaaaak sekali suka duka yang aku alami. Tapi 1 yang aku rasakan dan selalu membuat aku terkagum-kagum akan Tuhan, penyertaan dan pemeliharaanNya yang sempurna dalam hidupku. Dia selalu ada buat aku di setiap peristiwa yang aku alami, Dia selalu BAIK buat aku. Tuhan Yesus selalu BAIK walau disaat semua terasa tidak baik. Dia selalu tepat waktu, Dia selalu setia, KasihNya tak pernah habis. Tuhan Yesus itu sungguh baik & teramat baik. DIA tidak pernah ingkar janji walaupun kita seringkali menyakiti hatiNYA, DIA berjanji tidak akan meninggalkan kita, Tuhan Yesus buktikan janjiNYA dg penyertaan yang sungguh sempurna. Sepanjang 2017 Tuhan sudah menjadi bukti Tuhan Yesus selalu ada tidak pernah terlambat sedetikpun. Selamat tinggal 2017 yang penuuuh dg kenangan manis pertolongan Tuhan.... Selamat datang 2018... Tahun kemenangan dan tahun Perkenanan Tuhan... Jadi jangan ragu & kuatir menyongsong 2018 TANGAN TUHAN YESUS YANG KUAT & PERKASA MENJAGAI, MENYERTAI & MEMBUAT SETIAP KITA BERHASIL, SUKSES BAHKAN BERJAYA SEHINGGA LEWAT KEHIDUPAN KITA NAMA TUHAN DIPERMULIAKAN. Amen.

Madam Ossy
SAAT TEDUH. Sabtu, 30 Desember 2017. TEGURAN PAMUNGKAS. Bacaan: Daniel 4:1-37. Raja belum habis bicara, ketika suatu suara terdengar dari langit: “Kepadamu dinyatakan, ya raja Nebukadnezar, bahwa kerajaan telah beralih dari padamu” (Daniel 4:31). Dokter Richard sedang berbaring di meja operasi untuk proses biopsi ketika dalam hatinya bergema suara, “Hal ini terjadi kepadamu, pada saat kamu berada di puncak, karena itulah satu-satunya cara supaya kamu dapat mengerti.” Ia bingung mengenai pemilik suara itu, sebelum akhirnya menyadari bahwa Tuhanlah yang sedang berbicara di hatinya. Vonis kanker stadium 4 yang sebelumnya ia terima, ditambah suara tersebut, menyadarkannya bahwa ia membutuhkan Tuhan. Ia pun menggunakan sisa hidupnya untuk bersaksi tentang Kristus, sebelum berpulang ke rumah Bapa dalam usia 40 tahun. Dalam Alkitab, raja Nebukadnezar juga pernah menerima teguran Tuhan secara langsung. Allah “menyelanya” lewat suara yang terdengar dari langit sebelum Nebukadnezar selesai menyombongkan diri. Dua belas bulan sebelumnya, Allah telah memperingatkan melalui mimpi, yang diartikan oleh Daniel, serta apa yang harus ia lakukan. Ada kemungkinan Nebukadnezar lupa dengan mimpi tersebut, karena durasi waktu yang cukup lama antara penerimaan mimpi itu dan ketika suara dari langit terdengar. Untunglah Nebukadnezar bertobat, sehingga Allah memberi dia kesempatan untuk kembali memerintah sebagai raja. Setelah teguran “ringan” tidak direspons positif, terkadang Allah terpaksa memakai “teguran pamungkas” untuk menyadarkan manusia. Respons yang diberikan pun akan sangat menentukan: pertobatan yang akan membawa pemulihan, atau penolakan yang akan memperburuk keadaan. Bagaimana selama ini kita merespons teguran dari Allah? TEGURAN KECIL YANG DIRESPONS DENGAN PERTOBATAN LEBIH DISUKAI OLEH ALLAH. Selamat pagi. Selamat menyambut Tahun Baru 2018. Tuhan Yesus memberkati. #LoveTheBible – Bacaan: Zakharia 13-14 dan Wahyu 21.

No comments:

Post a Comment