SO LOVED CHRISTMAS
Kilas balik 2017 (3)
Tak
terasa tahun 2017 tinggal 2 hari ya. Apa yang sudah kita dapatkan ditahun ini?
Kegembiraan atau kebahagiaan atau keberuntungan atau keberhasilan? Atau
kesedihan, tantangan yang hebat? Bahagia maupun sedih... itu adalah pilihan. Semua
tergantung dari cara kita meresponinya. Sudahkah kita memilih yang terbaik dengan
meresponi segala sesuatu yang terjadi dengan sikap yang positif.
Broadcast firman Tuhan setiap pagi, saya
menamainya dengan “KADO DARI SEORANG
SAHABAT” yang sudah saya kirimkan setiap pagi sejak tahun 2012, tidak
terasa sudah berjalan 7 tahun. Ditulis dari bahan pengajaran gereja lokal
juga pengalaman hidup yang mungkin sedang saya hadapi saat itu. Dan luar
biasanya, saya pribadi sangat terberkati dengan semua yang saya bagikan. Tidak
jarang ditulis saat pergumulan, air mata, dll, tantangan yang sedang
terjadi. Apapun situasi kondisi yang sedang saya hadapi, tetap 1 kerinduan
saya: berbagi Firman/ HADIAH/ KADO dari Sahabat kita (Tuhan Yesus)
sendiri. Kalau
kita tetap bisa kuat nenghadapi semua tantangan yang ada, itu semua karena ada
FIRMAN TUHAN yang sudah menjadi asupan gizi / santapan rohani / roti hidup yang
sudah memberikan kekuatan bagi kita semua.
Mazmur
119:105 (TB)
“Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan
terang bagi jalanku.”
Amin.
Jadikan
Firman Tuhan sebagai pelita/terang bagi jalan hidup kita, pakai sebagai pedoman
untuk kita melangkah maju bersama sama dengan segenap KEKUATANNYA yang sudah
dilimpahkan bagi kita.
Mazmur
90:14
“Kenyangkanlah kami di waktu pagi
dengan kasih setia-Mu, supaya kami bersorak-sorai dan bersukacita semasa
hari-hari kami.”
Amin.
#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#SolovedChristmasSeries
Note:
Jangan
lewatkan Pembacaan Alkitab kita hari ini:
PL:
Zhakharia 13-14
PB:
Wahyu 21
#LoveGod
#lovepeople
#lovethebible
#IMLOVED
WM Stars
TETAP
SUKACITA. Amsal 24:10, “Jika engkau tawar hati pada masa kesesakan, kecillah
kekuatanmu.” Karena sesuatu penyakit, seorang wanita yang bernama Higgens harus
menderita sakit terus menerus akibat amputasi terhadap kaki dan tangannya. Ia
tidak pernah meninggalkan kamarnya selama lebih dari 40 tahun. Sungguh suatu
keadaan yang sangat menyesakkan hati, namun kemudian Higgens mengambil
keputusan untuk hidup dengan sukacita. Kamarnya dinamai “Pondok Harapan
Sukacita”. Dengan pena yang diikat di ujung lengannya yang diamputasi, ia terus
berkoresponden kepada banyak orang. Ia membimbing ratusan jiwa untuk dibawa
kepada Tuhan. Sungguh suatu teladan yang sangat sulit untuk dilakukan. Yang
terjadi sering kita menyerah dengan keadaan yang menyakitkan. Godaan untuk
menyerah sering menghampiri orang yang sedang dalam kesesakan.Karena dalam
kondisi tawar hati biasanya sering keluar perkataan keputus-asaan dan keinginan
untuk menyerah. Orang yang tawar hati akan menyerah pada keadaan karena tidak
memiliki kekuatan yang cukup. Bila hari-hari ini kita merasa seperti dikepung
oleh berbagai masalah, kegagalan atau kesesakan, tolaklah setiap godaan untuk
menyerah. Tetaplah bersukacita, teruslah berpengharapan di dalam Dia, fokuskan
pandangan kepada Tuhan dengan sukacita.Ketika kita tetap memuji dan menyembah
Dia dalam kesesakan, maka segala beban akan diubahkan menjadi berkat. “SUKA
CITA MEMBAWA KEKUATAN UNTUK TIDAK MENYERAH”. Tuhan Yesus memberkati.
