SO LOVED CHRISTMAS
KILAS BALIK 2017 (2)
MOVED ON
Alkitab
berkata: “Aku ini [TUHAN] mengetahui
rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman
TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk
memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan” (Yeremia 29:11)
Kita
hanya bisa melihat sebatas mata dan pikiran kita. Tetapi, Tuhan tahu segalanya.
Dan, sekalipun Dia tidak memberikan detail peristiwa yang akan kita alami hari
demi hari, Dia memberikan gambaran masa depan yang pasti dihadapi semua orang
di dunia ini. Daripada sibuk mencari tahu perhitungan manusia yang serba
tak pasti, bukankah lebih baik kita mempersiapkan diri untuk menghadapi apa
yang menurut Tuhan pasti akan terjadi? Apakah kita sudah siap moved on untuk menghadapi tantangan
dimasa yang akan datang?
Walau
kita tak tahu apa yang menanti di hidup kita. Apa yang akan terjadi di masa
depan, namun yang kita tahu Allah itu setia, sebab Dia telah sering membuktikannya
—Amin.
Bimbingan
Allah di masa lalu memberi kita keberanian untuk menghadapi masa depan.
Yess.
#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#SolovedChristmasSeries
Note:
Jangan
lewatkan Pembacaan Alkitab kita hari ini:
PL:
Zhakharia 9-12
PB:
Wahyu 20
#LoveGod
#lovepeople
#lovethebible
#IMLOVED
Madam Ossy
SAAT
TEDUH. Jumat, 29 Desember 2017. ADAGIO, ADANTE, ALLEGRO. Bacaan: Pengkhotbah
3:1-15. Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan
kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan
yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir (Pengkotbah 3:11). Adagio (lambat),
andante (sedang), dan allegro (cepat) adalah tiga tempo dalam orkestra musik
klasik. Musik klasik biasanya berdurasi 20-30 menit per judul, yang disebut
simfoni. Dalam satu simfoni perubahan tempo bisa terjadi secara acak dan
berkali-kali. Dari adagio ke andante, lalu ke allegro, atau sebaliknya. Oleh
kepiawaian komposer dalam mengatur tempo, simfoni tersebut terdengar indah di
telinga. Suatu ketika, dengan menggunakan gawai, iseng-iseng saya mengganti
tempo salah satu simfoni menjadi lebih lambat dan lebih cepat. Hasilnya,
simfoni itu jadi aneh dan sangat tidak enak didengar. Allah, Sang komposer
mahaagung, juga menetapkan tempo atau waktu yang tepat untuk semua hal yang
terjadi dalam kehidupan saya (ay. 1-15). Dari awal sampai akhir, bahkan sebelum
saya lahir dan mengenal Dia, tergubah begitu indah. Namun, saya sering
mengacaukan tempo Allah. Saya merusak simfoni-Nya. Saya melecehkan Allah karena
merasa mampu membuat karya yang lebih baik dari karya- Nya. Saya tidak
menyadari bahwa tempo atau waktu Allah itulah yang paling indah, dan tidak ada
manusia yang dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai
akhir (ay. 11). Allah tidak pernah salah dalam menentukan tempo. Manusialah
yang merusak tempo itu sehingga hidupnya tidak damai sejahtera. Maka, saya akan
memohon bimbingan Allah agar tidak lagi merusak hasil karya-Nya. Kiranya ketika
simfoni saya selesai dimainkan, Sang komposer tersenyum puas menyimak hasil
karya-Nya. UJIAN TERSULIT DALAM HIDUP ADALAH KESABARAN UNTUK MENUNGGU
WAKTU YANG TEPAT. Selamat pagi. Tuhan Yesus memberkati. #LoveTheBible – Bacaan:
Zakharia 9-12 dan Wahyu 20.

No comments:
Post a Comment