Paulus Heruawan
Tahun
2017 tinggal 2 hari. Biasa kalau mau tahun baru aku selalu galau hahahaha... Di
tahun 2017 ini buanyaaaaak sekali suka duka yang aku alami. Tapi 1 yang aku
rasakan dan selalu membuat aku terkagum-kagum akan Tuhan, penyertaan dan
pemeliharaanNya yang sempurna dalam hidupku. Dia selalu ada buat aku di setiap
peristiwa yang aku alami, Dia selalu BAIK buat aku. Tuhan Yesus selalu BAIK
walau disaat semua terasa tidak baik. Dia selalu tepat waktu, Dia selalu setia,
KasihNya tak pernah habis. Tuhan Yesus itu sungguh baik & teramat baik. DIA
tidak pernah ingkar janji walaupun kita seringkali menyakiti hatiNYA, DIA
berjanji tidak akan meninggalkan kita, Tuhan Yesus buktikan janjiNYA dg
penyertaan yang sungguh sempurna. Sepanjang 2017 Tuhan sudah menjadi bukti
Tuhan Yesus selalu ada tidak pernah terlambat sedetikpun. Selamat tinggal 2017 yang
penuuuh dg kenangan manis pertolongan Tuhan.... Selamat datang 2018... Tahun
kemenangan dan tahun Perkenanan Tuhan... Jadi jangan ragu & kuatir
menyongsong 2018 TANGAN TUHAN YESUS YANG KUAT & PERKASA MENJAGAI, MENYERTAI
& MEMBUAT SETIAP KITA BERHASIL, SUKSES BAHKAN BERJAYA SEHINGGA LEWAT
KEHIDUPAN KITA NAMA TUHAN DIPERMULIAKAN. Amen.
Madam Ossy
SAAT
TEDUH. Sabtu, 30 Desember 2017. TEGURAN PAMUNGKAS. Bacaan: Daniel 4:1-37. Raja
belum habis bicara, ketika suatu suara terdengar dari langit: “Kepadamu
dinyatakan, ya raja Nebukadnezar, bahwa kerajaan telah beralih dari padamu” (Daniel
4:31). Dokter Richard sedang berbaring di meja operasi untuk proses biopsi
ketika dalam hatinya bergema suara, “Hal ini terjadi kepadamu, pada saat kamu
berada di puncak, karena itulah satu-satunya cara supaya kamu dapat mengerti.”
Ia bingung mengenai pemilik suara itu, sebelum akhirnya menyadari bahwa
Tuhanlah yang sedang berbicara di hatinya. Vonis kanker stadium 4 yang
sebelumnya ia terima, ditambah suara tersebut, menyadarkannya bahwa ia
membutuhkan Tuhan. Ia pun menggunakan sisa hidupnya untuk bersaksi tentang
Kristus, sebelum berpulang ke rumah Bapa dalam usia 40 tahun. Dalam Alkitab,
raja Nebukadnezar juga pernah menerima teguran Tuhan secara langsung. Allah “menyelanya”
lewat suara yang terdengar dari langit sebelum Nebukadnezar selesai
menyombongkan diri. Dua belas bulan sebelumnya, Allah telah memperingatkan
melalui mimpi, yang diartikan oleh Daniel, serta apa yang harus ia lakukan. Ada
kemungkinan Nebukadnezar lupa dengan mimpi tersebut, karena durasi waktu yang
cukup lama antara penerimaan mimpi itu dan ketika suara dari langit terdengar.
Untunglah Nebukadnezar bertobat, sehingga Allah memberi dia kesempatan untuk
kembali memerintah sebagai raja. Setelah teguran “ringan” tidak direspons
positif, terkadang Allah terpaksa memakai “teguran pamungkas” untuk menyadarkan
manusia. Respons yang diberikan pun akan sangat menentukan: pertobatan yang
akan membawa pemulihan, atau penolakan yang akan memperburuk keadaan. Bagaimana
selama ini kita merespons teguran dari Allah? TEGURAN KECIL YANG DIRESPONS
DENGAN PERTOBATAN LEBIH DISUKAI OLEH ALLAH. Selamat pagi. Selamat menyambut
Tahun Baru 2018. Tuhan Yesus memberkati. #LoveTheBible – Bacaan: Zakharia 13-14
dan Wahyu 21.

No comments:
Post a Comment